Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Distributor DFSK Bali Dipegang PT CSBI

AA Gede Dharma Putra di salah satu event pameran otomotif di Bali.

BALI TRIBUNE - PT Cahaya Surya Bali Indah (CSBI) didaulat sebagai distributor mobil Dongfeng Sokon (DFSK) wilayah Bali. Kepastian itu disampaikan salah satu petinggi CSBI, Mulyadi Kantiana Surjonogo, saat dihubungi Bali Tribune.“Ya DFSK memang telah bernaung di bawah PT CSBI dengan bendera PT Cahaya Surya Bali Inti Cemerlang. Saat ini beberapa unit mobil sudah ada. Rencananya dalam waktu dekat akan kami launching,” kata Mulyadi. Menariknya, meskipun belum diluncurkan, CSBI telah memperkenalkan beberapa produk DSFK di beberapa event pameran mobil di kota Denpasar. Hadirnya DFSK mendapat respon postif dari konsumen wilayah Bali. Seperti disampaikan Sales Supervisor PT Cahaya Surya Bali Inti Cemerlang, AA Gede Dharma Putra, di sela pameran otomotif beberapa waktu lalu. “Banyak konsumen yang bertanya, bahkan beberapa sudah test drive,” katanya. PT Sokonindo Automobile (produsen DFSK) mulai memperkenalkan DFSK di event Gaikindo Indonesia International Motor Show (GIIAS) 2018 dan membukukan angka pesanan yang cukup baik, yaitu sebanyak 316 unit.Saat ini, DFSK telah memiliki beberapa outlet di kota besar di Indonesia. Hingga akhir tahun 2018 nanti akan ada 50 outlet yang dibangun di berbagai kota dengan fasilitas penjualan, purna jual dan layanan suku cadang.

wartawan
Hendrik B Kleden
Category

Imbas Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pergerakan Wisatawan Domestik Terganggu

balitribune.co.id I Badung - Sehubungan dengan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, berdampak pada pergerakan wisatawan domestik dari sejumlah daerah di Indonesia ke Bali. Pasalnya, sejak Minggu (6/9/2026), operasional penerbangan sejumlah bandara di Tanah Air ditutup sementara imbas sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Inflasi Bali Perlu Diwaspadai, Rantai Pasokan dan Logistik Harus Diperkuat

balitribune.co.id | Denpasar - Tekanan inflasi di Bali memasuki fase yang perlu mendapat perhatian serius menjelang akhir tahun. Pemerintah daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Bali diminta memperkuat pengawasan terhadap pasokan pangan, kelancaran distribusi, hingga perkembangan biaya transportasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.