Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dihantam Puting Beliung, Atap Rumah Warga Terbang

Bali Tribune / PUTING BELIUNG - Angin puting beliung disertai hujan lebat memporak porandakan sejumlah rumah di Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Jumat (18/2) sekitar pukul 17.00 wita.
balitribune.co.id | SingarajaAngin puting beliung disertai hujan lebat memporak porandakan sejumlah rumah di Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Jumat (18/2) sekitar pukul 17.00 wita. Angin kencang yang berhembus hingga pukul 17.30 wita itu selain menumbangkan sejumlah pohon, atap rumah milik warga juga ikut terbang dan mengakibatkan kerugian cukup besar.
 
Angin puting beliung cukup parah menerjang wilayah Banjar Dinas Karangsari dan Banjar Dinas Geria. Ditempat ini sebanyak lima rumah warga mengalami kerusakan cukup parah.
 
Kepala Desa/Perbekel Desa Banyupoh Ketut Bijaksana menyatakan kerusakan paling parah menimpa rumah warganya bernama Gusti Nyoman Parta. Nyaris seluruh atap rumahnya diterbangkan angin  yang terjadi sangat cepat.
"Paling parah rumah Gusti Nyoman Parta, atap rumahnya diterbangkan angin, akibatnya, seluruh peralatan elektronik diruang tamu basah terkena air," kata Ketut Bijaksana.
 
Bijaksana mengaku belum menghitung total jumlah kerugian yang dialami warganya mengingat belum semua warganya yang terdampak terdata.
 
"Kami masih lakukan pendataan, yang jelas kerugian Gusti Parta saja mencapai kisaran Rp 25 juta lebih," sambungnya.
 
Selain Gusti Parta,rumah warga yang mengalami kerusakan diantaranya I Wayan Sumadi dan Putu Dedi Setiadi, atap rumahnya diterbangkan angin mengakibatkan masing-masing sebanyak 200 buah gentengnya berhamburan.
Dua warganya yang lain, kata Bijaksana yakni Komang Suana, pagar besi pekarangan rumah remuk tertimpa pohon kelapa yang tumbang. Sedangkan garasi berupa spandek milik Kadek Suardana juga hancur diterjang puting beliung.
 
"Seluruh kerugian akibat terjangan puting beliung sedang dihitung untuk di laporkan ke camat dan BPBD," tandas Bijaksana.
 
Sementara Camat Gerokgak Made Juartawan mengatakan, pihaknya bersama jajaran pemerintahan Desa Banyupoh tengah melakukan pendataan pasca bencana angin puting beliung pada Jumat sore (17/2). Sejauh ini menurutnya tidak ada korban jiwa ataupun luka namun kerugian material ditaksir cukup banyak.
 
"Untuk sementara belum ada warga yang mengungsi namun kami tetap pantau perkembangan situasi sambil mendata kerusakan dan kerugiannya," ucap Juartawan.
wartawan
CHA
Category

Bupati Karangasem Cek Langsung Ruas Jalan Penginyahan-Munti Desa dan Bantas-Br. Dukuh

balitribune.co.id I Amlapura - Keseriusan Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam membangun infrastruktur yang berkualitas kembali ditunjukkan secara nyata. Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata turun langsung ke lapangan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan jalan, Rabu (20/5/2026), guna memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.