Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dokter Asal Perancis Terseret Ombak Petitenget

Bali Tribune/ SELAMAT – Anggota Balawista melakukan upaya penyelamatan WN Perancis yang terseret ombak.
balitribune.co.id | Denpasar -  Seorang warga negara Perancis, Bougherab Abderrahmane (53) terseret ombak di Pantai depan Pura Petitenget, Rabu (31/7) pukul 15.50 Wita. Beruntung nyawa korban berhasil terselamatkan. Meski demikian, korban mengalami patah lengan kiri bagian atas akibat terkena benturan yang keras.
 
Dari keterangan Koordinator Balawista Badung I Ketut Ipel, bahwa korban yang juga seorang dokter ini, saat itu sedang mandi di pinggir pantai. Namun ombak besar tiba–tiba datang dan menggulung korban. Korban yang tak berdaya kemudian terseret dan terbentur lengannya. "Dia digulung ombak. Terus terbentur di dasar pantai. Saat anggota menolong korban masih dalam kondisi sadar,” ungkapnya.
Untungnya, di dekat lokasi kejadian ada beberapa anggota Balawista Badung sigap menolong korban. Korban kemudian dibawa ke Code Blue Medical Centre menggunakan ambulans.
 
WN India
Sementara itu, pada Selasa (30/7) Pukul 18.00 Wita, seorang warga negara India bernama Rajdeep Chaherjee (46) ditemukan meninggal dunia di Pantai depan Chiringuito Bar & Resto Utara La Planca Seminyak Kuta. Korban diduga meninggal karena terseret arus pantai. Saat ditemukan tergeletak hanya memakai celana pantai pendek biru bermotif. 
 
Korban sempat diberi pertolongan oleh dokter Aditya dari klinik SOS Medical Drupadi, namun rupanya sudah meninggal dunia. Menurut keterangan dokter Aditya kepada petugas, bahwa pihaknya sudah memberikan bantuan Medis berupa RJP dan obat-obatan. Namun nyawa korban tidak bisa diselamatkan. Korban dinyatakan meninggal pukul 18.56 Wita. Selanjutnya korban dibawa ke RSUP Sanglah Denpasar. (u)
wartawan
Redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.