Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dilema Pengembangan Air Terjun Sumampan

OBJEK WISATA - Pengembangan air terjun Sumanpan, Kemenuh, masih terganjal aktivitas galian ilegal

BALI TRIBUNE - Tren pengembangan potensi alam pedesaan sebagai objek wisata baru, terus bermunculan di Gianyar. Tak jauh dari objek wisata Air Terjun Tegenungan, masih dalam lingkungan Desa Kemenuh, kini juga diperkenalkan Air Terjun Sumanpan. Namun sayang, ada hal sensitif dalam pengembangannya. Selain air terjun bersumber dari bocoran air terowongan irigasi, suasana lingkungan DAS Petanu itu juga terkendala aktivitas galian batu padas ilegal. Pantauan  BALI TRIBUNE - , Jumat (7/12), promosi via medsos yang gencar terbilang efektif memagnet kunjungan. Tidak hanya warga lokal yang memburu spot anyar untuk berselfie ria, ada pula wisatawan asing yang memilih tempat lebih sepi. Selain menikmati keindahan air terjun setinggi sekitar 12 meter itu, pengunjung juga dapat leluasa mandi di aliran Tukad Petanu. Hanya saja, di musim penghujan kenyamanan pengunjung sedikit terusik dengan air yang keruh dan harus waspada dengan kemungkinan air membesar secara tiba-tiba. "Meski tidak ada hujan di sekitar air terjun, namun air kiriman karena di daerah atas ada hujan lebat harus diwaspadai," ungkap Yanik, salah seorang warga setempat. Disebutkan, rembesan air dari bocoran terowongan irigasi menuju wilayah Blahbatuh Selatan itu, sejatinya sudah berlangsung lama. Hanya saja airnnya menjalar ke sisi tebing. Beberapa tahun terakhir, galian batu padas di bawah rembesan air itu, ternyata menjadikan pendukung terciptanya air terjun tersebut. "Bekas galian menimbulkan cekungan dan air bocoran irigasi itu langsung terjun ke bawah," terangnya. Perbekel Kemenuh, Dewa Nyoman Neka mengungkapkan, jika air terjun Sumanpan itu masih membutuhkan persiapan lebih matang, meski sudah mulai ada kunjungan. Sebagai langkah awal, pihaknya sudah melakukan pendekatan dengan pihak Perbekel Blahbatuh, karena air terjun itu berada di wilayah desa setempat. Hanya saja akses ke lokasi hany bisa dari Banjar Sumampan, Kemenuh. Selain itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai pemanfaatan air bocoran terowongan irigasi tersebut. "Syukur, sejauh ini, tidak ada kendala berarti. Pihak Desa Blahbatuh merespon positif. Dan bocoran itu yang sudah terjadi sejak lama tidak signifikan mempengaruhi debit air irigasi," terangnya. Hanya saja, Neka mengakui jika suasana di Daerah Aliran Sungai (DAS) Petanu, terutama di kawasan air terjun belum saling mendukung. Yang paling mencolok adalah aktivitas galian batu padas yang kontradiktif dengan konsep objek, yakni wisata alam natural. Pihaknya yakin seiring kontribusi objek baru ini dirasakan masyarakat, akan meningkatkan sadar wisata warganya. "Mudah-mudahan dengan pengembangan objek wisata baru ini, secara bertahap dapat mengurangi aktivitas galian liar di wilayah kami. Terlebih, semua komponen desa sudah berkomitmen mengembangan desa wisata ini," terangnya. Dukungan masyarakat itu pun dibuktikan dengan adanya inisiatif warga yang memahat batu untuk mempercantik kawasan. Bahkan, setiap bulan pahatan topeng di bebatuan terus bertambah.

wartawan
redaksi

Percepat Pembangunan Infrastruktur Nusa Penida, Pemkab Klungkung Resmi Akses Kredit BPD Bali Rp114,1 Miliar

balitribune.co.id I Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung resmi memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali sebagai langkah strategis untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah Kecamatan Nusa Penida. Total plafon kredit yang disetujui mencapai Rp114.116.354.500,00 (seratus empat belas miliar seratus enam belas juta tiga ratus lima puluh empat ribu lima ratus rupiah).

Baca Selengkapnya icon click

Minus Mata Terus Bertambah, Bisakah Dicegah?

balitribune.co.id | Siapa yang tidak tergoda menatap layar digital berjam-jam setiap hari? Dengan kemajuan teknologi dan internet, berbagai informasi dan hiburan kini dapat diakses tanpa henti. Penggunaan gadget atau perangkat dengan layar seperti telepon genggam, komputer, dan tablet telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, baik untuk bekerja, belajar, maupun hiburan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Tinjau Kesiapan Operasional RSUD Giri Asih, Harapkan Jadi RS Rujukan Terbaik

balitribuneco.id I Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua Komisi IV DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana dan anggota Ni Luh Putu Sekarini beserta sejumlah Pimpinan Perangkat Daerah meninjau kesiapan operasional RSUD Giri Asih di Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Selasa (5/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Distribusi Beras ke Food Station Belum Terealisasi, Perumda MGS Masih Andalkan Pasar Lokal

balitribune.co.id I Mangupura - Kerja sama antara Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Badung dengan Food Station Tjipinang Jaya yang diharapkan memperkuat ketahanan pangan, hingga kini belum terealisasi dalam bentuk distribusi beras.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pascapembatasan Pembuangan Sampah ke TPA Suwung, Pembuangan Sampah ke Sungai Meningkat

balitribune.co.id I Badung - Organisasi lingkungan Sungai Watch mencatat adanya peningkatan sampah yang dibuang masyarakat di sungai pascapembatasan pembuangan sampah ke TPA Suwung Denpasar. Dari hasil patroli di sejumlah sungai di Denpasar dan Badung yang dipasang penghalang sampah atau instalasi barrier, terjadi peningkatan dua kali lipat sampah yang terjaring di sungai. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.