Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dukung Penetapan Harga Jual Kamar, PHRI & IHGMA Minta Ditinjau Setiap Tahun

Bali Tribune/KAMAR - Dibandingkan dengan Jogja harga kamar masih lebih bagus di sana, untuk bintang 3 tarif per malam Rp 700 ribu. Sedangkan di Bali dijual dengan harga Rp 500 ribu per malam meskipun destinasi Bali telah dikenal di mancanegara dengan pelayanan yang bagus.

balitribune.co.id | Badung – Pelaku pariwisata dalam hal ini Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung dan Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) mendukung Rancangan Peraturan Gubernur (Ranpergub) Tentang Tata Kelola Pariwisata Bali terutama terkait penyediaan akomodasi yaitu penetapan harga jual hotel dan villa di Provinsi Bali. Ketua PHRI Badung, IGN Rai Suryawijaya mengatakan, hal ini harus didukung untuk perbaikan kualitas pariwisata Bali ke depan.

Menurut dia, masalah harga penting, jangan sampai Bali dikenal karena murah. Dibandingkan dengan Jogja harga kamar masih lebih bagus di sana, untuk bintang 3 tarif per malam Rp 700 ribu. Sedangkan di Bali dijual dengan harga Rp 500 ribu per malam meskipun destinasi Bali telah dikenal di mancanegara dengan pelayanan yang bagus. "Tapi kenapa harganya relatif murah? Karena terjadi over supply," cetusnya beberapa waktu lalu di Kantor PHRI Badung. 

Disebutkan, saat ini di provinsi yang dijuluki Pulau Seribu Pura terdapat 146 ribu kamar hotel, dari jumlah itu sekitar 70% ada di Kabupaten Badung. Jika melihat kunjungan wisatawan, akan ada peningkatan 10 sampai 15%. Namun ke depan yang diperlukan tidak terkait penyediaan kamar saja, melainkan peningkatan kualitas destinasi dan pelayanan, yang harus dilakukan semua pihak.

"Kamar sudah tersedia, dengan 6,3 juta kunjungan wisatawan di tahun 2019 tingkat hunian hotel rata-rata 67%, artinya masih 33 persen ini harus diisi. Kalau kita bangun terus tambahannya (wisatawan dari tahun 2018 ke 2019) hanya 3% sampai 5%, terus pembangunan jasa akomodasi bertambah sampai 5-10% maka tidak akan naik lagi okupansi kita," ucap Rai yang juga Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Badung.

Kata dia, sekarang ini jumlah kamar sudah sangat cukup. Hal yang harus dilakukan adalah promosi secara masif dan gencar, sehingga kedatangan wisatawan meningkat begitupun dengan tingkat hunian akan mengalami pergerakan. Apabila hunian meningkat dari 67% menjadi 87% atau 20% meningkat, secara signifikan pendapatan daerah pun akan bertambah. 

Kata Rai, jika bisa meningkatkan hunian beserta harga kamar minimal 5-10% sesuai inflasi yang ada, akan sungguh membawa dampak positif terhadap pembangunan kepariwisataan di Bali. Investor juga akan mendapatkan profit margin, kemudian harapan karyawan akan lebih sejahtera dengan gaji minimum sektor kabupatennya bisa terwujud dan juga optimalisasi PAD pemerintah dari PHRI akan meningkat daripada menambah kamar lagi. 

"Sebab alih fungsi lahan sekian hektare tanah di Bali setiap tahun akan sangat bahaya. Jadi kita bisa mencontoh Bhutan dengan penduduk hanya 2,5 juta dengan wisatawan yang masuk 2,5 juta per tahun sudah disetop. Jadi, antre yang datang. Sehingga 2,5 juta ini berkualitas. Artinya jika tidak punya duit minimum USD 10.000 tidak bisa ke sana. Semua dibatasi dan sangat bagus, pertumbuhannya bagus dan kepuasan batinnya pun bagus. Jangan sampai tamu banyak menjadi krodit dan menimbulkan berbagai permasalahan itu yang tidak kita inginkan," papar Rai. 

Adapun penetapan harga jual hotel yang diusulkan dalam Ranpergub Tentang Tata Kelola Pariwisata Bali diantaranya; 

a. Hotel Bintang 5 minimum Rp. 4.000.000,- (empat juta rupiah) 

b. Hotel Bintang 4 minimum Rp. 3.000.000,- (tiga juta rupiah) 

c. Hotel Bintang 3 minimum Rp. 2.000.000,- (dua juta rupiah) 

d. Hotel Bintang 2 minimum Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) 

e. Hotel Bintang 1 minimum Rp. 750.000,-(tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) 

f. Hotel Melati minimum Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah). 

