Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dosen ITB STIKOM Bali Manfaatkan Teknologi Vacuum Frying untuk Tingkatkan Nilai Ekonomis Buah Pisang

Bali Tribune/Tim Dosen Pelaksana, mitra dan mahasiswa memberikan arahan penggunaan vacum frying. dan hasil produksi keripik pisang varian rasa.

balitribune.co.id | Jembrana - Pisang merupakan tumbuhan yang dibudidayakan secara luas di Bali, baik sebagai tanaman pekarangan maupun sebagai tanaman tegalan. Hasil budidaya pisang di Bali sudah berkembang secara luas, mengingat masyarakatnya tak hanya memanfaatkan buah pisang sebagai makanan saja, tapi juga memanfaatkan daun pisang hingga pelepah pisang yang digunakan sebagai sayur ataupun upacara di Bali.  Salah satu desa yang membudidayakan buah pisang terletak di Bali Barat, tepatnya Desa Pengeragoan Banjar Badingkayu, perbatasan antara Kabupaten Tabanan dengan Kabupaten Jembrana. Banjar Badingkayu merupakan daerah agraris dimana 90 persen wilayahnya di bidang pertanian dan begitu pula dengan penduduknya yang hampir 95 persen mata pencahariannya di sektor pertanian dan sisanya tersebar di sektor lapangan pekerjaan seperti perkantoran, industri dan wiraswasta.

Dari hasil wawancara yang dilakukan oleh dosen ITB STIKOM Bali terhadap Kadek Supandi yang merupakan Kelompok Tani Wana Giri menyebutkan bahwa produksi pisang didaerah Badingkayu cukup tinggi akan tetapi nilai jualnya belum maksimal. Kondisi inilah yang kemudian mendorong semangat tim dosen ITB STIKOM Bali yang beranggotakan Bagus Made Sabda Nirmala, I Wayan Ardiyasa, dan I Gusti Ayu Widari Upadani beserta dua orang mahasiswanya Ida Bagus Budhantara dan Erico Rahmad Darmanto untuk membantu mitra dalam meningkatkan nilai ekonomis buah pisang di Banjar Badingkayu Jembrana dengan memanfatkan teknologi vacuum frying.

Bagus Made Sabda Nirmala mengungkapkan kegiatan ini merupakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan sumber pendanaannya berasal dari Ristek Dikti. “Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dan sambutan yang hangat dari mitra, dimana kami memberikan solusi untuk memecahkan permasalahan tersebut dengan cara memberikan pengetahuan dalam memasarkan secara digital dengan membuatkan media website dan sosial media untuk produknya, serta memberikan alat yang digunakan untuk mengolah buah pisang menjadi keripik pisang rasa. Alat ini menggunakan teknologi vacum didalam menggoreng atau disebut vacuum frying,” jelasnya.

Sementara itu I Wayan Ardiyasa menambahkan, hasil dari PKM ini berupa olahan buah pisang menjadi keripik pisang dengan varian rasa. Untuk mendapatkan hasil yang baik, keripik ditambahkan dengan aneka jenis varian rasa, seperti coklat, green tea, hingga balado dan lainnya agar mendapatkan cita rasa yang berbeda dari olahan keripik pada umumnya. “Dari sisi kemasan juga dilakukan branding packaging dan logo branding untuk meningkat kan nilai jual produk keripik pisang ini,” tandasnya 

Hasil olahan ini pun akhirnya mampu meningkatkan nilai ekonomis pada buah pisang dari sisi nilai jual yang lebih baik. Untuk proses pengenalan dan promosi, dilakukan brand awareness melalui media sosial instagram dan melalui website yang bisa diakses menggunakan layanan internet. Selain itu, dari kegiatan ini kelompok tani bisa meningkatkan pendapatan mereka dengan mengolah sendiri hasil kebun mereka secara kreatif dengan meningkatkan nilai ekonomis dari buah pisang itu sendiri.

wartawan
Redaksi
Category

Proyek SJUT Sanur Rampung 100%, Pemkot Denpasar Beri Waktu 3 Bulan Bagi Provider untuk Pindah Jalur

balitribune.co.id | Denpasar - Pekerjaan konstruksi proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (SJUT-IPT) di kawasan Sanur resmi tuntas 100%. PT Sarana Utilitas Optimal (SUO) selaku Badan Usaha Pelaksana (BUP) telah menyerahkan hasil pembangunan tersebut kepada Perumda Bhukti Praja Sewakadarma (BPS) Kota Denpasar melalui penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST), Rabu (13/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Indonesia Rugi Rp9 Triliun Akibat Penipuan Online, ASEAN Memperkuat Upaya Penanggulangan

balitribune.co.id | Denpasar - Di Indonesia sepanjang tahun 2025 tercatat lebih dari 411.000 laporan kasus penipuan online dengan estimasi kerugian finansial mencapai sekitar USD 550 juta atau setara Rp9 triliun, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bukan Ribet Malah Cuan, Ibu Rumah Tangga di Tabanan Raup Tabungan dari Bank Sampah

Gerakan Pilah dan Kelola Sampah dari Rumah mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satunya datang dari Ni Made Serly Liana Dewi, warga Desa Dauh Peken Kecamatan Tabanan, yang menilai kebijakan pembatasan sampah ke TPA menjadi dorongan bagi masyarakat untuk mulai berubah dan lebih bertanggung jawab dalam mengelola sampah dari rumah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK: Keputusan Bisnis Bankir Dilindungi Hukum Sepanjang Beritikad Baik

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa upaya mendorong pertumbuhan kredit yang sehat dan berkelanjutan perlu disertai dengan kepastian hukum bagi pelaku industri perbankan. Untuk itu, OJK memandang penting adanya pemahaman yang sama di antara seluruh pemangku kepentingan mengenai penerapan konsep business judgement rule dalam penanganan perkara pidana di sektor perbankan. 

Baca Selengkapnya icon click

HUT Bangli ke-822: Pemkab dan FPRB Tanam 150 Pohon di Kawasan Rawan Bencana

balitribune.co.id | Bangli - Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bangli ke-822, Pemerintah Kabupaten Bangli bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) menggelar aksi penanaman 150 pohon di kawasan Pura Dalem Buungan, Kecamatan Susut, Rabu (13/5/2026).

Aksi ini merupakan langkah preventif untuk memperkuat struktur tanah dan menjaga ekosistem di wilayah yang dikenal memiliki banyak aliran sungai serta titik rawan longsor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.