Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dukung Earth Hour, Bandara Ngurah Rai Tukar Tas Plastik Penumpang

Earth Hour
PETISI - Penumpang asing saat tandatangan petisi dukung Earth Hour di Bandara Ngurah Rai

BALI TRIBUNE - Angkasa Pura I akan menjadikan Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai airport pertama di Indonesia dengan komitmen zero plastik. Bahkan para tenant yang berada di bandara setempat akan di data terkait penggunaan tas perbelanjaan ramah lingkungan bukan plastik

Vice President Airport Service (airport service grup head) Ramdan Pradarma mengatakan tenant yang sudah mulai melakukan itu akan diberikan reward sebagai tenant pro green. "Konsep kita adalah reward dan development. Jadi kalau mereka bagus kita akan berikan penghargaan. Kalau belum kita bina lagi sampai bagus," katanya saat Earth Hour Sabtu (24/3) di Bandara I Gusti Gusti Ngurah Rai, Badung.

Untuk mengubah kebiasaan tersebut, dari penggunaan plastik ke tas ramah lingkungan memang memerlukan biaya yang cukup mahal. Selama ini kata dia yang memberikan respon positif terkait hal itu kebanyakan berasal dari tenant asing. Namun tenant lokal memang masih menghitung biaya. Sebab ketika plastik diconvert menjadi biodegradable biayanya melonjak menjadi 2 kali lipat. "Angkasa Pura I tentu akan memberikan keistimewaan bagi pihak yang bersangkutan karena inisiasinya tersebut, baik berupa diskon maupun hal lainnya," katanya.

Apabila zero plastik ini mampu diterapkan, tentunya Ngurah Rai menjadi satu-satunya bandara yang sudah memiliki ISO 14000 yang ramah lingkungan. Mengawali misi tersebut bertepatan Earth Hour pihaknya melakukan rampok plastik di Bandara Ngurah Rai. Plastik yang berisi barang belanjaan wisatawan diganti dengan tas kain ramah lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, pihak bandara mengajak masyarakat untuk melakukan kegiatan penyelamatan lingkungan. Dari 300 kantong tas kain yang disediakan, telah ludes ditukar dengan tas plastik yang dibawa wisatawan.  "Sasaran kita adalah mereka mengerti kenapa plastik itu kita minta. Plastik itu kita kumpulkan dan akan kita serahkan untuk di daur ulang. Kita juga punya koneksi artis Bali yang mengconvert plastik ini menjadi sebuah karya seni. Kita akan support kesana juga plastik ini, sehingga bisa dipergunakan sebagai lukisan artistik," terang Ramdan.

Selain kegiatan rampok plastik, pihaknya juga mengumpulkan tandatangan wisatawan di terminal keberangkatan. Tandatangan tersebut akan dijadikan petisi dan monumen tahun 2018 sebagai dukungan terhadap kampanye Earth Hour.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Besok, 24 Atlet Dunia Jajal Ekstremnya Red Bull Cliff Diving di Nusa Penida

balitribune.co.id | Nusa Penida - Pantai Kelingking di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, resmi ditetapkan sebagai lokasi pembuka ajang olahraga ekstrem bertaraf internasional, Red Bull Cliff Diving World Series 2026. Kompetisi bergengsi ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (21/5) hingga Sabtu (23/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Peringatan Harkitnas ke-118 di Badung, Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara

balitribune.co.id | Mangupura - Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Kabupaten Badung berlangsung khidmat, Rabu (20/5/2026) di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba. Tema peringatan Harkitnas tahun ini "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara".

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Desak Percepatan Pembenahan Tiga RS Daerah, Putu Parwata Minta Badung Prioritaskan Layanan Kesehatan

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Badan Kehormatan DPRD Badung, I Putu Parwata, mendesak Pemerintah Kabupaten Badung mempercepat pembenahan tiga rumah sakit daerah guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, sektor kesehatan merupakan urusan wajib daerah yang harus mendapat prioritas penuh dari pemerintah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wawali Arya Wibawa Pastikan Proyek PSEL Berjalan Dinamis

balitribune.co.id I Denpasar - Masyarakat Pesanggaran Denpasar melakukan penolakan terhadap pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dilakukan di lahan milik Pelindo. Hal ini dibuktikan dengan terpampang Baliho penolakan yang terpasang di dua tempat tepat di depan lahan pembangunan PSEL milik Pelindo ini, Rabu (20/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

PLTU Celukan Bawang Kenalkan Listrik ke Pelajar

balitribune.co.id I Singaraja - Momentum Hari Kebangkitan Nasional, Rabu (20/5/2026), dimanfaatkan PLTU Celukan Bawang untuk membuka ruang edukasi bagi pelajar. Pembangkit listrik tenaga uap tersebut mengundang puluhan siswa dari lima SMP di sekitar wilayah operasional untuk mengenalkan proses kerja pembangkit dan pelestarian lingkungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.