Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

DTW Ulun Danu Beratan Lampaui Target

Penghargaan yang diterima DTW Ulun Danu Beratan.

BALI TRIBUNE - Menjelang akhir tahun 2018, kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegera ke daerah tujuan wisata (DTW) Ulun Danu Beratan meningkat 6 persen menjadi 900 ribu pengunjung, dibandingkan pada tahun 2017 sebanyak  850 ribu pengunjung. Hal tersebut diungkapkan Manajer Operasional DTW Ulun Danu Beratan, I Wayan Mustika, Kamis (20/12) di sela-sela merayakan penerimaan penghargaan untuk DTW Ulun Danu Beratan. Mustika mengakui capaian target pengunjung telah terlampui, dimana pihaknya menargetkan 870 ribu pengunjung di tahun 2018. Dan tercatat sampai Rabu (19/12) jumlah kunjungan sudah melebih dari itu. Mustika menambahkan, tingkat kunjungan tamu yang berkunjung didominasi oleh tamu India. Pasalnya saat ini tamu China sedang berkurang dikarenakan adanya permasalahan beberapa waktu lalu. Sedangkan untuk tamu domestik juga meningkat hanya saja kenaikannya tidak begitu drastis. "Biasanya tamu China yang banyak berkunjung, tapi karena ada permasalahan kemarin, kunjungan mereka berkurang drastis, jadi yang mendominasi kunjungan sekarang adalah tamu India," ungkapnya. Mustika mengatakan, untuk target kunjungan pada tahun 2019 pihaknya akan meningkatkan 10 persen kunjungan. Jelas pihaknya akan terus berinovasi guna mencapai target tersebut, seperti menambahkan spot selfie di loby, serta akan membuat taman bunga yang luas totalnya mencapai 5 hektar. "Di tahun berikutnya kami akan tingkatkan target kunjungan," tegasnya seraya menambahkan DTW Ulun Danu di tahun 2018 meraih tiga penghargaan meliputi Trihitakarana Awards, Bali Best Brand Award 2017, dan Indonesia Sustanable Tourism Award 2018. Dengan sekaligus mendapatkan tiga penghargaan pihak manajemen DTW Ulun Danu sangat bersyukur. Pasalnya pihaknya mampu mempertahankan seni dan budaya, serta juga mempunyai lingkungan terbaik. "Di Jaba Tengah kita mempunyai tanaman obat hal itu yang membuat lingkungan di DTW Ulun Danu menjadi asri," tutupnya.

wartawan
Komang Arta Jingga

Wabup Bagus Alit Sucipta Jamin Stabilitas Harga Jelang Nyepi dan Idul Fitri

balitribune.co.id I Mangupura - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta membuka Pasar Murah dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Umum Pratu I Gusti Ngurah Jana, Kelurahan Sading, Selasa (10/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Janjikan Çaka Fest 2027 Lebih Spektakuler

balitribune.co.id I Mangupura - Kemeriahan kompetisi kreativitas pemuda di Kabupaten Badung mencapai puncaknya. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menutup gelaran "Badung Çaka Fest 2026" di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (8/3/2026) malam.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KSOP Celukan Bawang Siapkan Program Mudik Gratis

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Laut Celukan Bawang, mulai mematangkan persiapan guna menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran tahun ini. Persiapan ini mencakup ketersediaan armada kapal reguler, program mudik gratis, hingga penyesuaian jadwal pelayaran menyusul kedekatan momen Idul Fitri dengan Hari Raya Nyepi.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Hanya Panggung Kreativitas Ogoh-Ogoh, Badung Caka Fest Putar Ekonomi Hingga Rp 1,49 Miliar

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam sambutannya di Badung Caka Fest Tahun 2026 beberapa waktu lalu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengatakan bahwa Badung Caka Fest tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara seni, kreativitas, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Merayap di Lokapaksa Berstatus Waspada, BMKG Pastikan Bukan Dipicu Aktivitas Tektonik

balitribune.co.id I Singaraja - Fenomena tanah merayap yang terjadi di Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, mendapat perhatian dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Hasil kajian awal disebut tanah merayap tersebut bukan dipicu aktivitas tektonik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.