Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ditindak, Pelanggar Berdalih Ubud Minim Fasilitas Parkir

Bali Tribune / LANGGAR PARKIR - Sejumlah orang yang terjaring langgar pakir mencoba berdalih Ubud tidak memiliki fasilitas parkir.

balitribune.co.id | GianyarTidak ada istilah meredup, penertiban parkir liar yang memicu kemacetan justru semakin masif di Ubud. Pasca hari raya malah pelanggar semakin vulgar. Akibatnya penertiban pun dilakukan dengan tindakan tegas. Sebagian pemilik motor yang diangkut paksa mencoba berdalih terpaksa melanggar lantaran Ubud minim fasilitas parkir.

Kepala Dinas Perhubungan Gianyar, I Made Arianta, Selasa (19/3), mengatakan dalam penertiban parkir, pihaknya bersama Polsek Ubud menyasar Jalan Raya Ubud, Jalan Hanoman dan jalan Monkey Forest Ubud.  Sebanyak 5 unit roda dua ditilang, dan 2 unit roda dua diangkut ke Mako Polsek Ubud.

Sementara kendaraan roda empat yang parkir menggunakan badan jalan, ban kedaraannya digembosi. “Masih ditemukan pelanggaran, pasca perayaan hari raya, Galungan Kuningan dan Nyepi pelanggaran cendrung meningka,” ujarnya.

Para pelanggar tersebut memiliki berbagai alasan, mulai dari ketidak tahuan larangan parkir hingga tidak tersedianya fasilitas parkir dekat lokasi yang mereka tuju. “Pelanggar ada dari WNA dan WNI, WNA alasannya karena ketidaktahuan, kalau WNI rata-rata karena ketiadaan fasilitas parkir di dekat lokasi yang mereka tuju, sehingga melakukan pelanggaran,” ungkapnya.

Untuk kendaraan roda empat, pelanggaran dilakukan oleh sopir transport yang menunggu penumpang,  atau karyawan yang tempat usahanya tidak ada fasilitas parkir, juga pengiriman logistik yang menurunkan barang.

Pihaknya hanya bisa melakukan pembinaan, sebab fasilitas parkir yang memadai mamang belum ada. “Selain rencana jangka panjang seperti penyediaan lahan parkir, untuk mengatasi itu jangka pendeknya kita lakukan pembinaan dan penindakan secara konsisten. Kegiatan dilakukan bersama kepolisian dan desa adat setempat melalui pecalang,” jelasnya.

Pemerintah berharap, kegiatan yang dilakukannya dengan konsiten, bisa menyadarkan masyarakat. Sebab penertiban parkir yang mereka lakukan selama ini cukup membuahkan hasil. Terilihat dari bekurangnya parkir liar di bahu jalan. Namun beberapa orang diakui masih melakukan pelanggaran, dengan berbagai alasan. “Mohon sarengin ngih, perlu dukungan bersama agar kesadaran masyarakat dapat ditingkatkan,” harapnya.

wartawan
ATA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.