Dua Kejadian Kebakaran saat Perayaan Galungan di Karangasem | Bali Tribune
Bali Tribune, Senin 15 April 2024
Diposting : 1 March 2024 14:19
AGS - Bali Tribune
Bali Tribune/ KEBAKARAN – Warga di lokasi rumah terbakar di Banjar Dinas Butus, Desa Buana Giri, Bebandem, Karangasem, saat perayaan Galungan.

Balitribune.co.id | Amlapura - Sejumlah peristiwa kebakaran terjadi di Kabupaten Karangasem saat perayaan Hari Raya Galungan. Di Banjar Dinas Butus, Desa Buanagiri, Kecamatan Bebandem, satu keluarga yang baru pulang melaksanakan persembahyangan di Pura Penataran Nangka, menangis histeris setelah melihat rumah mereka hangus terbakar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Bali Tribune di lokasi kejadian, Rabu (28/2/2024), tidak ada yang mengetahui waktu kejadian dan penyebab pasti kebakaran tersebut, karena saat kebakaran itu terjadi pemilik rumah yakni I Putu Yasa bersama istri dan anak-anaknya, tengah pergi melakukan persembahyangan dalam rangka Hari Raya Galungan ke Pura Penataran Nagka.

Warga yang melintas saat itu sudah melihat api berkobar dan hampir melalap habis seluruh bangunan rumah Putu Yasa. Warga yang sigap langsung berjibaku memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun upaya itu tidak berjalan maksimal karena rumah keluarga kurang mampiu tersebut sudah habis dilalap api. Beruntung satu unit sepeda motor milik korban berhasil ditarik keluar dari kobaran api.

I Gede Ngurah Sudarmana, Kawil Banjar Dinas Butus, ditemui di lokasi kejadian menjelaskan, untuk kejadian awalnya tidak ada yang mengetahui secara pasti. “Saya waktu itu ditelpon oleh warga katanya rumah salah salah satu warga saya terbakar. Nah saya langsung meluncur ke lokasi kejadian dan saya lihat api sudah membesar,” ungkapnya.

Pihaknya sudah langsung menghubungi Pemadam Kebakaran Karangasem, namun saat itu petugas pemadam kebakaran juga tengah menangani kejadian kebakaran di tempat lain. Baru beberapa saat kemudian satu unit mobil pemadam dari Pos Damkar Kecamatan Selat tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman sisa api.

Kerugian akibat kebakraan ini ditaksir mencapai Rp. 100 Juta, sementara untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan polisi. Namun dugaan sementara kebakaran dipicu oleh api dupa yang lupa dipadamkan oleh pemilik rumah sebelum pergi meninggalkan rumah.

Di tempat terpisah tepatnya saat warga tengah melaksanakan persembahyangan di sejumlah pura di Desa Adat Bugbug Karangasem, warga setempat dikagetkan oleh kobaran api yang berasal dari bangunan dapur dan kandang kambing milik I Nyoman Jedur, warga Banjar Dinas Bugbug Kelod, Desa Bugbug, Karangasem, pada Rabu pagi.

Warga yang melihat kejadian itu pun langsung menghubungi Petugas Pemadam Kebakaran Karangasem untuk penanganan. Namun sebelum petugas pemadam kebakaran tiba, warga juga sudah berusaha keras membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya, guna mencegah api merembet ke bangunan lain yang ada di dekatnya, serta mengevakuasi ternak kambing dari kandang yang terbakar ke tempat aman.

Dalam beberapa menit, api telah berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran yang tiba dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam. Sementara akibat kejadian tersebut warga pemilik bangunan mengalami kerugian hingga Rp. 70 Juta. Belum diketahui penyebab pasti kebakran tersebut, namun diduga diakibatkan oleh kelalaian pemilik rumah yang lupa mematikan api saat memasak.