Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dua Ibu Rumah Tangga Curi Emas

Kapolsek Denbar Kompol I Gede Sumena, SH didampingi Kanit Reskrimnya IPTU Aan Saputra R.A. memperlihatkan alat pencongkel pintu dan kedua tersangka.

BALI TRIBUNE - Dua orang ibu rumah tangga (IRT), Ni Komang Rusmiati (32) dan Ni Komang Murniasih  (35) ditangkap anggota Polsek Denpasar Barat (Denbar) karena mencuri sejumlah perhiasan emas dan uang tunai puluhan juta rupiah di dua rumah berbeda. Ironisnya, kedua wanita ini beraksi layaknya para lelaki, yaitu memanjat tembok lalu mencongkel pintu rumah.

Kapolsek Denbar, Kompol I Gede Sumena, SH didampingi Kanit Reskrimnya IPTU Aan Saputra R.A. SIk, MH siang kemarin menjelaskan, yang menjadi otak pencurian ini adalah Komang Rusmiati. Menariknya, kedua tersangka telah merencanakan aksi pencurian ini pada Jumat (12/5) pukul 14.00 Wita di kampung halaman mereka Banjar Tembuku Kawan Desa Tembuku Bangli.

Selanjutnya dua hari kemudian, kedua tersangka berangkat ke Denpasar langsung menuju rumah korban Ni Nyoman Sukarmini di Jalan Singasari Gang Sedap Malam No 5 Denpasar untuk melakukan pencurian. Sesampai di rumah korban, tidak ada korban sehingga Rusmiati menyuruh Murniasih masuk untuk mencongkel pintu kamar korban menggunakan alat menyingkir kelapa yang telah mereka bawa. Namun usaha jahat kedua tersangka tersebut gagal. "Hubungan pelaku dan korban adalah saling kenal dan mereka satu kampung. Sehingga mereka melihat korban ada di kampung karena ada kematian, mereka ke Denpasar untuk beraksi," ungkapnya.

Mereka tidak ingin pulang dengan tangan hampa. Sehingga mereka bergeser mencari korban dan berhasil membobol rumah Komang Budasari  (35) di Jalan Dewi Sita Gang Sedari No 7 Denpasar. Hasilnya, kedua pelaku berhasil menggasak 2 buah gelang emas seberat 15 gram, 3 buah kalung emas dengan berat total 12 gram, satu pasang subeng emas seberat 5 gram dan 6 buah cincin seberat 8 gram. Korban adalah mantan rekan kerja tersangka Rusmiati dan saat itu korban berangkat kerja.

"Hanya kedua anak korban di rumah, sehingga mereka memperdayai anak korban yang kecil untuk membeli teh gelas sedangkan anak korban yang besar sedang bermain di pekarangan. Tersangka Murniasih yang disuruh masuk ke kamar korban dan mengambil barang-barang itu lalu dimasukkan ke dalam saku jaket kemudian mereka pulang," terang Sumena.

Kemudian pada Rabu (17/5) pukul 08.00 Wita, Rusmiati melihat korban bersama keluarganya di kampung Tembuku sehingga ia kembali mengajak Murniasih ke Denpasar. Kedatangan tersangka untuk kali kedua ini menuai hasil. Mereka memarkir sepeda motor di depan pintu gerbang, kemudian memanjat pagar tembok di pojok sebelah timur lalu membuka pintu rumah. Selanjutnya mencongkel pintu kamar korban namun tidak berhasil.

Mereka kemudian membuka kain korden dan melihat ada lubang kaca yang pecah sehingga Rusmiati masuk melalui lubang kaca itu dan mengobok-obok isi lemari pakaian yang tidak terkunci. "Ia membongkar pakaian dan menemukan uang tunai Rp7 juta, sejumlah perhiasan emas dan dua potong baju kebaya. Setelah itu ia keluar dan menyerahkan barang-barang hasil curian itu kepada Murniasih yang menunggu di depan rumah," urainya.

Keesokan harinya, kedua tersangka menggadaikan perhiasan emas hasil curian itu di Kantor Pegadaian Cabang Bangli senilai Rp17,6 juta. Sementara hasil curian pertama digadai senilai Rp8 juta. Uang tersebut rencananya dipakai untuk membayar utang namun keburu mereka dibekuk.

Penangkapan kedua tersangka berkat laporan kedua korban dengan nomor laporan masing-masing; Lp/187/V/2017/Bali/Resta Dps/Sek Denbar,  tertanggal,17-05-2017 dan Lp/188/V/2017/Bali/Resta Denpasar/Sek Dbr, tertanggal,18-05-2017. Laporan tersebut langsung direspon pihak kepolisian dengan mendatangi TKP untuk melakukan pengecekan serta melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap kedua tersangka.

wartawan
redaksi
Category

Bank BPD Bali Naik Kelas ke KBMI 2, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Transformasi Digital

balitribune.co.id | Denpasar -  PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali mencatat tonggak penting pada Triwulan II 2026 dengan resmi masuk dalam Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) 2. Status baru tersebut diraih setelah modal inti perseroan menembus Rp6,064 triliun, melampaui batas minimum yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Selengkapnya icon click

BI Bali Apresiasi Rakor Pembangunan, Dorong Program Berlanjut hingga Tahap Realisasi

balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bali, Achris Sarwani, mengapresiasi pelaksanaan Rapat Koordinasi Pembangunan Wilayah Bali yang digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (20/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Simpan 280 Gram Sabu Siap Edar, Polisi Tangkap Oknum PPPK Dishub Tabanan

balitribune.co.id I Tabanan – Tim Satresnarkoba Polres Tabanan menangkap seorang oknum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu Dinas Perhubungan (Dishub) Tabanan berinisial IGBBY (32).

Pria asal Karangasem ini diringkus di kamar kosnya karena kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu-sabu dengan berat ratusan gram siap edar.

Baca Selengkapnya icon click

Rencana 'Regrouping' Dua SD, Disdik Tabanan Tunggu SK Bupati

balitribune.co.id I Tabanan - Dinas Pendidikan (Disdik) Tabanan memastikan rencana penggabungan atau regrouping dua sekolah dasar (SD) di tahun ini dilakukan setelah ada dasar hukumnya.

Saat ini Disdik Tabanan masih menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) Bupati. Selama payung hukum itu belum turun, para murid di dua SD yang hendak digabung itu belajar seperti biasa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tolak Pemindahan Penyeberangan ke Pelabuhan Celukan Bawang, Puluhan Sopir Logistik Geruduk Kantor Dewan

balitribune.co.id I Negara - Puluhan sopir logistik lintas Jawa-Bali mendatangi gedung DPRD Kabupaten Jembrana, Senin (20/7/2026). Mereka mengeruduk kantor dewan lantaran merasa resah atas persoalan kemacetan hingga antrean panjang yang kerap terjadi baik di Pelabuhan Gilimanuk maupun Ketapang. Mereka juga menyampaikan penolakan terhadap pemindahan penyeberangan angkutan logistik ke Pelabuhan Celukan Bawang, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Bulan Gaji Belum Dibayar, 32 Pekerja TPS3R Bumi Resik Asri Mogok Kerja

balitribune.co.id I Mangupura - Sebanyak 32 pekerja TPS3R Bumi Resik Asri di Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi, Badung, melakukan aksi mogok kerja setelah gaji mereka selama tiga bulan, yakni Mei hingga Juli 2026, belum dibayarkan. Aksi tersebut menyebabkan pelayanan pengangkutan sampah di wilayah Sempidi terganggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.