Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Earth Hour : DKPH Padamkan Lampu

DKPH
Gerakan Earth Hour di DKPH, Sabtu (24/3) malam.

BALI TRIBUNE - Pelaksanaan  gerakan cinta lingkungan hidup “Earth Hour”, Sabtu (24/3) malam yang berlangsung di Discovery Kartika Plaza Hotel Kuta berjalan semarak. Saat Earth Hour berlangsung hampir seluruh lampu di hotel padam. Hanya beberapa titik yang terlihat menyala namun dengan penerangan kecil. “Para tamu dengan kesadaran sendiri mematikan lampu kamarnya. Mereka sangat mendukung gerakan cinta lingkungan ini,” jelas Executive Assistant Manager Discovery Kartika Plaza Hotel Pandu Djojoadisoeprapto disela-sela berlangsungnya perayaan Earth Hour di area The Pond Restaurant yang dihadiri ratusan karyawan serta para tamu hotel.

Pada Earth Hour yang dilaksanakan tahun ini, Discovery Kartika Plaza Hotel (DKPH) melakukan aksi pemadaman lampu selama satu setengah jam, mulai pukul 20.15 WITA– 21.45 WITA waktu setempat. Hal itu bertujuan untuk dapat memberikan penghematan energy lebih banyak dari tahun sebelumnya. “Kita sehari-hari juga melakukan upaya penghematan energy di bidang lainnya seperti dalam penggunaan gas, air serta sumber  energy lainnya,” tambah Pandu.

Gerakan Earth Hour ini awalnya diperkenalkan oleh lembaga pelindung lingkungan hidup World Wide Fund for nature (WWF) pada tahun 2007 dan saat ini sudah lebih dari 170 negara ikut serta dalam gerakan ini termasuk Indonesia. Dan DKPH telah merayakannya hingga saat ini untuk yang kelima kalinya. Momentum peringatan hari Earth Hour ini didukung oleh Artha Graha Peduli sesuai dengan pilar pertama Artha Graha Peduli, yakni pelestarian lingkungan sebagai upaya dampak pemanasan global.

Pada perayaan Earth Hour ini juga dipersembahkan tarian khas Bali seperti Sekar Jagat, Margepati, Cendrawasih dan Joged. Acara ini turut mengundang para tamu yang menginap dan jajaran karyawan serta management Discovery Kartika Plaza Hotel. Rangkaian acara dilengkapi dengan makan malam bertema “Dinner in the Dark” yang berlokasi di The Pond Restaurant, mulai pukul 19.00 WITA– 22.00 WITA

Ditanya tingkat hunian hotel, Pandu mengatakan, aat ini karena ada sejumlah event sehingga tingkat hunian hotel mencapai 99 persen. Ia memprediksi hingga akhir bulan Maret ini rata-rata tingkat hunian sekitar 65 persen. “Hunian Maret 2017 ini tak beda jauh dengan bulan yang sama tahun lalu,” jelasnya. Hal ini menurutnya menunjukkan kalau kondisi pariwisata sudah pulih dari dampak erupsi Gunung Agung. Discovery Kartika Plaza Hotel yang terletak di tepi pantai Kuta merupakan hotel bintang lima yang mewah dengan pemandangan tropis dan keindahan alam yang memikat berbaur dengan tradisi yang abadi. Berada di oasis seluas 8 hektar dengan taman tropis yang rimbun, resor ini menawarkan berbagai pilihan dari 316 kamar termasuk suites dan villa tepi pantai yang mewah, pilihan makanan yang menginspirasi, tempat pernikahan di pantai, dan tempat meeting, event yang luas, dan fasilitas rekreasi seperti Discovery Spa.

wartawan
Arief Wibisono
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.