Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Famtrip Misi Penjualan Destinasi Kunjungi Mandalika

ITDC - Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC, Ngurah Wirawan saat menjelaskan peta pengembangan KEK Mandalika kepada rombongan famtrip

BALI TRIBUNE - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang terletak di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat mampu menampung 2-3 ribu pengunjung untuk melakukan aktivitas wisata pantai. Setelah dilakukan penataan oleh perusahaan pengembang kawasan atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sejak 2016 lalu, kawasan ini sudah menyediakan sejumlah fasilitas umum seperti Masjid, sentral parkir, bazar UKM (penjualan oleh-oleh).  Kawasan dengan garis pantai sepanjang 16 Kilometer tersebut, saat ini memiliki 800 kamar hotel, villa dan home stay di area kawasan baik itu yang dikelola oleh masyarakat setempat. Daya tarik di kawasan ini adalah sejumlah garis pantai salah satunya Pantai Kuta, bukit dan Festival Bau Nyale (festival cacing) yang berlangsung antara Februari-Maret disesuaikan kalendar Sasak.  Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC, Ngurah Wirawan saat ditemui rombongan famtrip dari sejumlah travel dan Kementerian Pariwisata di kawasan setempat, Jumat (9/11) menjelaskan, bahwa di KEK Mandalika terdapat beberapa garis pantai diantaranya Pantai Kuta, Tanjung Aan, Serenting, Kliu dan Gerupuk (berada di luar kawasan). "Masing-masing garis pantai memiliki karakteristik berbeda ada yang ombaknya lembut biasanya cocok untuk berenang dan berjemur. Juga ada yang ombaknya kencang cocok untuk surfing," jelasnya.  Menurut Wirawan, garis pantai tersebut yang mampu menarik kedatangan wisatawan berwisata di KEK Mandalika. Pihak ITDC dikatakannya mengemas kawasan ini menjadi outdoor sport tourism destination (tujuan wisata olahraga). "Bahkan sudah beberapa event berkaitan dengan sport tourism yang kita buat seperti triathlon, Trip of Indonesia. Kedepan akan membuat liga surfing dunia," terang Wirawan.  Kawasan ini terdiri dari zona barat dan timur. Saat ini yang sudah dibangun di zona barat terkait fasilitas umum seperti fasilitas pantai diantaranya balawista, tempat bilas, toilet juga arena bermain anak-anak dan lainnya serta sejumlah kamar hotel. Sementara di zona timur belum ada pembangunan hotel hanya infrastruktur jalan. Kedepan akan dilakukan pembangunan kamar hotel.  "ITDC bangun Mandalika secara bertahap. Pembangunan zona barat harus selesai 2020. Fasilitas pantai di sini lebih besar dari di The Nusa Dua,"

wartawan
Ayu Eka Agustini

Menkomdigi Pantau Infrastruktur Telekomunikasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id I Kuta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia memastikan kesiapan infrastruktur telekomunikasi nasional dalam menghadapi lonjakan trafik selama masa mudik Ramadan dan Idulfitri 2026. Guna mendukung kelancaran arus balik Lebaran, Menteri Komdigi, Meutya Hafid melaksanakan kegiatan pemantauan telekomunikasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Selasa (24/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukcapil Denpasar Buka Selama Cuti Bersama, Layani 273 Dokumen Kependudukan

balitribune.co.id I Denpasar - Selama cuti bersama Idul Fitri menjadi momen bagi warga Denpasar untuk mengurus dokumen kependudukan di Dukcapil yang bertempat di Lumintang, Denpasar. Kondisi ini menjadi waktu luang bagi warga, selain tidak banyak antre juga pelayanan lebih cepat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.