Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diterjang Banjir, Lahan Persawahan Ibarat TPA

SAMPAH - Kondisi lahan Subak Uma Jero, Desa Tamanbali, Kecamatan Bangli yang dipenuhi sampah plastik, Jumat (30/11).

BALI TRIBUNE - Hujan lebat mengakibatkan meluapnya air sungai di sebelah timur gudang penggilingan padi milik KUD Tamanbali di wilayah Dusun Pande, Desa Tamanbali, Kecamatan Bangli, Rabu (28/11). Meluapnya air sungai dipicu oleh tersumbatnya aliran air oleh sampah.

Air sungai yang meluap menggenangi lahan persawahan Subak Uma Jero yang berdekatan dengan bibir sungai. Setelah air surut lahan persawahan bak tempat pembuangan akhir (TPA) karena dipenuhi sampah. Salah seorang warga I Wayan Jaya mengatakan, Rabu sore hujan turun sangat lebat, tidak berselang lama air sungai membesar. Air yang membawa sampah plastik dan dahan pohon yang datang dari hulu akhirnya menerjang lahan persahawan. "Lahan persawahan yang sempat tergenang air bercampur sampah memang tidak begitu luas” ungkapnya, Jumat (30/11).

Selain menggenangi lahan pertanian, air i juga menghanyutkan gabah petani yang baru dijemur di areal KUD Tamanbali. Besarnya air mampu merobohkan tembok penyengker KDU sehingga gabah yang baru dijemur hanyut. Kebetulan baru jemur gabah, dan gabah hanya ditutup terpal dan semuanya hanyut. "Ada 10 karung gabah yang bisa diselamatkan karena memang terbungkung karung, yang hanya ditutup terpal hanyut semua," ujarnya.

Lanjutnya, meluapnya air di lokasi karena banyaknya jalur pembuangan (sodetan) yang sudah ditutup, sehingga air yang datang dari utara (hulu) mengalir di sungai,”Dulu di wilayah Petak, Kelurahan Bebalang dan di Banjar Siladan, Banjar Gaga, Desa Tamanbali ada sodetan , tapi sekarang semua ditutup dan, tinggal inisatu-satunya jalur air dari hulu . Kalau hujan airnya tumpah ruah di sini," ungkapnya.

Wayan Wijaya meluap air karena saluran air sungai karena adanya pengendapan serta banyaknya sampah dijalur-jalur air. "Bisa dilihat seperti sekarang sampah plastik memenuhi kawasan ini," ujarnya. Kemudian lokasi petani menjemur gabah dipenuhi lumpur, sehingga areal tersebut belum bisa dimanfaatkan. "Endapan lumpur harus dikeruk dulu. Begitu juga lahan pertanian harus diberishkan dari sampah agar bisa digarap kembali," sebutnya seraya menunjukan kondisi lahan yang dipenuhi sampah.

Di sisi lain, pihaknya mengaku khawatir air akan meluap lagi, sampah akan kembali memenuhi lahan petani sehingga bisa merusak tanaman. "Untuk penanganan hanya bisa dilakukan dengan cara mengembalikan lagi fungsi sodetan yang ditutup ,kalau tidak praktis jika turun hujan air akan kembali meluap,” jelas Wayan Wijaya.

wartawan
Agung Samudra
Category

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pascaledakan Trotoar di Darmasaba, Aroma Bensin Masih Tercium

balitribune.co.id I Mangupura - Kondisi pascaledakan trotoar di kawasan Jalan Darmasaba, Banjar Menesa, Kecamatan Abiansemal, Badung, masih menyisakan kekhawatiran bagi warga sekitar. Hingga Rabu (22/4/2026), bau bensin dilaporkan masih tercium cukup menyengat, terutama di area saluran drainase.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Teken Kerja Sama PSEL, Ubah Sampah Menjadi Listrik

balitribune.co.id I Mangupura - Kabupaten Badung mengambil langkah besar dalam menangani volume sampah di kawasan pariwisata dengan beralih ke teknologi modern. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.