Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

DLH Awasi Limbah Peternakan

Bali Tribune / ILUSTRASI - ist.

balitribune.co.id | Bangli - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli melakukan pengawasan limbah peternakan di wilayah Bangli. Bila ditemukan peternakan yang lakukan pencemaran maka usahanya terancam di tutup. 

Kepala DLH Bangli, Putu Ganda Wijaya mengatakan tim Bidang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup DLH Bangli melakukan pengawasan kegiatan atau usaha yang dapat menimbulkan kerusakan lingkungan . 

Kata Putu Ganda belum lama ini pihaknya mendapat laporan atas keberadaan sebuah peternakan di wilayah Desa Kayubihi Kecamatan Bangli. Yang mana kotoran ayam dari peternakan tersebut menebar bau menyengat dan memantik kerumunan lalat. "Masyarakat mengeluhkan bau kotoran yang sangat menyengat dan banyak bermunculan lalat," sebutnya, Kamis (10/3). 

Menyikapi laporan tersebut pihaknya sudah turun untuk melakukan pengecekan. Hasilnya ditemukan kotoran ayam di peternakan tersebut belum terkelola dengan baik. Pemilik peternakan tersebut diberikan edukasi untuk dapat melakukan pembenahan.

"Petugas memberikan waktu 1 bulan untuk menindaklanjuti sehingga kotoran ayam tersebut dikelola dengan baik,” sebut Kadis asal Banjar Tegal, Kelurahan Bebalang, Bangli ini. 

Lebih lanjut, tim secara berkesinambungan melakukan pengawasan terhadap kegiatan usaha di masyarakat. Petugas melakukan pembinaan dan pengawasan berkaitan dengan lingkungan. "Kami sudah membuatkan jadwal untuk titik/sasaran pengawasan," ujarnya. 

Disinggung terkait sanksi bagi pelaku usaha yang mencemari lingkungan, Putu Ganda menyebutkan untuk tahap awal masih dilakukan pembinaan, namun jika tidak ada perubahan sanksi penutupan usaha tersebut. "Dibina dulu, jika tidak ada perubahan baru diambil tindakan  menutup usahanya," tegasnya. 

wartawan
SAM
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.