Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dua Kapal Terbakar di Pelabuhan Benoa

Bali Tribune/ Dua kapal eks asing yang bersandar di Pelabuhan Benoa terbakar, Senin (11/5).
Balitribune.co.id | Denpasar - Dua kapal eks asing yang bersandar di Pelabuhan Benoa terbakar, Senin (11/5). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun akibat kejadian itu, kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Sementara penyebab munculnya api masih dalam penyelidikan polisi.
 
Informasi yang dihimpun Bali Tribune mengatakan, dua kapal yang terbakar itu bersandar di area perairan kolam bandar Pelabuhan Benoa. Warga yang berada di Dermaga Barat Selatan melihat kepulan asap tebal pada pukul 19.15 Wita kemudian dilaporkan ke polisi. Proses pemadaman dilakukan Direktorat Polairud Polda Bali yang mengerahkan satu unit tactical boat dibantu kapal alkon milik beberapa perusahaan di Benoa. Pada pukul 20.50 Wita, kobaran si jago merah berhasil dijinakkan dan tidak sampai merembet ke kapal lainnya. 
 
Pada Selasa (12/5) pukul 12.40, tim Labfor Polda Bali dan Inafis Polresta Denpasar mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Namun saat dicek ternyata masih terdapat percikan api kecil di kedua kapal tanpa nama yang diketahui lama tak beroperasi itu. Petugas hanya memasang police line serta mengambil dokumentasi. 
 
Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi membenarkan adanya kejadian tersebut. “Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan labfor,” ujarnya. 
wartawan
Bernard MB
Category

Sebut Penetapan Tersangka Kakanwil BPN Bali 'Ugal-ugalan', GPS Siap Uji Polda Bali di Praperadilan

balitribune.co.id | Denpasar - Tim penasihat hukum Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Bali, I Made Daging, kembali melontarkan kritik keras terhadap dasar hukum penetapan kliennya sebagai tersangka. Bahkan penetapan tersangka oleh penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali itu disebut "ugal - ugalan" dan sarat kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Monsun Asia Aktif Picu Angin Kencang dan Peningkatan Tinggi Gelombang, Pelaku Wisata Bahari Diimbau Waspada

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam akun resminya, bmkgbali pada Rabu (21/1) mengimbau masyarakat Bali untuk tetap waspada potensi cuaca ekstrem tanggal 21-27 Januari 2026. Pada periode tersebut sebagian besar wilayah Bali sudah memasuki puncak musim hujan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.