Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dua Penjambret WN Singapura Dibekuk

Bali Tribune/ Kedua tersangka
balitribune | Denpasar - Sempat viral di media sosial, akhirnya dua penjambret warga negara Singapura, Uegene Aathar (25) berhasil dibekuk Tim Gabungan Polsek Kuta, Polresta Denpasar dan Direktorat Reserse Kriminal (Dit Reskrimum) Polda Bali. Kedua pelaku I Wayan Adiasa alias Dayung (27) dan Komang Joni alias Mang Ewes (24) diringkus di seputaran Jalan Mekar Pemogan Denpasar Selatan, Selasa (12/6) pukul 20.00 Wita. 
 
Penangkapan kedua pelaku berdasarkan laporan korban dengan nomor: LP - B /135/V/2019/Bali/Resta Dps/Sek Kuta, tgl 06 Mei 2019. Dalam laporannya, pria dengan alamat asal Blk 841 Jurong West Stree 81#07-126 postal Code 640841 ini menjelaskan, pada hari Senin (6/5) pukul 02.30 Wita, ia dengan istrinya pulang dari Sky Garden melalui Jalan Raya Legian kemudian masuk ke Jalan Raya Kuta. 
 
Pada saat di jalan, korban sudah mengetahui dibuntuti oleh kedua pelaku dengan menggunakan sepeda motor, namun korban dan istrinya tetap jalan sambil melihat Google Map. Sesampai di depan masjid Al Rahmat, orang yang membuntuti korban mengambil paksa handphone jenis Samsung S10 warna putih milik istrinya sambil pelaku menendang sehingga korban dan istrinya terjatuh dari
 sepeda motor yang dikendarainya. Akibat kejadian itu, istri korban mengalami luka di bagian wajah, tangan dan patah tulang di bagian bahu kanan, dan pingsan. Sedangkan korban juga mengalami luka lecet di bagian tubuhnya. 
 
"Selanjutnya korban membantu istrinya membawa ke Rumah Sakit Siloam. Sedangkan sepeda motor mereka tinggalkan di lokasi kejadian," ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Bali, Kombes Pol Andi Fairan, Kamis (13/6) siang. 
 
Tragisnya, sepeda motor yang ditinggal oleh korban di TKP juga hilang. Sementara di dalam jok sepeda motor terdapat tas kecil milik istrinya yang isinya jam tangan merk Seiko-Limitidedition, jam tangan merk Solvi Titus, diamon ring, uang tunai Rp 18 juta. "Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian kurang lebih sebersar Rp123 juta," tuturnya. 
 
Berdasarkan laporan tersebut, Tim Gabungan Unit Jatanras Dit Reskrimum Polda Bali yang dipimpin Kasubdit Jatanras didampingi oleh Kanit 1 Jatanras Resta Denpasar, Kasubnit 1 dan Kanit Reskrim Kuta langsung melakukan cek ke TKP. Hasilnya, petugas mendapat informasi bahwa kedua pelaku menggunakan sepeda motor N - MAX warna hitam, pelaku berjumlah dua orang berboncengan, tidak menggunakan helm. 
 
Dari informasi tersebut, Tim kemudian melakukan penyelidikan sesuai perintah Dir Reskrimum Polda Bali sebab tersebut telah viral di media sosial sehingga menjadi atensi pimpinan. Selanjutnya petugas mendapatkan informasi bahwa pelaku pelaku bernama Dayung. "Sehingga tim gabungan mencari keberadaan Dayung dan berhasil menangkapnya. Hasil pengembangan kemudian menangkap temannya Mang Ewes dua jam kemudian," terang Andi Fairan.
 
Dari hasil interogasi, keduanya mengaku saat itu sedang berada di Legian kemudian melihat korban mengendarai sepeda motor arah ke selatan dan keduanya langsung membuntuti korban. Sesampai di TKP pelaku Mang Ewes langsung mengambil paksa handphone korban. Setelah itu mereka menghubungi saudara Carik untuk membatu menjual handphone hasil kejahatan itu.
 
Kemudian mereka bertemu dengan Carik di pinggir Jalan Juwet Sari Pemogan untuk memberikan handphone tersebut. Hasil penjualan sebesar Rp5 juta dan dibagi dua, Dayung mendapat bagian Rp 2,2 juta dan Mang Ewes mendapatkan bagian sama Rp 2,2 juta. Sedangkan Carik mendapatkan bagian sebesar Rp 600 ribu. 
 
"Uang hasil bagian yang didapat digunakan untuk beli susu anak dan kebutuhan sehari - hari. Pelaku mengakui melakukan jambret baru sekali saja, tetapi masih kita dalami dan kembangkan lebih lanjut," jelasnya.
 
Selain meringkus kedua pelaku, polisi juga menyita barang bukti satu unit sepeda motor N - MAX warna hitam dan satu atu buah handphone jenis samsung S10 warna putih milik korban. 
 
wartawan
Redaksi
Category

Gagal Beroperasi, Pemkab Jembrana Usulkan Pencabutan Dua Perda BPR

balitribune.co.id | Negara - Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana dipastikan batal terwujud. Setelah mangkrak dan tidak pernah terealisasi sejak regulasinya diterbitkan pada 2017 silam, eksekutif dan legislatif Kabupaten Jembrana kini resmi mengusulkan pencabutan dua produk hukum yang menjadi landasan hukumnya.

Baca Selengkapnya icon click

BI Bali Dorong UMKM Naik Kelas, Akses Pembiayaan Capai Rp5,8 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Akses pembiayaan menjadi salah satu kunci bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas pasar. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, Bank Indonesia, dan pelaku usaha terus diperkuat agar kebutuhan pembiayaan UMKM dapat dipertemukan dengan sumber pendanaan yang tepat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resmi Diluncurkan, Gilimanuk Jadi Titik Utama Proyek PLTS 100 GWp

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai salah satu langkah strategis mempercepat terwujudnya swasembada dan kedaulatan energi nasional. Peluncuran program tersebut ditandai dengan groundbreaking sejumlah proyek PLTS, termasuk di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Melanda, Petani Tabanan Biarkan Sawah Menganggur

balitribune.co.id | Tabanan - Sejumlah petani di Kabupaten Tabanan terpaksa membiarkan sawah mereka menganggur atau bero akibat terpaan kemarau panjang yang memicu kekeringan.

Hal ini dilakukan sejumlah petani di beberapa subak lantaran seretnya pasokan air irigasi yang mengalir ke kawasan pertanian mereka. Hingga pertengahan Agustus 2026, fenomena tanah terbengkalai ini melanda puluhan hektare lahan di beberapa wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pegadaian Cabang Rasanae Salurkan Bantuan Rp275 Juta untuk Pembangunan Jembatan Raba Sa’u Desa Mawu

balitribune.co.id | Bima - Harapan masyarakat Desa Mawu Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak kembali mendapat perhatian. Melalui program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan senilai Rp275 juta untuk mendukung pembangunan Jembatan Raba Sa’u, Desa Mawu. Pembangunan jembatan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.