Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dihadiri Wagub Tjok Ace, Joger Sharing Peluang UKM di Bali

Mr. Joger (tengah)

 BALI TRIBUNE - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan “SRC Fest” di Denpasar, pekan kemarin. Hadir sebagai pembicara utama Mr. Joger, pemilik Pabrik kata-Kata Joger yang sharing peluang UKM di Bali. Selain Mr. Joger juga ada Christian F. Guswai, Cps selaku Consultant, Coach, Trainer, Grow & Prosper Retail Consulting.  Tjok Ace yakin peluang pelaku UKM masih terbuka lebar, terutama dengan terus meningkatnya industri pariwisata di Bali. “Untuk mengembangkan potensi pelaku UKM di Bali, pemerintah daerah perlu bersinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk pihak swasta, khususnya keahlian yang dimiliki sektor tersebut di bidang ritel. Dengan wawasan yang semakin terbuka, nantinya para pelaku UKM dapat menjadi lebih gesit dalam melakukan penyesuaian yang terbaik bagi bisnis mereka,” ujar Tjok Ace. Mr. Joger dalam sharing menekankan pentingnya niat baik dalam upaya memulai suatu usaha. Sehebat apapun pola atau trik pemasaran bila tidak didasari niat baik yang tulus maka akan sulit bisa berkembang apalagi bersaing. “Harus ada niat baik meskipun hasilnya belum tentu baik. Semua berpulang kepada kondisi, kemampuan dan niat kuat untuk berhasil baik. Kondisi dan kemampuan tiap orang berbeda, demikian pula permasalahan yang dihadapi berbeda pula. Jadi yang wajar-wajar saja,” jelas pemilik nama asli Joseph Theodorus Wulianadi ini. Menurut Mr. Joger, apa yang diharapkan pemerintah terhadap pengusaha untuk bersiap menuju perubahan besar dalam menghadapi revolusi industri keempat atau Industry 4.0, tentulah baik tetapi kembali lagi, semua itu tidak harus menjadi sebuah kewajiban bagi pengusaha berskala kecil/pemula. “Memang, pendekatan dan kemampuan baru diperlukan untuk membangun sistem produksi yang inovatif dan berkelanjutan, tetapi perlu dilihat juga keadaan masing-masing pengusaha. Kalau pengusaha retail berskala kecil maka belum perlu menggunakan sistem pemasaran online. Ngapain online kalau tokonya dekat dengan masyarakat sekitarnya. Pemasaran online dibutuhkan oleh perusahaan besar berskala nasional,” sambungnya. Mr. Joger mencontohkan perusahaan miliknya yang berskala nasional tetapi tidak menggunakan sistem pemasaran secara online. Pemasaran produk Pabrik Kata-kata Joger masih dilakukan secara konvensional. Dirinya tidak takut dengan persaingan usaha berdasarkan teknologi industri dengan menggunakan aplikasi tertentu.nom

wartawan
redaksi
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.