Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dimarahi Guru karena Pacaran di WC Sekolah, Atlet Sepak Bola Gantung Diri

I Kade Birawa

Negara, Bali Tribune

Seorang siswa yang juga atlet sepak bola, Kade Birawa (17) pelajar kelas X SMA Negeri 2 Negara asal Banjar Brawan Salak, Desa Banyubiru, Negara, mengakhiri hidupnya dengan gantung diri pada Sabtu (30/4) pukul 16.00 Wita di kamarnya.

Siswa yang pernah bertanding hingga ke Singapura tahun 2011 ini melakukan ulah pati setelah 30 menit sebelum kejadian sempat dipergoki pacaran di WC sekolah saat jam pengembangan diri sehingga dimarahi oleh gurunya dan diancam akan dikeluarkan sebagai sisiwa dari sekolahnya.

Kematian pemain besutan Yayasan Damai Olah Raga Bali Sport Fuondation ini diketahui pertamakali oleh ibunya, Ayu Putu Antari (46) sekitar pukul 16.00 Wita. Saat itu ia berusaha memanggil anak kedua dari dua bersaudara ini yang baru pulang dari sekolah agar membantu memberi makan ayam, tetapi tidak ada sahutan. Disangkanya sedang tidur lalu dicari di kamarnya dan didapati anaknya telah tergantung menggunakan selendang warna oranye di ram pentilasi jendela kamarnya. Karena panik dan berteriak-teriak, lantas keluarga yang tinggal di satu pekarangan pun datang. Untuk memastikan kematian back tengah Bali Putra Dewata FC ini, pihak keluarga melarikannya ke RSU Negara dan dinyatakan sudah tidak bernyawa.

Ayah korban, I Gede Arjana (48) bersama ibunya Ayu Putu Antari (46), ditemui di rumah duka, Minggu (1/4), menuturkan kematian anaknya itu. Ia sama sekali tidak memiliki firasat apapun tentang kematian anaknya yang bercita-cita jadi polisi itu karena selama ini tidak ada masalah di dalam keluarganya. Pelatih sepak bola ini juga menuturkan sebelum kejadian anaknya tidak mengatakan sesuatupun kepada keluarga. Setelah peristiwa itu baru ia tahu bahwa anaknya ada permasalahan di sekolahnya, itu pun ia ketahui dari teman sekelas yang juga pacar korban,  Ni Putu DR (17) asal Lingkungan Pancardawa, Kelurahan Pendem, Jembrana yang datang kerumah duka. Dari penuturan Ni Putu DR diketahui anakanya sempat dimarahi dan diduga ada pemukulan yang dilakukan oleh Wakabid Kesiswaan, I Nengah Dwiyadnya karena anaknya dipergoki oleh penjaga sekolah pacaran di WC sekolah saat jam masuk sore. Bahkan, dari penuturan Putu DR, diketahui Kade Birawa sempat dipermalukan di hadapan beberapa guru dan siswa serta diancam akan dikeluarkan hingga sempat terjadi tarik menarik HP Asus milik anak itu yang sampai sekarang masih ditahan pihak sekolah. 

Korban masih disemyamkan di rumah dukan dan untuk prosesi selanjutnya pihak keluarga masih menunggu kepastian dewasa ayu untuk pengabenan jenasah korban. Karena pihak keluarga masih bertanya-tanya dan untuk memastikan latar belakang masalah korban hingga sampai menghakiri hidupnya, terlebih pihak sekolah sampai sekarang tidak memberikan informasi apapun ke pihak keluarga. Ia saat itu juga telah melaporkan peristiwa kematian anaknya ini ke Polsek Kota Negara.

Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Gusti Made Sudharma Putra, dikonfirmasi Minggu kemarin, seizin Kapolres Jembrana membenarkan adanya peristiwa gantung diri hingga berakibat pada kematian siswa yang juga atlet sepak bola itu. Unit Identifikasi Polres Jembrana yang melakukan olah TKP mendapati korban tergantung menggunakan selendang sepanjang 1 meter pada petilasi yang tingginya 210 dm dan jarak pentilasi ke kaki korban 150 cm. Begitu pula dari hasil pemeriksaaan De Arya dari Puskesmas I Negara di Kaliakah menyatakan korban terjerat simpul sepanjang 18 cm.

Kepala SMA Negeri 2 Negara, I Wayan Sudiarta dikonfirmasi melalui ponselnya, kemarin, mengatakan ia sedang berada di Tabanan dan memperoleh laporan melalui telpon. Menurutnya, Sabtu sore sekitar pukul 16.00 Wita korban dipergoki sedang pacaran di WC oleh penjaga sekolah, karena di sekolah saat itu ada beberapa guru dan kebetulan Wakabid Kesiswaan, I Nengah Dwiyadnya datang sekolah, hingga korban bersama pacarnya diberikan pembinaan. Ia berkelit telah terjadi pemukulan atau pengancaman. HP milik korban yang disita sekolah menurutnya diperiksa dan dipelajari isi pesan-pesan yang ada untuk mendalami permasalahannya. Ia mengaku pihak sekolah telah berencana memanggil orangtua kedua siswa yang berpacaran di sekolah itu hari ini, namun keburu korban menghakiri hidupnya.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Ratusan Pelajar Ramaikan OMIA 2026 di Bali untuk Sebarkan Nilai Olimpiade

balitribune.co.id I Badung - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) kembali menghadirkan program Olympic Movement in Action (OMIA) 2026 yang digelar di kawasan Bali Collection, Nusa Dua, Bali. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan NOC Indonesia dalam mempromosikan nilai-nilai Olympism sekaligus memperkuat budaya olahraga di tengah masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Asian OWS Championship 2026, Perenang Indonesia Belum Mampu Bersaing

balitribune.co.id I Badung - Dua perenang open water swimming (OWS) Indonesia, Moch. Akbar Putra Taufik dan Sang Arka Ning Jaladri Prawatya masih belum mampu bersaing dengan perenang-perenang Asia lainnya pada hari pertama Asian Open Water Swimming (OWS) Championship ke-12 nomor 5 kilometer.

Baca Selengkapnya icon click

Puluhan Siswa SMK Pariwisata Mengwi Dapat Edukasi Keselamatan Berkendara, Wujudkan Generasi #Cari_Aman

balitribune.co.id | Mangupura – Astra Motor Bali selaku Main Dealer sepeda motor Honda di wilayah Bali terus konsisten memperkuat komitmennya dalam mengampanyekan keselamatan berkendara di kalangan generasi muda. Kali ini, tim Safety Riding Astra Motor Bali hadir menyambangi SMK Pariwisata Mengwi, Sabtu (13/6/2026) guna memberikan edukasi dan pembekalan berkendara yang aman, nyaman, dan bertanggung jawab di jalan raya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sembilan Sulinggih Puput Puncak Karya Agung di Pura Segara Rupek

balitribune.co.id I Singaraja - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Puncak Karya Padudusan Agung Menawa Ratna di Pura Dang Kahyangan Payogan Agung Segara Rupek dan Pura Taman Beji Segara Rupek, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Minggu (14/6/2026). 

Baca Selengkapnya icon click

Sengketa Villa di Nusa Dua, Pembayaran Belum Lunas, Penghuni Enggan Angkat Kaki

balitribune.co.id | Mangupura - Polemik terkait Villa Dom di kawasan Nusa Dua Highland, Benoa, Kuta Selatan, yang sempat viral akibat aksi perusakan gerbang properti, kini mulai menemui titik terang. Pihak pemilik villa, Ita SP, menegaskan bahwa tindakan yang dilakukannya didasarkan pada landasan hukum kuat menyusul adanya dugaan wanprestasi (cidera janji) dari pihak pembeli.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.