Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diskop UKM dan Perdagangan Badung Imbau Koperasi Segera Gelar RAT

Bali Tribune / RAT - Kadiskop UKM dan Perdagangan Badung Made Widiana saat menghadiri salah satu RAT koperasi di Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung mengimbau seluruh koperasi yang ada di Kabupaten Badung segera menggelar rapat anggota tahunan (RAT). Instansi ini mengingatkan seluruh koperasi harus taat asas dengan sudah menggelar RAT paling lambat 31 Maret 2024 mendatang.

Di Badung sendiri total ada 549 koperasi aktif. Hanya saja dari sekian koperasi tersebut hanya 10 persen saja yang diperkirakan dalam kondisi sehat. Sebagian besar koperasi bergerak dibidang koperasi simpan pinjam (KSP).

Kadiskop UKM dan Perdagangan Badung I Made Widiana menyatakan sesuai aturan koperasi wajib melaksanakan RAT tiap tahun. Hingga Januari 2024 ini jumlah koperasi yang baru melaksanakan RAT dan dilaporkan ke Diskop UKM dan Perdagangan Badung hanya 50 koperasi.  

“Saat ini baru 50 koperasi yang melaporkan ke kami sudah menggelar RAT. Jadi, kami imbau koperasi yang belum RAT agar segera. Masih ada waktu sampai tanggal 31 Maret untuk RAT,” ujarnya dikonfirmasi, Rabu (31/1).

Dikatakan bahwa saat ini total ada sebanyak 549 koperasi yang masuk kategori aktif di Kabupaten Badung. Sementara 65 koperasi dinyatakan tidak sehat karena tidak aktif.

“Kondisi saat ini koperasi yang aktif sesuai data 549 koperasi. Tidak aktif 65, artinya tidak aktif berarti mereka tidak sehat. Nah, yang aktif ini kami tunggu RATnya sampai tanggal 31 Maret,” kata Widiana.

Menurut Widiana RAT merupakan salah satu indikator sebuah koperasi bisa dinyatakan sehat. Disampaing memang dari penilaian kesehatan laporan keuangannya. 

“Koperasi yang taat asas wajib RAT,” tegasnya.

Pihaknya pun mengimbau koperasi yang belum RAT agar memanfaatkan waktu yang tersisa untuk segera melaksanakan RAT. 
“Dari RAT itu kita nanti bisa melihat dan memberi penilaian apakah koperasi itu kategori sehat, cukup sehat, dalam pembinaan, atau dan pembinaan khusus,” terangnya.

Namun berkaca dari data sebelumnya, lanjut mantan Camat Kuta ini, koperasi yang paling banyak di Badung adalah koperasi dengan kategori cukup sehat. Sedangkan sisanya ada yang masih tahap pembinaan dan pembinaan khusus.

“Koperasi sehat bisa dihitung lah. Yang sehat itu paling sekitar 10 persenan. Kemudian, kategori cukup sehat 40 persen sisanya dalam pembinaan dan pembinaan khusus,” pungkasnya.

wartawan
ANA
Category

35 WNA India Tersangka Judi Online Dilimpahkan ke Kejaksaan

balitribune.co.id I Denpasar - Setelah melalui rangkaian penyidikan intensif yang menyita perhatian publik, Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Bali akhirnya merampungkan penanganan kasus perjudian online lintas negara yang melibatkan 35 warga negara asing (WNA) asal India. Dalam perkembangan terbaru, seluruh tersangka resmi dilimpahkan ke pihak Kejaksaan pada Rabu (29/4/2026) untuk memasuki tahap penuntutan.

Baca Selengkapnya icon click

Ulah Konyol Bule Italia Berujung Deportasi

balitribune.co.d I Mangupura - Seorang warga negara asing (WNA) asal Italia berinisial GI (24) resmi dideportasi oleh Kantor Imigrasi Ngurah Rai setelah videonya viral di media sosial karena melawan petugas kepolisian di Denpasar.

GI dipulangkan ke negara asalnya pada Selasa (28/4/2026) melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menggunakan maskapai Qatar Airways dengan rute menuju Doha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tolak Gelar Ulang, Punglik: Perkara Sudah di Kejaksaan!

balitribune.co.id I Denpasar - Polemik dugaan penyerobotan tanah di Jalan Gatot Subroto, Denpasar, kian memanas. Di saat perkara sudah memasuki pelimpahan tahap I ke Kejaksaan, muncul rencana dari Wassidik Bareskrim Polri untuk menggelar perkara ulang di Jakarta. Langkah ini langsung menuai kritik keras dari kuasa hukum pelapor, Nyoman Gde “Punglik” Sudiantara.

Baca Selengkapnya icon click

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.