Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dua Napi Rutan Bangli Dilayarkan ke LP Nusakambangan

Rutan
PEMINDAHAN - Petugas dari Polres Bangli kawal pemindahan napi Rutan Bangli ke Lapas Kerobokan.

BALI TRIBUNE - Dua orang narapidana (napi) di Rutan Kelas II B Bangli, dipindahkan ke Lapas Kelas II A, Kerobokan, Denpasar, Jumat (25/8) dini hari. Pemindahan napi yang dulu tergabung di salah satu ormas, mendapat pengawalan  ketat  dari personel Polres Bangli. Nantinya dari Lapas Kerobokan kedua napi tersebut bergabung dengan delapan orang napi lainnya untuk dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Kepala Rutan Kelas II B Bangli Diding Alpian, saat dikonfirmasi, Jumat (25/8) membenarkan mantan warga binaanya dilayarkan. Adapun dua napi yang dipindahkan yakni I Komang Tresna Wijaya dan I Wayan Luwes. Kedua terlibat perkara Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan. Trena Wijaya terpidana  20 tahun,  dan baru menjalani masa hukuman 1 tahun 3 bulan, sedangkan Luwes terpidana 17 tahun, dan baru menjalani masa hukuman  1 tahun 3 bulan.

Diakui, tahun 2016 lalu kedua napi tersebut sempat diusulkan untuk dipindahkan ke Lapas Kerobokan bersama dua orang napi lainya. Namun yang disetujui dua orang dan dipindahkan ke Lapas Karangasem. "Sisa dua napi yang belum disetujui, baru kemarin kami diperintahkan untuk memindahkan keduanya ke Lapas Kerobokan," ungkapnya. Mendapat perintah tersebut, pihaknya langsung mempersiapkan proses pemindahan termasuk melakukan koordinasi dengan jajaran Polres Bangli untuk back up pengamanan.

Disinggung terkait diusulkan Tresna Wijaya dan Luwes tahun lalu, Diding Alpian mengatakan ketika itu kondisi di Rutan Bangli over load, sehingga dilakukan usulan mutasi. Selain itu pidana keduanya cukup tinggi. Sebagai antisipasi gangguan ketertiban di lingkungan Rutan, penghuni Rutan yang berpotensi bisa menimbulkan kegaduhan tidak menutup kemungkinan di mutasi. “Pemindahan dilakukan untuk faktor kemanan, baik untuk napi itu sendiri atau demi keselamatan yang lainnya,” jelasnya

Untuk proses pemindahan berjalan dengan aman dan lancar . Pukul 02.30 Wita, dengan pengawalan dari Polres Bangli napi langsung diarahkan ke Lapas Kerobokan. "Sekitar pukul 03.36 wita.sudah samapi di Lapas kerobokan. Informasi awal, kedua napi akan dilayarkan ke Lapas Malang, namun baru pagi ini mendapat kepastian kalau ke dua napi dilayarkan ke Lapas Nusakambangan,” ungkapnya.

wartawan
Agung Samudra
Category

Anggota DPRD Badung Tinjau Lokasi Bencana Pohon Tumbang di DTW Alas Pala Sangeh

balitribune.co.id | Mangupura - Anggota DPRD Badung I Putu Dendy Astra Wijaya dan Ni Putu Yunita Oktarini bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta   meninjau langsung lokasi bencana pohon tumbang di kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Alas Pala Sangeh, Abiansemal, Kamis, (4/12).

Baca Selengkapnya icon click

Gubernur: Hentikan Sementara Izin Toko Modern Berjejaring

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Wayan Koster menginstruksikan Walikota/Bupati se-Bali untuk menghentikan sementara (moratorium) pemberian izin berupa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) maupun izin usaha Toko Modern Berjejaring di seluruh wilayah kota/kabupaten di Bali. Hal ini tertuang dalam Instruksi Gubernur Bali Nomor 6 Tahun 2025 tentang Penghentian Sementara Pemberian Izin Toko Modern Berjejaring yang ditetapkan pada 2 Desember 2025. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sindikat Pembobol Kartu Kredit Internasional Diringkus di Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Setelah melalui proses yang marathon, Polres Gianyar akhirnya berhasil mengungkap sindikat pencurian kartu kredit jaringan internasional yang beraksi di kawasan wisata Ubud. Sasarannya turis mancanegara, sepuluh orang pelaku sudah diamankan.   Empat pelaku adalah warga negara Indonesia, dua warga negara China, dan empat warga negara Mongolia, dengan total kerugian korban mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Minta Pindahkan Tiang, PLN Kirim Rincian Biaya Jutaan Rupiah

balitribune.co.id | Singaraja - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menuai somasi setelah diminta menggeser tiang listrik justru mendapat jawaban rincian biaya berjumlah jutaan rupiah. Warga mengaku terpaksa melayangkan somasi setelah pihak PLN tidak mengindahkan permintaannya agar menggeser tiang listrik yang menghalangi aktivitasnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.