Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Eksekusi Damai Sengketa Pakudui Diharapkan Jadi Percontohan

Bali Tribune/ EKSEKUSI - Pelaksanaan eksekusi damai antara Desa Adat Pakudui dengan Tempek Pakudui Kangin, Tegallalang.
Balitribune.co.id | Gianyar - Pelaksanaan eksekusi sengketa lahan umumnya diwarnai ketangan dan tidak jarang adanya pelawanan sehingga terjadi kericuhan. Namun, jika kedua belah pihak saling memahami dan mengutamakan kondusivitas, eksekusi secara damai pun akan terwujud. Seperti pelaksanaan eksekusi damai antara Desa Adat Pakudui dengan Tempek Pakudui Kangin, Tegallalang yang sudah berperkara  hingga sepululuh tahun lebih, kini  patut dijadikan contoh.
 
 
Eksekusi damai ini dilaksanakan, Senin (7/12), di Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Gianyar. Ditandai dengan pembacaan keputusan eksekusi damai oleh Panitera Pengadilan Negeri Gianyar I Wayan Pujaartawa, S.H di hadapan undangan serta krama Pakudui, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan surat pernyataan damai.
 
Pada kesempatan itu, Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengatakan bahwa sengketa atau konflik antara Desa Adat Pakudui dan Tempek Pakudui Kangin ini sudah berlangsung puluhan tahun. Untuk itu, dengan adanya eksekusi damai ini permasalahan ini sudah terselesaikan.  "Eksekusi secara damai, ini adalah sesuatu yang tidak terbayangkan oleh siapapun. Mana ada pembacaan eksekusi di atas podium disaksikan oleh semua undangan dengan tertib,  dengan tepuk tangan, dengan senyum," ujarnya.
 
Dikatakan bahwa eksekusi damai di Pakudui ini sangat berbeda dengan eksekusi-eksekusi di tempat lainnya,  di mana umumnya disertai dengan situasi orang berdesakan-desak, teriakan, hujan batu, ada bawa tombak segala macamnya. “Sekarang kita saksikan semua tersenyum, menandatangani dengan rapi bahkan ada gladi bersihnya sebelum melakukan eksekusi damai, ini sesuatu yang luar biasa," bangganya.
 
Lanjutnya, dalam penyelesaian konflik atau sengketa ini dilakukan dengan cara kekeluargaan. Kondisi ini menunjukkan jika tidak ada hal yang tidak mungkin kalau diselesaikan dengan kekeluargaan, keadilan, dengan kebijaksanaan, pemimpinnya bijaksana adil tidak berpihak kepada siapapun demi untuk kebaikan Gianyar. “Saya sampaikan terimakasih saya tadi kepada semua yang terlibat yang sadar dengan masa depan anak-anak cucu kita yang menantikan keputusan kita pada hari ini," ucapnya.
 
Dengan dilakukannya eksekusi damai di Pakudui ini diharapkan dapat menjadi contoh oleh wilayah yang masih beresengketa sampai saat ini agar segera mengakhiri persengketaannya. "Mudah-mudahan di hari bersejarah ini bisa kita lakukan juga di tempat-tempat yang lain yang bersengketa, mereka malu bersengketa tirulah Pakudui yang sudah selesai seperti ini," imbuhnya.
 
Tambahnya, dengan bersatunya Desa Adat Pakudui dengan Tempek Pakudui Kangin ini, akan dilaksanakan juga revisi awig-awig.  Harapannya, dalam waktu cepat  bisa diselesaikan sehingga nantinya Desa Adat ini lengkap dengan awignya termasuk juga asset-asset yang ada yang dulu menjadi sengketa. 
wartawan
Nyoman Astana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pascaledakan Trotoar di Darmasaba, Aroma Bensin Masih Tercium

balitribune.co.id I Mangupura - Kondisi pascaledakan trotoar di kawasan Jalan Darmasaba, Banjar Menesa, Kecamatan Abiansemal, Badung, masih menyisakan kekhawatiran bagi warga sekitar. Hingga Rabu (22/4/2026), bau bensin dilaporkan masih tercium cukup menyengat, terutama di area saluran drainase.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Teken Kerja Sama PSEL, Ubah Sampah Menjadi Listrik

balitribune.co.id I Mangupura - Kabupaten Badung mengambil langkah besar dalam menangani volume sampah di kawasan pariwisata dengan beralih ke teknologi modern. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Abrasi Kian Parah, Warga Pesisir Monggalan Terdampak Dibantu Bedah Rumah

balitribune.co.id I Semarapura - Makin parahnya abrasi di pesisir pantai Monggalan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, dikhawatirkan menggerus kawasan itu makin jauh ke daratan. Sejumlah warga yang masih tinggal di kawasan itu terpaksa harus bertahan diselimuti rasa cemas, sembari berharap pemerintah segera turun tangan membuat tanggul. 

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Klungkung Kawal Festival Semarapura 2026, Anggaran Rp 1,3 Miliar Harus Tepat Sasaran

balitribune.co.id I Semarapura - Pelaksanaan Festival Semarapura 2026 yang memasuki tahun ke-8 mendapat atensi serius dari Ketua DPRD Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gde Anom. Politisi yang akrab disapa Gung Anom ini menekankan agar festival tahunan tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan rutin, tetapi harus menunjukkan peningkatan kualitas setiap tahunnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.