Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Disbud Badung Sosialisasikan Warisan Cagar Budaya

rapat
Sosialisasi Warisan Budaya di ruang rapat Nagarabhakti, Kantor Camat Mengwi, Rabu (23/5).

BALI TRIBUNE - Dinas Kebudayaan, Bidang Sejarah dan Cagar Budaya Kabupaten Badung menyelenggarakan sosialisasi warisan budaya tak benda dan cagar budaya di Kantor Camat Mengwi, Rabu (23/5). Sosialisasi dihadiri Sekretaris Dinas Kebudayaan I Made Rustan, narsumber dari Balai Arkeologi Bali I Wayan Swastika, Balai Pelestarian Cagar Budaya Bali NTB NTT Ni Komang Aniek Purniti, dari Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali NTB NTT Nil Gusti Ayu Armini, Camat se-Badung, Bendesa Adat se-Badung beserta Perbekel Lurah dan Kelian se-Badung yang diwilayahnya memiliki situs cagar budaya dan warisan tak benda. Made Rustan menyampaikan mengapresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mencurahkan segala tenaga dan pikirannya untuk ikut mengelola dan melestarikan warisan budaya tak benda dan cagar budaya dengan penuh jiwa pengabdian dan rasa tanggung jawab. Serta berpartisipasi dalam menjalankan tugas-tugas yang menjadi kewajiban bersama dalam menjaga, mengelola, melestarikan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat tentang pemahaman warisan budaya tak benda dan cagar budaya kepada seluruh masyarakat dengan telah diberlakukannya undang-undang nomor 11 tahun 2010 tentang cagar budaya. “Pemerintah Kabupaten Badung dalam hal ini mempunyai kewajiban melaksanakan kebijakan untuk memajukan kebudayaan secara utuh untuk kemakmuran rakyat,” ujarnya. Lebih lanjut dijelaskan, tujuan diselenggarakannya kegiatan sosialisasi ini untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap warisan budaya tak benda dan cagar budaya beserta nilai-nilai penting yang terkandung didalamnya dan berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk melestarikan keberadaannya. Sementara itu I Wayan Swastika selaku narasumber dari Balai Arkeologi Bali juga merasa bangga dan bahagia karena ikut dilibatkan dalam kegiatan Sosialisasi Warisan Budaya Tak Benda dan Cagar Budaya yang diselenggarakan oleh Pemkab Badung.”Kegiatan ini kami harap bisa dijadikan momentum yang tepat bagi masyarakat untuk mengenal, memahami dan mencintai budaya masa lalu sebagai bagian yang tak terpisahkan dengan masa kini,” ujarnya. Kata dia, hal ini sangat penting dalam usaha untuk melestarikan semua warisan budaya yang berupa nilai-nilai budaya dan juga benda-benda budaya yang sangat banyak terdapat di wilayah Kabupaten Badung. 

wartawan
I Made Darna
Category

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.