Sementara penetapan harga jual villa diatur sebagai berikut;

a. Villa kategori diamond minimum Rp. 3.000.000,- (tiga juta rupiah). 

b. Villa kategori gold minimum Rp. 2.500.000,- (dua juta lima ratus ribu rupiah). 

c. Villa kategori silver minimum Rp. 2.000.000,- (dua juta rupiah). 

Meskipun penetapan harga jual kamar hotel di Ranpergub ini belum final, pihaknya menyatakan bahwa tarif yang tercantum sudah masuk akal dengan kondisi inflasi saat ini. Dia berharap, apabila Ranpergub tersebut disetujui, pemerintah diminta agar setiap tahun tetap melakukan evaluasi tarif kamar sesuai inflasi. Mengingat, biaya operasional hotel setiap tahun mengalami kenaikan baik dari sisi tarif dasar listrik, gaji karyawan, harga makanan, minuman dan biaya lainnya. 

"Tarif itu akan menjadi fleksibel dan dinamis sesuai kondisi kepariwisataan kita setiap tahun tarif kamar bisa direview. Masuk akal harga-harga itu sangat masuk akal karena fasilitasnya. Di Bali hotel bintang 5 wajar dijual Rp 4 juta sudah termasuk pajak dan makan pagi 2 orang," katanya.

Dikatakan Rai, penetapan harga ini dalam rangka menuju pariwisata berkualitas dan mengamankan investasi yang sudah berjalan di Bali serta meningkatkan pendapatan pemerintah. "Kenaikan biaya operasional hotel per tahun 10-15% diantaranya karena tarif dasar listrik, UMK dan lainnya juga meningkat," imbuhnya. 

Sementara itu Wakil Ketua Umum IHGMA, Made Ramia Adnyana menyampaikan bahwa pihaknya setuju dengan penerapan batas minimum harga jual kamar hotel yang tercantum di Ranpergub Tentang Tata Kelola Pariwisata Bali. "Kami sangat setuju sekali asalkan harga ditinjau sewaktu-waktu karena harga berubah sewaktu-waktu. Mesti ada tim yang mengkaji secara cermat terkait penentuan harga ini sama seperti UMK," katanya.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Walikota Denpasar dan Gubernur Bali Ajak Kepala Desa dan Lurah se-Kota Denpasar Percepat Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

balitribune.co.id | Denpasar - Penanganan sampah dan pelestarian lingkungan hidup merupakan tanggung jawab kita bersama, baik pemerintah, masyarakat, produsen maupun pelaku usaha. Penanganan sampah yang tidak tepat dapat menyebabkan dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan, dan ekonomi. 

Baca Selengkapnya icon click

Terbukti Membunuh, Dua WN Australia Dihukum 16 Tahun Penjara

balitribune.co.id I Denpasar - Pengadilan Negeri Denpasar memvonis dua terdakwa warga negara Australia Mevlut Coskun (22) dan Paea Imiddlemore Tupou (26) selama 16 tahun penjara karena terbukti melakukan pembunuhan terhadap seorang warga negara Australia lainnya.

Putusan terhadap dua terdakwa tersebut dibacakan oleh Majelis Hakim Wayan Suarta di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, Senin (9/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satu Mangrove Sejuta Manfaat, Aksi Nyata Wagub Giri Prasta dan SMSI Bali Rawat Pertiwi

balitribune.co.id I Denpasar - Sejumlah wartawan di Bali di bawah komando Wakil Gubernur I Nyoman Giri Prasta melakukan Aksi Tanam 1.000 Mangrove di Arboretum Park, Tahura Ngurah Rai, Denpasar, Senin (9/3/2026). Giat ini diselenggarakan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 dan Ulang Tahun SMSI ke-9.

Baca Selengkapnya icon click

Porsenijar Badung 2026 Resmi Ditutup, Pembinaan Atlet Dinilai Semakin Merata

balitribune.co.id | Mangupura - Perhelatan Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Kabupaten Badung Tahun 2026 resmi ditutup oleh Sekretaris Daerah Badung IB Surya Suamba, mewakili Bupati di Lapangan Mangupraja Mandala Puspem Badung, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian kompetisi olahraga dan seni antar pelajar yang telah berlangsung sejak 2 Maret 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dishub Buleleng Ramp Check Bus Mudik Lebaran

balitribune.co.id I Singaraja - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng mulai melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check terhadap kendaraan angkutan umum yang akan digunakan selama masa mudik Lebaran 2026. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan armada angkutan penumpang memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan sebelum beroperasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.