Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

DPRD Badung Terima KUA PPAS 2019, Pendapatan Daerah Badung Dirancang Rp 10 Triliun Lebih

SERAHKAN DOKUMEN- Ketua DPRD Badung, Putu Parwata didampingi Wakil Ketua, Made Sunarta dan Ketua Komisi III, Putu alit Yandinata menerima dokumen KUA PPAS tahun 2019, KUPA PPAS P 2018 dan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2017 yang diserahkan Tim TAPD Kabupaten Badung, Rabu (4/7)

BALI TRIBUNE - Pimpinan DPRD Badung mererima dokumen rancangan Kebijakan Umum Perubahan  Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan  (PPAS P) APBD Perubahan tahun 2018 dan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2019 induk dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Badung, Rabu (4/7) diruang kerja Ketua DPRD Badung Putu Parwata. Dalam penerimaan dokumen tersebut TAPD Badung juga menyerahkan dokumen  Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2017. Hadir dalam  penyerahan dokumen tersebut, Sekda Badung, Wayan Adi Arnawa, Kepala BKAD Badung, Ketut Gede Suyasa, Kepala Bappeda Badung, Made Wira Darmajaya, Wakil Ketua II DPRD Badung, Made Sunarta, Ketua Komisi III, Putu Alit Yandinata dan Sekwan Badung, Nyoman Predangga. Ketua Tim TAPD yang juga Sekda Badung, Wayan Adi Arnawa mengungkapkan, penyerahan dokumen ini sesuai dengan aturan pemerintah dan sebelum menjadi APBD harus diserahkan dulu ke pihak Dewan untuk digodog. Ada sejumlah program yang akan dirorong pada tahun 2019 yang salah satunya adalah jalan lingkat di kawasan Kuta Selatan dan Taman Kota yang sudah masuk pada tahapan Feasibality Study. “Kita mohon agar dewan bisa membahas secepatnya sehingga ada koordinasi  dengan pusat. Ada beberapa dokumen yang kita serahkan yakni  pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2017, rancangan  KUA PPAS tahun 2019, Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) tahun 2018 dan rancangan  Perubahan APBD tahun 2018,” ujarnya. Lebih lanjut dikatakan,  untuk target pendapatan daerah 2019 dirancang sebesar Rp 10 triliun lebih  meningkat 53,67 persen atau Rp 3,5 triliun dari APBD Induk tahun 2018 yang hanya Rp 6,5 triliun lebih. Sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditarget sebesar Rp 9,3 triliun lebih  meningkat sebesar Rp 3,6 triliun lebih  64,62 persen. “Kami dari rancangan KUA PPAS tahun 2019  pendapatan daerah yang telah dipasang  tetap optimis target tersebut akan terpenuhi melihat potensi yang ada saat ini dan kita harapkan dewan segera melakukan penggodokan,” ungkapnya. Sementara Ketua DPRD Badung , Putu Parwata didampingi Wakil Ketua II DPRD Badung, Made Sunarta mengatakan,  apa yang disampaikan Ketua Tim TAPD adalah sesuai dengan amanat undang-undang yang harus dijalankan yang telah dijalankan oleh kementrian dalam negeri  melalui Permendagri 59 tahun 2007 yang salah satu syaratnya adalah penyerahan KUA PPAS sesuai dengan program kerja skala prioritas untuk tahun 2019 mendatang. “Yang kami sudah liat dan kami cermati sementara adalah  pendapatan yang awalnya 7,2 trilun naik menjadi 8 triliun di perubahan  dan tari KUA PPAS tahun 2019 naik menjadi 10 triliun lebih. Ini adalah  suatu lonjakan dan prestasi yang dilakukan  oleh pemerintah  bersama-sama dengan kami untuk mengoptimalkan beberapa program prioritas. Untuk itu kami sangat mendukung dan mendorong kinerja  dari setiap OPD yang ada di Kabupaten Badung  dalam menciptakan inovasi sehingga kepentingan masyarakat dapat difasilitasi secara konkret,” ujarnya. Lebih lanjut ia mengatakan, setelah diterima ini nanti akan dilakukan dilakukan kajian secara rinci dalam rapat kerja  supaya betul-betul potensi yang ada bisa ditingkatkan. “target penyelesian pembahasan KUA PPAS ini adalah tanggal 20 Juli. Nanti kita akan kerjakan secara maraton agar target tersebut bisa tercapai,”paparnya.  

wartawan
I Made Darna
Category

Pariwisata Bali Harus Mampu Sikapi Perubahan Pasar

balitribune.co.id | Mangupura - Bali Villa Association (BVA) bersama Control Union Indonesia, lembaga sertifikasi independen berstandar global, menggelar talkshow Sustainability for Every Stay bertajuk “Building Future Ready Villas Through Sustainable Hospitality” di Seminyak, Kabupaten Badung, Jumat (23/1). Kegiatan ini membahas tren pariwisata terkini serta pentingnya sertifikasi keberlanjutan bagi akomodasi.

Baca Selengkapnya icon click

Kisah Agen Wijaya Group dari Toko Pulsa ke Agen BRILink

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah toko produk digital (pulsa) di kawasan Kediri, Tabanan kini menjadi tumpuan layanan keuangan warga sekitar. Berawal dari pemberian fasilitas perbankan, I Putu Ananta Wijaya, pemilik Agen BRILink Wijaya Group berhasil mengembangkan usaha produk digital sekaligus menghidupi keluarga melalui kemitraan dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengurus PHRI Bali 2025-2030 Dikukuhkan, Sekda Dewa Indra Tekankan Kolaborasi Hadapi Tantangan Pariwisata

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menegaskan bahwa sektor pariwisata Bali saat ini menghadapi berbagai tantangan, baik yang bersumber dari faktor internal maupun eksternal. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak dapat dihadapi secara parsial, melainkan memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah dan seluruh pelaku industri pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click

Kabar Duka dari Negeri Jiran, Mahasiswa Asal Yehembang Meninggal Saat Program Magang

balitribune.co.id | Negara  - Seorang mahasiswa asal Banjar Kaleran Kauh, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, I Made Brata (22), dilaporkan meninggal dunia saat menjalani program magang di Malaysia pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 00.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kanwil DJP Bali Limpahkan Tersangka Kasus Pajak ke Kejari Denpasar, Negara Rugi Hampir Rp1 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali resmi melimpahkan tersangka tindak pidana perpajakan berinisial DS beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Denpasar. Pelimpahan tahap II tersebut berlangsung di Kantor Kejari Denpasar, Selasa (20/1).

Baca Selengkapnya icon click

Sinergi OJK, BPS, dan LPS Siapkan SNLIK 2026, Petakan Literasi Keuangan Hingga Pelosok

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya memetakan tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Bali memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) resmi mematangkan persiapan pelaksanaan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2026 dengan cakupan wilayah yang diperluas hingga seluruh kabupaten/kota di Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.