Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dishub Tabanan Bantah Mesin E-Parking di Pasar Kediri Mati

MATI - Salah satu warga yang mau menggunakan mesin e-parking seri 015, namun kondisinya mati.

BALI TRIBUNE - Penerapan sistem parkir elektronik yang baru-baru dilakukan di Tabanan memang sejak awal menuai pro dan kontra. Namun seiring berjalannya waktu, masyarakat sudah mulai akrab dengan sistem tersebut. Sayangnya permasalahan teknis mulai terjadi, di antaranya adalah matinya mesin e-parking yang terpasang di depan Pasar Kediri atau tepatnya di di Jalan Tamrin. Dari pantauan di lapangan, Rabu (8/8), ada empat mesin e-parking yang terpasang, namun ada dua yang dalam kondisinya mati, yakni satu mesin yang ada di depan Toko Nyoman dan satunya lagi berada di depan UD Setia Ternak. Namun satu mesin yang ada di depan Toko Nyoman sudah diperbaiki oleh petugas. Dimana satu unit mesin e-parking yang di bandrol Rp 122,5 juta ini didatangkan dari Swedia dengan merk Cale. Mesin tersebut menggunakan solar cell. Sehingga dari 15 mesin e-parking yang telah terpasang disejumlah titik di Tabanan, Pemkab Tabanan menghabiskan dana Rp 1,8 Miliar. Salah seorang sumber di lapangan menyebutkan, mesin e-parking di depan Toko Nyoman bernomor seri 013, Rabu pagi sudah diperbaiki oleh petugas karena mengalami low batery. Namun satu unit mesin yang ada di depan UD Setia Ternak bernomor seri 015 kondisinya tidak mau hidup dan tidak muncul tulisan di layar. "Kalau mesin yang ini mati sudah sekitar satu bulan," ujar sumber yang enggan dikorankan namanya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Tabanan I Made Agus Harta Wiguna membantah kalau mesin e-parking 015, yang dipasang di depan UD Setia Ternak rusak atau mati. Namun mesin tersebut sengaja tidak diaktifkan. Di awal launching mesin tersebut sempat diaktifkan, namun karena ruang parkirnya dominan digunakan parkir oleh kendaraan UD Setia Ternak, maka mesin tersebut dinonaktifkan karena dianggap tidak efektif. ”Memang sempat digunakan, hanya saja mesin 015 belum kami efektifkan," katanya.  Belum diefektifkan karena untuk penerapan e-parkir di bulan pertama dan bulan kedua dari sejak launcing memaksimalkan peran petugas parkir dalam membantu mengarahkan masyarakat untuk menuju ke mesin parkir dan juga membantu tapping pada mesin parkir yang volume kendaraanya tinggi. "Ya sementara belum efektif kami pasang disana, jadi kami fokus pelayanan dan prioritaskan di ketiga mesin yaitu 012,013,014 selain yang 015. Jika kondisi masyarakat sudah mulai efektif tapping sendiri kami akan fokuskan disana," tegas Harta Wiguna.  Dirinya menambahkan untuk mengajak masyarakat menggunakan e-parkir pihaknya sudah memasang banner di tempat e-parkir dipasang. Dengan tujuan agar masyarakat mau merubah kebiasaan. "Jika selama ini mereka kan parkir langsung ke tujuan pulangnya baru bayar. Tetapi sekarang kebiasaan ini harus diubah parkir kendaraan langsung ke mesin parkir bayar baru belanja," terangnya.  

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Terpukau Goyangan Artis saat Konser Festival Semarapura, Warga Tak Sadar Tas Gendong Dirobek Begal

balitribune.co.id I Semarapura - Nasib kurang beruntung dialami Ketut Gde Bagus Putra Pande Dwiyasa (19) asal Dusun Pangi Kawan, Desa Pikat  Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung saat menyaksikan konser Festival Semarapura, Jumat (1/5/2026) malam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Piodalan di Pura Samuantiga, Krama Istri Bergilir Kelola Sampah

balitribune.co.id I Gianyar - Tidak hanya dalam urusan kelengkapan upacara,  krama istri pengempon pura Samuantiga, Bedulu, Blahbatuh, juga berperan aktif dalam pengolaan sampah. Terlebih, peningkatan volume sampah upacara  dalam pelaksanaan  Piodalan di Pura Kahyangan ini sangat signifikan.  Inovasi  panitia melibatkan  krama istri dan juga siswa pun menjadikan kawasan Pura tetap bersih.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Kemenuh Keluhkan Pembakaran Sampah di Lahan Perusahaan

balitribune.co.id I Gianyar - Awalnya hanya dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan material bangunan. Namun, dalam beberapa hari terakhir, malah ada aktivitas pembakaran sampah anorganik. Warga Banjar Tegenungan, Kemenuh, Sukawati, pun terusik hingga akhirnya Kelian Banjar, Pecalang didampingi Banbinkantibmas datang ke lokasi dan menghentikan pembakaran itu, Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Badung Catat Ada 45,43 Hektare Kawasan Kumuh di Kuta

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mencatat masih adanya kawasan kumuh seluas 45,43 hektare di wilayahnya, termasuk di pusat pariwisata Kuta yang dikenal sebagai destinasi wisata internasional.

Data tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Badung Nomor 39/0421/HK/2025 tertanggal 7 November 2025 tentang penetapan lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.