Diterjang Banjir, Belasan Rumah Terendam | Bali Tribune
Bali Tribune, Selasa 21 September 2021
Diposting : 15 March 2021 19:46
Husaen SS. - Bali Tribune
Bali Tribune / BANJIR - Nampak banjir di Desa Ulakan merendam rumah warga

balitribune.co.id | Amlapura - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Karangasem saat ngembak geni atau saat akhir perayaan Nyepi, Senin (15/3/2021) menyebabkan terjadinya banjir di Banjar Tengah, Desa Ulakan, dan di Banjar Labuhan, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, Karangasem. Banjir ini terjadi sekitar pukul 15.00 Wita, dimana sebelumnya terjadi hujan yang sangat lebat selama hampir empat jam yang menyebabkan aliran air dari arah bukit yang berada di sebelah utara kedua wilayah yang terkena banjir ini sangat deras sehingga memicu terjadinya banjir.

Sejumlah warga di lolaksi kejadian menyebutkan, ketinggian air bahkan sempat hampir mencapai pinggang orang dewasa. Di Banjar Tengah, Desa Ulakan, sejumlah kios yang berada di jalur utama Karangasem-Denpasar, terendam banjir. Kejadian banjir yang terjadi secara tiba-tiba ini cukup membuat warga setempat panik dan langsung berupaya menyelamatkan barang-barang elektronik mereka seperti TV dan tempat tidur mereka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini di lokasi kejadian, satu bangunan rumah milik I Nyoman Nyanika, warga Banjar Tengah, Desa Ulakan, bagian tembok penyengkernya ambruk dua bagian karena tidak kuat terjangan banjir dengan debit air yang cukup besar. Sedangkan lebih dari enam rumah terendam banjir.

“Airnya dari bukit di utara itu cukup besar hingga akhirnya sebagian rumah warga disini terendam banjir. Tembok rumah saya jebol dan satu bangunan saka empat milik saya juga ambruk oleh terjangan banjir,” ungkap Nyoman Janika, sembari menyebutkan jumlah kerugian yang dideritanya sekitar Rp. 50 Juta. Tidak hanya merendam sebagian rumah warga, ketinggian banjir yang menerjang tersebut juga mengakibatkan kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPT) Dinas Pertanian Karangasem, ikut tewrendam banjir setinggi pinggang orang dewasa.

Banjir juga merendam sejumlah rumah di Banjar Labuan, Desa Antiga, Kecamatan Manggis. Namun ini tidak berlangsung lama, karena sekitar dua jam kemudian banjir surut dan menyisakan genangan lumpur tebal di rumah warga yang terendam banjir. Warga pun berusaha untuk membersihkan lumpur agar rumah mereka bisa langsung ditempati.