Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dishub Gelar Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ

LLAJ
PELOPOR LALIN - Kadis Perhubungan Kota Denpasar, I Gede Astika, bersama anggota DPRD Kota Denpasar, Ketut Suteja Kumara, berfoto bersama dengan para pelajar SMA/SMK se-Kota Denpasar, yang mengikuti pemilihan pelajar pelopor keselamatan LLAJ tahun 2017 di Gedung Sewaka Dharma Lumintang, Rabu (9/8).

BALI TRIBUNE - Dinas Perhubungan Kota Denpasar mengadakan pemilihan pelajar pelopor keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ) Kota Denpasar tahun 2017 di aula utama Gedung Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar, Rabu (9/8).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Gede Astika mengatakan, kegiatan ini  untuk mewujudkan peran serta masyarakat dalam memberikan penilaian terhadap perilaku pelajar dalam disiplin berlalu lintas. Pemilihan pelajar pelopor keselamatan LLAJ ini harus dilakukan, karena  permasalahan yang sering dihadapi di Kota Denpasar, yakni kemacetan, kebersihan, kependudukan dan pedagang kaki lima, serta pencemaran udara.

Dampak yang paling banyak dihadapi di perkotaan dengan bergesernya fungsi lahan di beberapa ruas jalan, akibat perkembangan dari pembangunan yang sulit dibendung. ‘’Denpasar merupakan jalur lalu lintas dari kabupaten lainnya, sehingga menimbulkan berbagai persoalan, seperti meningkatnya kepemilikan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat dari tahun ke tahun,’’ kata Astika.

Menutur Astika, beberapa pelajar berperilaku ugal-ugalan tanpa memperhatikan rambu dan marka jalan, sehingga sering  menimbulkan kecelakaan. Mengatasi permasalahan tersebut, selain pemilihan pelajar pelopor keselamatan LLAJ, Dishub juga telah melakukan beberapa upaya di antaranya menata lalu lintas dengan rekayasa lalu lintas pada beberapa ruas jalan tertentu di Denpasar,  untuk keselamatan pemakai jalan dengan memasang fasilitas lalu lintas, seperti rambu, marka jalan dan pelican crossing dan guardrail.

Di samping memasang rambu dan marka, pihaknya juga mengecat marka dan memasang rambu pada jalan yang belum terpasang. Pihaknya juga memasang marka disabilitas di kawasan pendidikan, pasar, pariwisata, rumah sakit dan pedestrian. Untuk mengedukasi anak-anak usia dini, pihaknya membangun taman lalu lintas yang berlokasi di Lapangan Lumintang.

Selain itu, Dishub juga melakukan pembinaan dan penyuluhan keselamatan lalu lintas angkutan jalan ke sekolah-sekolah, dan juga menyediakan lajur roda dua, pengadaan RHK dan zona selamat sekolah di beberapa kawasan sekolah, memperbaiki pedestrian pelajar kaki sepanjang jalan Gajah Mada dan ruas jalan lainnya, serta mengadakan penataan ruas jalan untuk parkir di jalan umum.

Dengan diselenggarakan pemilihan pelajar pelopor keselamatan LLAJ diharapkan Astika, para pelajar pelopor keselamatan berlalu lintas menjadikan contoh di Kota Denpasar yang peduli terhadap keselamatan generasi muda sebagai pewaris pembangunan di masa depan. Untuk mewujudkan lalu lintas yang aman, nyaman dan lancar juga diperlukan partisipasi dari semua masyarakat sendiri.

Sementara Ketua Panitia, Ketut Sriawan, yang juga Kabid Dal Ops LLAJ Dishub Denpasar, menyatakan, pemilihan pelajar pelopor keselamatan LAJ ini untuk mengurangi angka kecelakanan lalin dan menjadikan pelajar sebagai pelopor duta keselamatan berlalu lintas di Kota Denpasar, menurunkan jumlah pelanggaran lalin dan meningkatkan peran serta masyarakat dalam memberikan penilaian terhadap perilaku pelajar dalam disiplin berlalu lintas. ‘’Yang mengkuti pemilihan pelajar pelopor keselatam lalu lintas ini, yaitu para pelajar tingkat SMA/SMK se-Kota Denpasar sebanyak 40 orang dari 20 sekolah,’’ ujar Sriawan.

Salah satu pelajar Andrew Alvaro Harun dari SMA Kristen harapan Denpasar, yang notabena mewakili Denpasar ke tingkat nasional dalam ajang pemilihan pelajar pelopor keselamatan LLAJ tahun 2016 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, mengungkapkan tahun ini tak ikut dan kali ini hanya memberikan materi terkait dengan apa yang diraihnya pada tahun lalu. ‘’Saya akan memberikan bagaimana pengalaman tahun lalu, berkompetisi di tingkat kota, maju ke tingkat provinsi dan menjadi perwakilan Bali ke nasional,’’ tandasnya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Bunda Rai Hadiri Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali, Perkuat Sinergi Aksi Berbelanja dan Berbagi untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Bangli - Komitmen TP PKK Kabupaten Tabanan dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang digagas TP PKK Provinsi Bali kembali ditunjukkan melalui kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny.

Baca Selengkapnya icon click

Pesan 40 Butir Ekstasi untuk 'Party', Kanit Reskrim Polsek Kuta Diciduk Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus penyalahgunaan narkotika kembali mencoreng institusi kepolisian di Bali. Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu MDP, resmi ditangkap oleh tim Direktorat Reserse Narkoba (Dit Res Narkoba) Polda Bali. Alumni Akpol tersebut diamankan lantaran kedapatan memesan 40 butir pil ekstasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Video Syur Guru PPPK Viral, Polisi Buru Mantan Suami

balitribune.co.id I Negara - Sebuah unggahan di media sosial yang menampilkan rekaman video pribadi seorang guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Jembrana mendadak viral dan menjadi perbincangan publik. Dalam hitungan jam, video berdurasi sekitar empat menit lebih itu menyebar luas, memicu beragam reaksi dari warganet.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Hadiri Tiga Pujawali di Darmasaba, Tegaskan Penguatan Infrastruktur dan Keamanan Berbasis Desa Adat

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri rangkaian tiga kegiatan Pujawali di Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Selasa (7/7/2026). Kehadiran ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dalam melestarikan adat sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pekerjakan LC Dibawah Umur, Pemilik Kafe Terancam 15 Tahun Penjara

balitribune.co.id I Negara - Di balik gemerlap lampu dan hingar-bingar musik tempat hiburan malam, tersimpan kisah yang seharusnya tidak dialami seorang remaja berusia 16 tahun. Jauh dari kampung halamannya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, gadis berinisial TW justru berakhir menjadi Lady Companion (LC) atau pemandu lagu di sebuah kafe di Kabupaten Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.