Diposting : 29 March 2020 21:44
Khairil Anwar - Bali Tribune
Bali Tribune / Mobil Jenazah di TKP ditemukan seorang pria yang telah terbujur kaku Sabtu (28/3).
balitribune.co.id | Singaraja - Seorang pria yang diketahui bernama Iwik (45)  ditemukan telah terbujur kaku Sabtu (28/3). Iwik ditemukan meninggal ditempat kosnya di Banjar Dinas Munduk, Desa Anturan, Buleleng. Pemilik tempat kos, Ketut Sukerena, orang pertama yang mengetahui korban tewas saat akan mengantar air mineral.
 
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum ditemukan tewas, Iwik diketahui menderita sakit. Sehari-hari pria yang bekerja di Denpasar ini awalnya  Jumat (27/3) sekitar pukul 10.00 wita meminta saksi Sukerena untuk menjemput di Terminal Sangket, Kelurahan Sukasada.
Sukerena lantas mengantar korban Iwik ke rumah kost miliknya untuk beristirahat sebelum menuju ke dukun di Desa Kaliasem, Banjar untuk berobat. Sekitar pukul 16.00 wita, saksi Sukerena  mengantarkan korban berobat ke tempat Jero Berata di Dusun Asah, Desa Kaliasem.
Usai mengantar, Sukerena langsung pulang ke rumahnya di Desa Selat.
 
Pada Sabtu (28/3) sekitar pukul 17.00 wita, saksi Sukerena dan istrinya Kadek Lestari datang ke tempat korban untuk membawakan air. Hanya saja dari kamar korban tidak ada reaksi saat diketok pintu kamarnya. Bahkan beberapa kali dipanggil korban tak menyahut. Merasa penasaran saksi lantas membuka pintu dan menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dengan kondisi terlentang terbujur kaku hanya mengenakan celana dalam
menghadap ke selatan.
 
Saksi kemudian melaporkan kasus itu ke pos polisi pariwisata Lovina yang diteruskan ke Polsek Kota Singaraja untuk segera mendapatkan penanganan. Usai menerima laporan, Polsek Kota Singaraja langsung datang kelokasi untuk melakukan olah TKP. 
 
Ironisnya, saat itu tidak ada yang berani mendekati jenazah korban termasuk barang-barang disekitar korban, ditengah situasi merebaknya wabah Covid-19 ini.
Disekitar jenazah korban ditemukan, satu botol air mineral dan satu botol minuman dingin. Bahkan dari mulut korban juga mengeluarkan busa. Terdengar suara musik berbunyi dari handphone yang masih dipegang oleh korban Iwik.
 
Tim medis RSUD Buleleng tiba dilokasi dengan peralatan dan pakaian lengkap layaknya menangani pasien terjangkit virus Corona atau Covid-19. Pemeriksaan terhadap jenazah korban Iwik dilakukan namun belum dipastikan penyebab kematian korban.
Kabar yang berkembang dilokasi, korban diduga senagaja mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri setelah sakit yang diderita tak kunjung sembuh.
 
Kapolsek Kota Singaraja, Kompol. Gusti Ngurah Yudistira seizin Kapolres Buleleng, mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan dan belum berani memastikan penyebab kematian korban.
 
"Kami amankan TKP dan selanjutnya menunggu hasil visum. Hanya saja kami belum menerima identitas asli korban. Pemilik kost sedang dimintai keterangan dan kasusnya masih dalam proses penyelidikan," tandas Kompol. Yudistira.