Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Feeder Bus Sarbagita Diganti Bus Sekolah Gratis

AAN Rai Yuda Dharma

BALI TRIBUNE - Mulai tahun 2019, kendaraan pengumpan (feeder) bus Trans Sarbagita tidak beroperasi lagi. Pemkab Badung  telah menghapus anggaran operasional feeder pada APBD 2019, lantaran dianggap tidak efektif melayani masyarakat. Kepala Dinas Perhubungan Badung A.A. Rai Yuda Darma, Kamis (22/11) lalu, menjelaskan, saat ini masyarakat tidak begitu berminat menggunakan mode transportasi massal ini. Untuk itu, Pemkab Badung mengambil kebijakan untuk menghapus anggaran dan operasional kendaraan pengumpan ini. Rasionalisasi anggaran mulai dilakukan sejak tahun 2017, yakni dari Rp 5,4 miliar menjadi Rp 2,9 miliar. Rasionalisasi juga dilakukan pada jumlah armada yang dioperasionalkan dari 14 unit hanya tinggal delapan unit. “Tahun 2018 merasionalisasi jumlah kendaraan pengumpang (pengumpan bus Trans Sarbagita), dan  tahun 2019 kita resmi hapus. Kami juga tidak menganggarkan lagi biaya operasionalnya,” ujarnya. Namun sebagai gantinya Pemkab Badung akan menyediakan bus sekolah gratis. Saat ini kajian bus sekolah ini masih tahap kajian. “Recananya nanti diganti dengan bus sekolah gratis. Saat ini kajian sudah kami buat,” terang pejabat asal Kerobokan ini.Kajian, lanjut dia, menyangkut masalah rute dan sekolah yang akan dilayani. “Kami sudah memiliki hasil studi, maunya 2019 diajukan. Namun, berhubung rasionalisasi (RAPBD 2019) kita undur dulu, tapi rancangannya sudah siap,” pungkasnya.  

wartawan
I Made Darna
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.