Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dihadapan KND, Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar Beberkan Sejumlah Fasilitas untuk Difabel

Bali Tribune / KUNJUNGAN - Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar, H. Mochamad Hatta saat menerima kunjungan Komisi Nasional Disabilitas
balitribune.co.id | Denpasar - Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar, H. Mochamad Hatta menerima kunjungan atau silaturahmi Komisi Nasional Disabilitas (KND) di kantor setempat, Denpasar, Rabu (22/12). Pada kesempatan tersebut ia menyatakan, kunjungan KND untuk memantau layanan-layanan publik yang mempunyai kepedulian terhadap kaum difabel. 
 
Kata dia, Pengadilan Tinggi Denpasar dengan suatu semangat untuk menjadikan pengadilan sebagai pengadilan yang inklusi. "Yaitu memperlakukan sama kepada semua pihak, kepada semua orang termasuk teman-teman difabel ini, bukan saja memberikan sarana prasanara yang layak atau cukup membantu. Tapi juga memberikan pendampingan-pendampingan dan bimbingan yang dibutuhkan penyandang disabilitas ketika berada di kantor layanan publik," ungkapnya. 
 
Ia mengatakan, difabel ini beragam, ada dengan keterbatasan fisik, pendengaran maupun penglihatan dan lainnya. "Kita ingin memberikan sesuai kebutuhan-kebutuhan yang ada. Kami juga menjalin kerjasama dengan pihak Sekolah Luar Biasa (SLB) dan organisasi difabel di Bali ini untuk memberikan pelayanan prima," ucap Mochamad Hatta.
 
Lebih lanjut ia mengatakan, Pengadilan Tinggi selaku kawal depannya Mahkamah Agung juga melakukan pemantauan-pemantauan dan monitoring di pengadilan-pengadilan negeri yang merupakan pengadilan di garis depan. Mengingat, keberadaan pengadilan negeri secara langsung berhadapan dengan pengguna atau masyarakat. 
 
Terkait fasilitas untuk penyandang disabilitas di Kantor Pengadilan Tinggi Denpasar telah tersedia sesuai kebutuhan. 
 
"Fasilitas yang ada di Pengadilan Tinggi untuk disabilitas sudah disediakan mulai dari parkir khusus, toilet, area kursi roda dan lainnya. Tamu-tamu difabel ini menjadi tamu prioritas yang langsung dilayani. Petugas kita memang dididik untuk melayani masyarakat yang berkebutuhan khusus. Pendampingan-pendampingan kita lakukan sesuai dengan kebutuhan difabel," beber Mochamad Hatta.
 
Sementara itu Dante Rigmalia, Ketua yang juga Anggota KND bersama 6 orang anggota KND mengatakan, keberadaan Komisi Nasional Disabilitas ini untuk mengakomodir penyandang disabilitas di Tanah Air. "Saya mewakili penyandang disabilitas ganda. Kami dilahirkan sebagai komisi yang baru. Tujuan kami berkunjung ke Pengadilan Tinggi Denpasar dan ke beberapa tempat layanan publik di Indonesia, kami ingin membangun hubungan komunikasi dan sinergitas," katanya.
 
Hal ini mengingat fungsi dan peran KND sesuai Peraturan Presiden adalah melakukan pemantauan, monitoring evaluasi, advokasi dan kerjasama terhadap perlindungan serta pemenuhan hak penyandang disabilitas. "Kami melakukan kunjungan silaturahmi untuk menyampaikan fungsi dan peran dalam upaya penghormatan pemenuhan hak disabilitas, yang harus kami pantau sangat luas seluruh Indonesia. Kami memerlukan organisasi dan lembaga bersinergi dengan kami untuk mengawal pemenuhan hak disabilitas," terangnya. 
wartawan
YUE
Category

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.