Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Excavator Rusak, Truk Pengangkut Sampah "Mengekor"

sampah
Macet : Puluhan truk pengangkut sampah nampak antre masuk TPA Suwung, Senin (7/5).

BALI TRIBUNE - Sebanyak 3 excavator atau alat berat yang digunakan untuk mengatur sampah di  Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung mengalami kerusakan, Senin (7/5).  Akibatnya, pengelolaan sampah di TPA ini menjadi lambat. Lambatnya pengelolaan sampah di TPA ini berdampak terhadap truk pengangkut sampah yang biasanya membuang sampah di TPA ini. Akibat kerusakan excavator, truk pengangkut sampah pun harus antri untuk membuang sampah di TPA ini.   Bahkan pada Senin pagi,  sempat terjadi kemacetan truk pengangkut sampah dari pintu masuk TPA. Salah satu sopir truk pengangkut sampah yang mengaku bernama Wayan Pageh mengatakan rusaknya alat berat di sana sejak Minggu dua hari lalu. akibat alat berat yang rusak mengakibatkan truk yang masuk ke TPA juga menjadi lambat.  Dikatakan, puncak kemacetan terjadi pada Senin pagi karena banyaknya sampah dari limbah rumah tangga pada akhir pekan. "Informasi rusaknya alat berat  sih sejak hari Minggu, tetapi baru tadi pagi (kemarin) berdampak karena sampai mengantri baru mau masuk gerbang TPA. Kalau sore ini sudah lumayan lancar hanya saja harus giliran juga membuang sampahnya," terang pria asli Denpasar tersebut. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar, I Ketut Wisada saat dikonfirmasi membenarkan telah terjadi  kemacetan truk pengangkut sampah. Hal itu terjadi terkait alat berat yang mengalami permasalahan. Sehingga harus menunggu diperbaiki supaya bisa dipergunakan kembali. " Itu alat beratnya ada yang rusak dan sedang diperbaiki. Sehingga tadi pagi sempat macet, namun  sekarang sudah lancar kembali," ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Wisada juga mengungkapkan pada TPA Suwung hanya difasilitasi dengan lima excavator saja. Sedangkan yang mengalami kerusakan ia mengaku tiga unit. Sehingga hal tersebut membuat tersendatnya truk yang akan membuang sampah ke sana. " Di sana hanya ada 5  unit  alat berat, 3 rusak  tetapi sudah ada perbaikan. Sore ini juga sudah selesai lagi dua, dan akan lancar kembali karena kebetulan saya baru balik dari lokasi," imbuh Wisada. 

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Pascaledakan Trotoar di Darmasaba, Aroma Bensin Masih Tercium

balitribune.co.id I Mangupura - Kondisi pascaledakan trotoar di kawasan Jalan Darmasaba, Banjar Menesa, Kecamatan Abiansemal, Badung, masih menyisakan kekhawatiran bagi warga sekitar. Hingga Rabu (22/4/2026), bau bensin dilaporkan masih tercium cukup menyengat, terutama di area saluran drainase.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Teken Kerja Sama PSEL, Ubah Sampah Menjadi Listrik

balitribune.co.id I Mangupura - Kabupaten Badung mengambil langkah besar dalam menangani volume sampah di kawasan pariwisata dengan beralih ke teknologi modern. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Abrasi Kian Parah, Warga Pesisir Monggalan Terdampak Dibantu Bedah Rumah

balitribune.co.id I Semarapura - Makin parahnya abrasi di pesisir pantai Monggalan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, dikhawatirkan menggerus kawasan itu makin jauh ke daratan. Sejumlah warga yang masih tinggal di kawasan itu terpaksa harus bertahan diselimuti rasa cemas, sembari berharap pemerintah segera turun tangan membuat tanggul. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Klungkung Kawal Festival Semarapura 2026, Anggaran Rp 1,3 Miliar Harus Tepat Sasaran

balitribune.co.id I Semarapura - Pelaksanaan Festival Semarapura 2026 yang memasuki tahun ke-8 mendapat atensi serius dari Ketua DPRD Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gde Anom. Politisi yang akrab disapa Gung Anom ini menekankan agar festival tahunan tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan rutin, tetapi harus menunjukkan peningkatan kualitas setiap tahunnya.

Baca Selengkapnya icon click

Tebing di Pinggir Jembatan Peken Belayu - Kukuh Longsor Lagi

balitribune.co.id I Tabanan - Tebing di pinggir jembatan Peken Belayu-Kukuh di Desa Peken Belayu, Kecamatan Marga, longsor lagi pada Rabu (22/4/2026) sore. Tak hanya itu, material tebing yang longsor itu membuat gelombang air pada aliran Sungai Yeh Ge menerjang areal wantilan pura yang ada di seberangnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.