Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Eksekusi Lahan Tegal Jambangan Termohon Pasrah

Bali Tribune/ AMANKAN - Puluhan aparat kepolisian, amankan Pelaksanaan eksekusi di areal Tegal Jambangan, Desa Sayan, Ubud, Gianyar
Balitribune.co.id | Gianyar - Berbeda dengan saat masalah lahan mereka yang selalu diwarnai aksi warga, pelaksanaan eksekusi lahan di areal Tegal Jambangan, Desa Sayan, Ubud, Gianyar, justru berlangsung lancar tanpa kehadiran termohon. Namun demikian, puluhan aparat kemanan tetap diturunkan, Senin (24/8), saat juru sita dari Pengadilan Negeri Gianyar membacakan Surat Penetapan Perintah Eksekusi terhadap  20 are lahan setempat.
 
Sedikitnya  50 personel dari Polsek Ubud dan Polres Gianyar diturunkan di areal Tegal Jambangan. Menyusul kemudian tim eksekusi yang didampingi para penasehat hukum pemohon eksekusi datang ke lokasi.  Dalam hal ini pihak pemohon eksekusi ialah Tjokorda Raka Kertyasa selaku pengempon Pura Taman Kemuda Saraswati. Sementara pihak termohon eksekusi adalah I Made Geliling. Dalam putusan pengadilan, tanah seluas 20 are yang sebelumnya dikelola oleh I Made Geliling, secara sah merupakan milik Pura Taman Kemuda Saraswati.
 
Dalam eksekusi ini, tidak ada perobohan bangunan ataupun menebangan pohon. Di lahan berupa tegalan ini juru sita Pengadilan Negeri Gianyar hanya membacakan Surat Penetapan Perintah Eksekusi. Meski terdapat banyak tanaman, pihak pengeksekusi tidak menyentuh satupun tanaman tersebut. Karena pihak termohon tidak hadir, maka tidak ada pertanyaan dan eksekusi lahan pun dilaksanakan. “Dalam anmaning beberapa hari lalu, pihak pengadilan telah memberikan pertimbangan agar pihak tereksekusi memindahkan hal-hal pribadi di kawasan lahan eksekusi. Namun karena yang bersangkutan tidak mengindahkan, maka eksekusi ini diawasi oleh pihak keamanan,” ungkap juru sita  PN Gianyar I Wayan Puja Artawa.
 
Kapolsek Ubud AKP I Gede Sudyatmaja mengatakan, dalam mengantisipasi gesekan antar warga, ada sebanyak 50 orang personel yang ditugaskan mengawasi jalannya eksekusi. Pihaknya pun bersyukur, eksekusi berjalan kondusif. “Lahan yang dieksekusi 20 are, tidak ada bangunan hanya berupa tegalan. Demi mengantisipasi hal tak diinginkan, ada 50 oang personil yang diturunkan. Astungkara, sampai berakhirnya eksekusi, semua berjalan kondusif,” ujarnya.
 
Sementara itu, usai eksekusi salah seorang anak termohon I Nyoman Suparsa datang menyambangi lokasi dan menghaturkan sesajen. Suparta enggan berkomentar banyak dan hanya mengaku pasrah dan menyerahkan sepenuhkan kepada kuasa hukumnya. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Arus Balik Lebaran, 210 Penumpang Padati Pelabuhan Celukan Bawang

balitribune.co.id I Singaraja - Arus balik pasca perayaan Idulfitri 1447 Hijriah mulai terlihat di Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, Selasa (24/3/2026). Ratusan penumpang yang menggunakan kapal perintis KM Sabuk Nusantara 74 tiba dan memadati area pelabuhan.

Baca Selengkapnya icon click

Menkomdigi Pantau Infrastruktur Telekomunikasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id I Kuta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia memastikan kesiapan infrastruktur telekomunikasi nasional dalam menghadapi lonjakan trafik selama masa mudik Ramadan dan Idulfitri 2026. Guna mendukung kelancaran arus balik Lebaran, Menteri Komdigi, Meutya Hafid melaksanakan kegiatan pemantauan telekomunikasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Selasa (24/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukcapil Denpasar Buka Selama Cuti Bersama, Layani 273 Dokumen Kependudukan

balitribune.co.id I Denpasar - Selama cuti bersama Idul Fitri menjadi momen bagi warga Denpasar untuk mengurus dokumen kependudukan di Dukcapil yang bertempat di Lumintang, Denpasar. Kondisi ini menjadi waktu luang bagi warga, selain tidak banyak antre juga pelayanan lebih cepat.

Baca Selengkapnya icon click

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.