Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dipatok Ular dan Reaktif Rapid Test, Balita Asal Jembrana Kini Dinyatakan Sembuh

Bali Tribune /Jubir Gugas Jembrana, dr. I Gusti Agung Putu Arisantha bersama petugas pendamping humas, I Putu Wiswa Abhijana saat memberikan keterangan pers Selasa kemarin.

balitribune.co.id | NegaraSalah seorang dari tiga pasien yang dipulangkan dari RSU Negara Selasa (21/7) merupakan balita. Balita yang dilarikan ke UGD RSU Negara setelah dipatok ular tersebut sempat menjalani perawatan setelah hasil rapid testnya reaktif.

RSU Negara Selasa kemarin kembali memulangkan pasien yang sempat dirawat di ruang isolasi. Berdasarkan data yang diperoleh pada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jembrana, balita tersebut sebelumnya dilarikan oleh pihak keluarga ke RSU Negara setelah dipatok ular, Minggu (5/7) lalu sehingga harus menjalani observasi dan perawatan. Namun saat dilakukan rapid test, balita asal Banjar Munduk, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara ini hasilnya menunjukan reaktif.

Setelah mendapatkan suntikan SABU (Serum Anti Bisa Ular) serta menjalani perawatan selama dua hari, akhirnya balita usia empat tahun tersebut dinyatakan sembuh. Pasien berinisial W ini dipulangkan Selasa kemarin. Pasien balita perempuan yang sempat tercatat sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ini dipulangkan bersama dua pasien lainnya yang juga sempat dirawat di ruang isolasi. Namun kedua pasien lain yang sembuh tersebut merupakan pasien terkonfirmasi positif covid-19.

Kedua pasien terkonfirmasi tersebut yakni pasien remaja asal Desa Banyubiru, Kecamatan Negara dan pasien asal Desa Budeng, Kecamatan Jembrana. Pasien remaja putri usia 19 tersebut sebelumnya terkonfirmasi positif covid-19 melalui transmisi local. Remaja yang baru lulus SMA ini masuk dalam daftar kontak treking dari salah seorang pasien positif covid-19 dari cluster Banjar Munduk, Desa Kaliakah. Pasien ke 46 ini merupakan teman dari pasien covid-19 berinisial D asal Banjar Munduk.

Pasien berinisial AW ini akhirnya dinyatakan sembuh Selasa kemarin setelah dirawat sejak sepekan lebih sejak Jumat (10/7). Sedangkan pasien asal Desa Budeng yang juga dipulangkan Selasa kemarin merupakan pasien terkonfirmasi positif covid-19 dari kategori pelaku perjalanan dalam negeri. Juru Bicara Gugas Jembrana, dr. I Gusti Agung Putu Arisantha meyebut jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Jembrana sudah mencapai 54 kasus dan masih ada lima pasien yang masih dirawat.

“Tiga orang masih dirawat di RSU Negara dan dua orang di RSPTN Udayana. Sedangkan pasien terkonfirmasi covid-19 yang sembuh sebanyak 54 orang” ujarnya. Sedangkan akumulasi pasien probable kini sudah 38 pasien. Tekait karantina terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI), ia menyebut sejak Senin (20/7) sudah kosong, “terakhir delapan orang dipulangkan Senin lalu. Total PMI yang telah menjalani karantian 647 orang dan 18 orang sempat terkonfirmasi covid-19” tandasnya.  

 
 
 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.