Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dinas PKP Rancang Lakukan Peremajaan Pohon

Bali Tribune/ I Wayan Sarma.
Balitribune.co.id | Bangli - Kondisi pohon cengkeh di kebun percontohan di Banjar Lumbuan, Desa Sulahan, Kecamatan Susut sudah berumur. Kondisi pohon yang sudah tua tentu akan berdampak pada hasil panen. Sementara disalah satu sisi kebun percontohan merupakan unit penghasil retribusi.
 
Kepala Dinas Pertanian Ketahan pangan dan Perikanan (PKP) Bangli, Wayan Sarma mengatakan sebelum dihibahkan tahun 2016 lalu, kebun percontohan tersebut milik Dinas Pertanian Provinsi Bangli. “Untuk luas lahan kebun percontohan seluas 1 hektar,” ujar Wayan Sarma, Selasa (3/3).
 
Kata Wayan Sarma, di lahan seluas itu ditanam pohon cengkeh dan kopi jenis robusta. Sementara untuk merawat kebun ditempatkan empat petugas. “Petugas yang merawat tanaman mulai dari pembersihan lahan hingga melakukan proses pemupukan,” jelasnya.
 
Sebagai objek penghasil retribusi ditahun 2020 kebun percontohan ditarget pendapatan sebesar Rp 7,6 juta. Menurut Sarma kondisi tanaman terutama cengkeh yang jumlahnya sekitar 42 pohon sudah berumur sehingga berpengaruh terhadap produksi. “Usia pohon cengkeh rata- rata diatas 20 tahun sehingga jarang sekali berbunga,” ujar Kadis asal Desa/Kecamatan Tembuku ini.
 
Sementara untuk pohon kopi kondisi masih bagus dan untuk pemenuhan target hanya mengandalkan dari penjualan biji kopi. Disinggung apakah ada rencana mengganti tanaman cengkeh dengan tanaman penghasil jenis lainnya, Wayan sarma mengatakan untuk kearah tersebut memang sudah terpikirkan, rencananya tanaman cengkeh diganti dengan tanaman jenis durian. “Untuk melakukan pergantian tentu membutuhkan anggaran untuk pengadaan bibitnya, kemungkian tahun depan baru bisa terlaksana,” ungkap Wayan Sarma.
 
Wayan Sarma juga menyinggung rentannya tanaman jenis holtikultura terserang penyakit busuk batang di saat musim penghujan. Untuk itu Wayan Sarma mengajak petani untuk tetap menjaga kebersihan lahan serta menjaga kebersihan saluran air. “Hindari lahan sampai tergenang air dan bersihkan lahan dari tanaman menghalangi cahaya sinar matahari,” jelas Wayan Sarma.
wartawan
Agung Samudra
Category

Gemarikan Digencarkan, Stunting di Badung Masih Jadi PR

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menggencarkan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai upaya menekan angka stunting. Kali ini, sebanyak 200 paket olahan ikan dibagikan kepada ibu hamil, balita, dan anak-anak berisiko stunting di Kelurahan Kuta, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Layanan Keliling PBB-P2 Permudah Warga Bayar Pajak

balitribune.co.id I Denpasar - Jelang Batas Akhir 31 Agustus, warga mulai sibuk mendaftarkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Program layanan 'Jemput Bola' yang dilancarkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar dinilai efektif dalam mempermudah masyarakat sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah menjelang batas akhir pembayaran PBB-P2.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Imigrasi Singaraja Perketat Pengawasan WNA

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja terus meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan Warga Negara Asing (WNA) di wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Karangasem. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi teknologi serta patroli lapangan secara intensif. 

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Mang Colik, Pelaku ANPP Tusuk Korban Sambil Mandi Bareng

balitribune.co.id I Semarapura - Polres Klungkung terus bergerak tuntaskan kasus pembunuhan Nyoman Cita alias Mang Colik yang sempat viral dan mengebohkan jagat maya Bali. Satreskrim Polres Klungkung bersama Kejaksaan Negeri Klungkung menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana dengan tersangka berinisial ANPP, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Kasus Gigitan HPR Terjadi di Gianyar, Pemkab Intensifkan Layanan Rabies Center

balitribune.co.id I Gianyar - Trend kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Gianyar masih cukup tinggi. Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar yang diterima, Selasa (21/7/2026), selama Januari hingga Juni 2026 telah tercatat 4.545 kasus gigitan HPR yang terjadi di kabupaten dengan julukan gumi seni ini. Itu artinya, rata-rata kasus gigitan HPR di Gianyar mencapai 756 kasus per bulan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.