Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dishub Denpasar Gelar Operasi Wajib Masker di Simpang Jalan Hayam Wuruk

Bali Tribune/ Dinas Perhubungan Kota Denpasar menggelar Operasi Wajib Masker dan pengecekan suhu tubuh, Selasa (5/5) di Simpang Jalan Hayam Wuruk Denpasar.

Balitribune.co.id | Denpasar - Guna meningkatkan kesadaran masyarakat saat keluar rumah harus memakai masker pada saat kondisi pandemi covid 19 ini, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perhubungan Kota Denpasar menggelar Operasi Wajib Masker dan pengcekan suhu tubuh, Selasa (5/5) di Simpang Jalan Hayam Wuruk sampai Jalan Kapten Japa (Yang Batu). Operasi Wajib Masker dan Pengecekan Suhu Tubuh yang di pimpin langsung Kadishub Kota Denpasar , I Ketut Sriawan menyasar masyarakat yang tidak menggunakan masker saat berkendara dijalanan. “Operasi Wajib Masker ini kita lakukan guna menyadarkan masyarakat untuk tetap terhindar dari penyebaran virus covid 19 ini, dimana penggunaan masker saat diluar atau dijalan wajib dan sangatlah penting selain perlengkapan berkendara yang lain untuk saat pandemi covid 19 ini. Jadi masker sebagai pelindung diri sendiri dan orang lain dari virus saat diluar rumah.  Demikian juga masyarakat diharapkan untuk tetap jaga jarak saat berada di keramaian minimal 1 sampai 2 meter dan apabila tidak memiliki kegiatan penting diluar sebaiknya tetap tinggal di rumah," lanjutnya. Lebih lanjut Sriawan menjelaskan, Operasi Wajib Masker dan pengecekan suhu tubuh untuk pengendara motor ini akan terus dilakukan  oleh Dishub Denpasar. Untuk itu jika terdapat pengendara yang tidak memakai masker saat ini  akan diberikan masker langsung oleh petugas Dishub, akan tetapi jika sudah diberikan masker dan terdapat lagi yang tidak pakai masker maka akan disuruh balik arah atau pulang. “Dari hasil Operasi Wajib Masker tadi ada kurang lebih 70 masker yang kami  berikan untuk pengendara yang masih belum menggunakan masker dan untuk rata-rata suhu tubuh masih normal  dengan suhu tubuh 36.1 ⁰C (Derajat Celsius). Dan diharapkan pembagian masker dijalan semakin menurun, karena sebagian besar masyarakat sudah memakai masker, ini sebagai bukti bahwa masyarakat semakin sadar akan Wajib Mengenakan Masker saat keluar rumah di Denpasar,” tegasnya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.