Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Empat Atlet Petanque Tabanan Ikuti Seleknas SEAG

Bali Tribune/ Atlet petanque Tabanan yang dipanggil mengikuti Seleknas di Jakarta
balitribune.co.id | Tabanan - Empat atlet petanque Tabanan dipanggil PB Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) untuk mengikuti  Seleksi Nasional (Seleknas), dalam rangka pembentukan tim nasional Indonesia pada SEA Games 2019 di Filipina nanti. Seleknas akan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 28-30 maret 2019 di Universitas Negeri Jakarta.
 
Ketua Umum Pengkab FOPI Tabanan, I Ketut Westra menjelaskan, empat atlet Tabanan ini dipanggil berdasarkan peringkat di nasional. "Empat atlet kita dipanggil mewakili Bali untuk mengikuti Seleksi Nasional, dalam rangka seleksi atlet untuk SEA Games di Filipina mewakili Indonesia untuk cabor petanque," ungkapnya.
 
Ditambahkan Westra, dimana atlet dari Bali Ini akan bersaing dengan atlet andalan dari 28 provinsi di Indonesia. Dimana nantinya akan dicari enam atlet putra dan enam atlet putri untuk mewakili Indonesia di Filipina nanti.
 
Dikatakan untuk materi seleksi sendiri ada dua yaitu kategori teknik dan game. Untuk katagori teknik ada dua yaitu teknik poin dan shooting. Jadi disana akan diakumulasi nilainya dan mencari perankingan kembali, dimana enam besar atlet putra dan putri akan dipilih untuk mewakili Indonesia.
 
"Dalam Seleksi Nasional ini nantinya akan dicari enam atlet putra dan enam atlet putri. Bagi yang lolos enam besar tersebut akan terpilih mewakili Indonesia untuk Cabor Petanque di Sea Game Filipina nanti," tambahnya. 
 
Empat orang atlet Petanque Tabanan yang dipanggil untuk mengikuti Seleknas yaitu, I Gusti Putu Guna Dharma Putra yang saat ini berada diperingkat 5 Nasional, I Made Krisna Dwipayana yang berada diperingkat 14 Nasional, Ni Putu Kurnia Shintia Pradnya Dewi yang berada diperingkat 12 Nasional dan Ni Luh Komang Diah Novita yang berada diperingkat 16 Nasional. Pada Seleknas ini juga didampingi oleh satu orang pelatih yaitu I Gusti Agung Gede Ari Wirawan Wetan. "Mudah-mudahan empat orang atlet ini nanti ada yang lolos seleksi dan masuk enam besar untuk maju di Sea Game di Filipina mewakili Indonesia," harapnya.
wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Aksi Buang Sampah Sembarangan Kian Marak, Sungai Semakin Tercemar

balitribune.co.id I Negara - Persoalan sampah masih menjadi masalah pelik, khususnya sampah yang mencemari aliran sungai. Masih rendahnya kesadaran masyarakat serta pelaku usaha dalam mengelola sampah rumah tangga dan usaha menjadi tantangan utama yang sampai saat ini terus ditangani secara intensif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Banggar DPRD Denpasar dan Pemkot Bahas Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Denpasar bersama Pemerintah Kota Denpasar menggelar rapat kerja membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Rapat kerja berlangsung di Gedung DPRD Kota Denpasar, Kamis (23/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ikuti Turnamen Kerti Bali Soccer, SSB Star Kencana Diminta Tak Gentar

balitribune.co.id I Negara - Sekolah Sepak Bola (SSB) Star Kencana Jembrana dipercaya membawa nama daerah dalam ajang Turnamen Kerti Bali Soccer IV Tahun 2026 yang mempertemukan tim-tim sepak bola usia dini dari seluruh kabupaten dan kota di Bali. Meski berasal dari wilayah barat Pulau Dewata, semangat para pesepak bola muda Jembrana tidak surut untuk bersaing di level yang lebih bergengsi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Jajaki Perluasan Kerjasama dengan Kota Fujisawa Jepang

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menjajaki perluasan kerja sama dengan Kota Fujisawa, Prefektur Kanagawa, Jepang. Langkah strategis ini dilakukan melalui penguatan kolaborasi di bidang budaya, pariwisata, hingga pengelolaan kawasan pesisir secara terpadu.

Baca Selengkapnya icon click

Siswa SD di Denpasar Dikenalkan Muatan Lokal 'Masolah' dan 'Magending'

balitribune.co.id I Denpasar - Siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Denpasar dikenalkan dengan muatan lokal sebagai bagian dari penyempurnaan proses pembelajaran di sekolah. Selain mata pelajaran Bahasa Bali, para siswa juga diperkenalkan materi 'masolah' (menari) dan 'magending' (bernyanyi) sebagai wahana pelestarian budaya dan tradisi sejak usia dini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.