Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dirancang Pengembangan Agro Techno Park di Petang

Salah satu bentuk pengembangan agro di daerah lain.

BALI TRIBUNE - Pada Tahun 2019 nanti Bupati Badung melalui Badan Litbang akan menyusun Master Plan pembangungan dan pengembangan Agro Techno Park di Kecamatan Petang yang terintegrasi dan konperhensif. Itu ditegaskan Kabalitbang Kabupaten Badung I Wayan Suambara ketika mewakili Bupati Badung dalam acara simakrama dengan tokoh masyarakat dan pemuda Desa Belok/Sidan di Wantilan Banjar Selantang yang difasilitasi oleh Mahasiswa KKN Universitas Udayana, Minggu (26/8). Dalam kesempatan tersebut Suambara memaparkan tentang konsep masyarakat dalam pembangunan yang berbasis kepada sumber daya pemberdayaan alam dikaitkan dengan pembangunan sektor pariwisata. Dijelaskannya pula bahwa saat ini Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung mendapat tugas dari Bupati Badung untuk membuat kajian Rencana Pembangunan Agro Techno Park di Kecamatan Petang. Bupati Badung meminta kepada Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan agar merumuskan konsep-konsep yang bersifat terobosan mengembangkan wilayah kecamatan Petang dengan berbasis kepada sektor pertanian sehingga dapat menjadi daya tarik Pariwisata dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani. "Lakukan kegiatan-kegiatan yang dapat membanggakan petani untuk menjadi petani dengan penghasilan yang lebih baik tumbuh kembangkan kembali dan perkuat kepercayaan petani kepada pemerintah, demikian arahan Bupati Badung," kata Suambara. Gagasan tersebut mendapat sambutan yang cukup positif sebagaimana diungkapkan oleh Perbekel Belok/Sidan seraya meminta bantuan pemerintah untuk memberikan bantuan bibit tanaman kopi. Suambara berjanji akan meneruskan permintaan tersebut kepada Dinas Pertanian Kabupaten Badung dan disampaikan pula bahwa Agrobisnis kopi akan menjadi langkah awal dalam pengembangan Agro Techno Park di wilayah Petang. Pemerintah Kabupaten Badung kini tengah bernegosiasi dengan pihak swasta agar menyerap seluruh hasil perkebunan kopi di wilayah Kecamatan Petang. Dia berharap petani tidak lagi menjual kopi dengan harga murah kepada para tengkulak. "Saya minta waktu dalam beberapa bulan kedepan ini untuk merumuskan kerjasama para petani kopi dengan pihak swasta tersebut. Pada Tahun 2019 nanti Bupati Badung melalui Badan Litbang akan menyusun Master Plan pembangungan dan pengembangan Agro Techno Park di Kecamatan Petang yang terintegrasi dan konperhensif," ungkapnya.

wartawan
I Made Darna
Category

Wujudkan Budaya Tertib Lalin, Astra Motor Bali Soroti 6 Pemicu Utama Kecelakaan

balitribune.co.id  | Denpasar - Astra Motor Bali terus berkomitmen mendukung terciptanya budaya keselamatan berkendara di jalan raya sejalan dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2026. Melalui edukasi berkelanjutan, Astra Motor Bali mengajak masyarakat untuk semakin disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas berkendara.

Baca Selengkapnya icon click

Bendungan Sangsang Jebol, Puluhan Hekta Sawah dan Tambak Terancam

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk kesekian kalinya, Bendungan Sangsang di Desa Lebih, Gianyar, kembali jebol. Akibatnya, tidak ada aliran air di Sungai Pakerisan yang menjadi sumber air irigasi  puluhan hektare sawah dan tambak. Kondisi ini membuat resah para petani, larena terancam gagal tanam. Terlebih, tanaman padi di wilayah itu, rata-rata baru berumur sekitar satu pekan terancam mengalami kekeringan akibat terhentinya suplai air. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Uleman Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Pansus TRAP DPRD Bali 'Lucu', Perbekel Pancasari Tegaskan Desa Tak Punya Kewenangan Backing Bali Handara

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Desa (Perbekel) Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Wayan Komiarsa, mengaku kecewa terhadap proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, pada Rabu (4/2/2026) lalu. Ia menilai aspirasi dan data riil dari pihak desa terkait persoalan banjir di wilayahnya tidak diberikan ruang yang cukup untuk dipaparkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.