Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dorong Efisiensi Anggaran, Desa di Klungkung Diminta Gali Potensi Lokal

monev
Bali Tribune / MONEV - Pemerintah Kabupaten Klungkung memimpin kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan Banjarangkan, Selasa (15/9/2026).

balitribune.co.id | Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung melanjutkan jalannya kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan, Desa, dan Kelurahan. Setelah menyasar Kecamatan Klungkung dan Kecamatan Dawan, kini giliran Kecamatan Banjarangkan yang dikunjungi, Selasa (15/9/2026).

Dua desa dipilih menjadi sampel monev di Kecamatan Banjarangkan, yakni Desa Tusan dan Desa Nyanglan. 

Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, turun langsung mendampingi tim monev dalam pemantauan yang dipusatkan di kantor desa masing-masing.

Pemantauan tersebut mencakup empat bidang utama penyelenggaraan pemerintahan desa, yaitu bidang penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, serta pemberdayaan masyarakat.

Wabup Tjok Surya menegaskan bahwa kegiatan monev ini dilakukan bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan untuk memotret realita tata kelola pemerintahan di tingkat desa secara objektif.

"Hasil potret ini akan kita sinkronkan dengan peraturan terbaru dan tata pelaksanaan yang seharusnya. Jika ada hal yang kurang dipahami atau diragukan oleh perangkat desa, di sinilah ruang untuk berkoordinasi langsung dengan tim monev kabupaten," ujar Tjok Surya.

Selain menekankan pentingnya sinkronisasi aturan, Wabup juga memberikan peringatan keras terkait pengawasan dan efisiensi penggunaan anggaran desa. Ia meminta seluruh jajaran perangkat desa dan elemen masyarakat untuk disiplin dan transparan dalam mengelola keuangan.

"Jangan main-main terkait tata kelola penggunaan anggaran, jangan sampai ada yang bermasalah. Setiap rupiah anggaran harus bisa dipertanggungjawabkan," tegasnya.

Menyikapi kondisi fiskal daerah yang saat ini mengalami penyesuaian dan pemotongan anggaran, Tjok Surya meminta pihak desa ekstra cermat dalam menyusun program kerja. Ia mengimbau agar perencanaan kegiatan difokuskan pada program prioritas yang menyentuh masyarakat secara langsung.

"Saya minta dengan sangat, rancang kegiatan yang benar-benar tepat sasaran. Kurangi kegiatan yang bersifat seremonial, pastikan program yang dibuat langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Selain itu, desa juga harus rajin menggali dan mengembangkan potensi lokal yang dimiliki," pungkasnya.

wartawan
SUG
Category

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click

Anggaran Daerah Cekak, Pemkab Bangli Tunggu Regulasi Pusat Pengangkatan PPPK Jadi PNS

balitribune.co.id I Bangli - Wacana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta peralihan PPPK paruh waktu menjadi Penuh Waktu membuat sumringah  para tenaga pendidik di Kabupaten Bangli.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.