Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dilarang Pesta Miras Sebelum Mengarak Ogoh-ogoh

Bali Tribune/ OGOH-OGOH – Pawai ogoh-ogoh di malam Pengerupukan menjelang Nyepi diharapkan tanpa minuman keras.
Balitribune.co.id | Mangupura - Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung mengaku telah berkoordinasi dengan elemen desa adat untuk mengamankan pelaksanaan parade ogoh-ogoh dan catur brata penyepian di wilayah desa masing-masing.
 
Untuk mengantisipasi terjadinya bentrok antar pengarak ogoh-ogoh saat malam Pengerupukan atau sehari sebelum Nyepi, pihaknya juga sudah mengimbau Pecalang dan aparat desa ikut mengamankan. Sehingga pelaksanaan parade ogoh-ogoh di Gumi Keris berjalan lancar, aman dan kondusif.
 
“Kami telah berkoordinasi dengan elemen desa adat untuk menjaga kondusifitas wilayahnya saat perayaan pengerupukan dan Nyepi,” ujar Kepala Disbud Badung I Gede Sudarwita, Kamis (5/3/2020).
 
Pihaknya juga sudah mengimbau para bendesa adat agar melarang warganya pesta minum minuman berakohol selama perayaan rangkaian Nyepi tersebut.
 
“Kami sudah imbau bendesa adat (tidak boleh ada minum-minuman berakohol, red). Kalau sampai ditemukan ogoh-ogohnya kami diskualifikasi tidak ikut pawai,” katanya.
 
Mantan Camat Petang ini juga meminta agar bantuan pemerintah sebesar Rp 40 juta per sekaa teruna dimanfaatkan secara baik. Yakni, untuk menunjang kreatifitas sekaa teruna dalam berkesenian.
 
“Dana untuk pembuatan ogoh-ogoh ini kami harapkan tidak dimanfaatkan untuk berfoya-foya, namun dimanfaatkan untuk menudukung kreatifitas,” tegasnya sembari menyebut ada total 563 penerima, terdiri dari 535 ST dan 28 Yowana.
 
Para penerima bantuan ini wajib membuat ogoh-ogoh.  Bila kemudian hari ditemukan tidak membuat ogoh-ogoh, maka dana bantuan tersebut wajib dikembalikan. 
 
“Kalau tidak buat ogoh-ogoh, dana itu wajib dikembalikan,” katanya.
 
Ogoh-ogoh sendiri ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi. Seperti bentuknya harus bhuta kala, berbahan-bahan alami, tidak bermuatan politik dan mengandung SARA, kemudian menjaga ketertiban lingkungan. Ogoh-ogoh tersebut dinilai. Disbud sendiri telah membentuk tim untuk menilai masing ogoh-ogoh buatan sekaa teruna tersebut. 
 
“Ogoh-ogoh ini juga kami lombakan. Kami sudah membentuk tim untuk melakukan penilaian,” pungkas Sudarwita. 
wartawan
I Made Darna
Category

Arus Balik Lebaran, 210 Penumpang Padati Pelabuhan Celukan Bawang

balitribune.co.id I Singaraja - Arus balik pasca perayaan Idulfitri 1447 Hijriah mulai terlihat di Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, Selasa (24/3/2026). Ratusan penumpang yang menggunakan kapal perintis KM Sabuk Nusantara 74 tiba dan memadati area pelabuhan.

Baca Selengkapnya icon click

Menkomdigi Pantau Infrastruktur Telekomunikasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id I Kuta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia memastikan kesiapan infrastruktur telekomunikasi nasional dalam menghadapi lonjakan trafik selama masa mudik Ramadan dan Idulfitri 2026. Guna mendukung kelancaran arus balik Lebaran, Menteri Komdigi, Meutya Hafid melaksanakan kegiatan pemantauan telekomunikasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Selasa (24/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukcapil Denpasar Buka Selama Cuti Bersama, Layani 273 Dokumen Kependudukan

balitribune.co.id I Denpasar - Selama cuti bersama Idul Fitri menjadi momen bagi warga Denpasar untuk mengurus dokumen kependudukan di Dukcapil yang bertempat di Lumintang, Denpasar. Kondisi ini menjadi waktu luang bagi warga, selain tidak banyak antre juga pelayanan lebih cepat.

Baca Selengkapnya icon click

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.