Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dipacu Komunitas, Mobil Suzuki Terbukti Irit

Karimun Wagon juara irit kategori mobil berbahan bakar bensin kurang dari 1.350 cc

 BALI TRIBUNE - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menoreh prestasi gemilang melalui performa mesin ramah lingkungan Suzuki Karimun Wagon R dan Suzuki Ertiga dalam Fun Rally Eco Driving, yang merupakan bagian dari Kegiatan Pengendalian Pencemaran Udara 2018 oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).  Dalam kegiatan ini, dua produk PT SIS berhasil meraih juara dalam dua kategori mobil berbahan bakar mesin di bawah 1.350 cc dan 1.351-2.000 cc. Setiawan Surya 4W Deputy Managing Director PT SIS  menuturkan keikutsertaan klub-klub Suzuki dalam Fun Rally Eco Driving membuahkan kebanggaan tersendiri.  Berhasil membuktikan iritnya bahan bakar mobil Suzuki dengan menguasai dua kategori.Ini  menjadi bukti Suzuki  senantiasa berinovasi untuk menghadirkan mesin yang tidak hanya mengandalkan kekuatan tenaga, namun juga efisien dalam konsumsi bahan bakar. “ Selain itu keikutsertaan ini juga menjadi acuan kami untuk mengimplementasikan konsep eco driving kepada produk dan konsumen Suzuki,” papar Setiawan Surya, 4W Deputy Managing Director PT SIS,” kata Setiawan. Pelaksanaan Fun Rally Eco Driving bertujuan mengedukasi masyarakat agar menggunakan kendaraan berbahan bakar irit dan ramah lingkungan. Tahun ini terdapat 84 peserta yang dibagi menjadi dua tim masing-masing diberangkatkan dari Stadion Akuatik Gelora Bung Karno dan area parkir VIP Jakarta Convention Center pukul 08.31 WIB sampai pukul 10.56 WIB dengan jarak tempuh 23 km.  Selain adu efisiensi bahan bakar, para peserta dan juga mengikuti workshop terkait eco driving bersama Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL). Untuk kategori mobil berbahan bakar bensin kurang dari 1.350 cc seluruh juara menggunakan Suzuki Karimun Wagon R, juara pertama berhasil diraih oleh Maz Agung Bariyadi dengan konsumsi bahan bakar 57,07 km/liter dan waktu tempuh 59:24 menit. Kemudian juara kedua diraih oleh Rudolf Oloan Purba dengan konsumsi bahan bakar 57,07 km/liter dan waktu tempuh 1 jam 16 menit 10 detik dan Sangki Suharyanto sebagai juara ketiga dengan konsumsi bahan bakar 34,69 km/liter dan waktu tempuh 1 jam 3 menit 58 detik.Sedangkan untuk kategori mobil berbahan bakar di atas 1.351-2.000 cc, Suzuki Ertiga berhasil menyabet seluruh penghargaan. Juara pertama diraih oleh M. Andry Fadhilah dengan konsumsi bahan bakar 36,39 km/liter dan waktu tempuh 1 jam 5 menit 21 detik. Kemudian juara 2 diraih oleh Arief Rudi Kartika dengan konsumsi bahan bakar 36,36 km/liter dan waktu tempuh 54:05 dan Fauzan Nurus Syarief sebagai juara ketiga dengan konsumsi bahan bakar 28,62 km/ liter dan waktu tempuh 1 jam 6 menit 48 detik. 

wartawan
Hendrik B Kleden
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Hadirkan Super Deal Akhir Tahun “Astra Honda Vaganz"

balitribune.co.id | Denpasar – Guna memberikan manfaat lebih bagi masyarakat Bali, khususnya karyawan Grup Astra Bali, Astra Motor Bali menghadirkan program super deal akhir tahun bertajuk “Astra Honda Vaganza”. Program ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus komitmen Astra Motor Bali dalam mempermudah kepemilikan sepeda motor Honda menjelang penutupan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Empat Kapolres dan Dua Direktur Polda Bali Diganti

balitribune.co.id | Denpasar - Gerbong mutasi di tubuh Polri kembali bergerak. Sebanyak 905 perwira Polri dimutasi mulai dari pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) sampai Brigadir Jendral Polisi (Brigjen Pol). Mutasi sebanyak ini berdasarkan tiga Surat Telegram Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo bernomor; ST/2781A/XII/KEP./2025, ST/2781B/XII/KEP./2025, dan ST/2781C/XII/KEP./2025,  tanggal 15 Desember 2025. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jatiluwih: Ketika Pariwisata Bertumpu pada Sawah dan Kesejahteraan Petani

balitribune.co.id | Hamparan sawah terasering Jatiluwih, Tabanan, Bali, selama ini memikat mata dunia. Namun daya tarik kawasan ini bukan semata pada panorama hijau berundak yang fotogenik. Di baliknya, hidup sebuah sistem peradaban agraris berusia lebih dari seribu tahun: Subak. Sistem irigasi tradisional ini bukan hanya mengatur aliran air, tetapi juga mengikat hubungan sosial, nilai religius, serta keseimbangan ekologis masyarakat Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.