Duh, Atap Kantor Perbekel Sibang Kaja Tiba-tiba Ambruk | Bali Tribune
Bali Tribune, Minggu 09 Agustus 2020
Diposting : 8 March 2020 23:28
I Made Darna - Bali Tribune
Bali Tribune/ AMBRUK - Atap bagian depan kantor Perbekel Desa Sibang Kaja ambruk pada Minggu (8/3/2020) dinihari.
Balitribune.co.id | Mangupura - Atap gedung kantor Perbekel Desa Sibang Kaja, Kecamatan Abiansemal, Badung tiba-tiba roboh, Minggu (8/3/2020) sekitar pukul 03.00 Wita dinihari. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. 
 
Namun, ambruknya atap bagian depan gedung bertingkat tersebut membuat tokoh dan masyarakat setempat kaget. Pasalnya, tidak ada angin tidak hujan, atap gedung tiba-tiba ambruk sepanjang 7 meter. Gedung Perbekel Sibang Kaja sendiri dibangun pada tahun 2007.
 
“Kami baru tahu atap gedung jebol dari warga di depan. Kejadiannya diketahui pukul 03.00 dini hari,” ungkap mantan Perbekel Sibang Kaja, Ni Nyoman Rai Sudani didampingi Pj Perbekel Sibang Kaja, Ni Putu Indah Mariani yang ditemui di lokasi, Minggu (8/3/2020).
 
Pihaknya menduga hujan lebat yang terjadi sebelumnya menjadi penyebab ambruknya atap bagian depan gedung tersebut.
“Kemarin malam ada hujan lebat dan sekitar pukul 03.00 Wita ada suara keras. Dikira awalnya ada orang kecelakaan, saat dicari tidak ada, dan ternyata atap kantor yang jebol,” jelasnya.
 
Meski ada kerusakan pada bagian gedung, pihaknya tetap bersyukur karena tidak menimbulkan korban jiwa. “Syukur hari Minggu, sehingga tidak ada yang ngantor jadi tidak ada korban,” tegas Rai Sudani.
 
Kondisi gedung sendiri, sambung Rai Sukada, saat dirinya menjabat Perbekel Sibang Kaja memang sering bocor. Beberapa kali sudah dilakukan perbaikan, namun tetap saja ada rembesan air. “Untuk pemeliharaan sebenarnya sudah rutin dilakukan saat saya menjabat, tapi ada saja yang bocor,” katanya.
 
Dengan adanya kejadian ini, pihaknya menyebut belum ada solusi pasti. Sebab, untuk perbaikan secara menyeluruh belum memungkinkan karena anggaran bencana yang tersedia dari APBDes hanya sebesar Rp 50 juta. 
 
“Kalau direnovasi total atapnya sudah pasti kurang dananya.  Selain itu juga harus dikonsultasikan lagi ke Kecamatan dan PUPR Badung,” jelasnya.
 
Penjabat Perbekel Sibang Kaja, Ni Putu Indah  Mariani menyatakan, untuk sementara pintu masuk para pegawai desa akan dipindah dari pintu sebelah sebelum adanya arahan untuk pindah  dari pihak kecamatan. “Kita akan lapor ke pimpinan dan menunggu arahan selanjutnya,” tegasnya.
 
Sementara Camat Abiansemal, Ida Bagus Mas Arimbawa juga mengimbau untuk sementara pegawai desa tetap berkantor di kantor desa sembari melakukan survei nantinya dimana tempat yang cocok sementara untuk memindahkan pelayanan kepada masyarakat. 
 
“Kami sudah laporkan musibah ini ke pimpinan yakni Bupati Badung dan dinas-dinas terkait agar bisa diambil tindak lanjut,” katanya.