Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Festival Pasar Senyum Rakyat jadi Ajang Pengenalan Produk UMKM

Bali Tribune / FESTIVAL - Direktur Jaringan Operasi dan Penjualan PT Pegadaian Eka Pebriansyah bersama Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat memberikan pernyataan kepada awak media bertepatan Festival Pasar Senyum Rakyat di Lapangan Timur Renon, Denpasar, Sabtu (23/7).
balitribune.co.id | DenpasarTiga entitas Holding Ultra Mikro (UMi) yaitu BRI, Pegadaian dan Permodalan Nasional Madani (PNM) membantu puluhan pelaku usaha memperkenalkan produknya dan memberikan sosialisasi serta literasi kepada para pengusaha untuk mendapatkan pembiayaan yang mudah, murah, baik untuk mengembangkan bisnis atau memulai usaha baru. Demikian disampaikan Direktur Jaringan Operasi dan Penjualan PT Pegadaian Eka Pebriansyah saat Festival Pasar Senyum Rakyat di Lapangan Timur Renon, Denpasar, Sabtu (23/7). 
 
Festival ini diikuti 15 usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang merupakan nasabah BRI, 15 UMKM nasabah Pegadaian, 15 UMKM binaan PNM dan 5 UMKM binaan Dinas Koperasi dan UKM Bali. Pelaku UMKM tersebut menawarkan produk unggulannya seperti kuliner, fesyen hingga kerajinan tangan. Ia berharap festival tersebut juga dapat memberikan nilai tambah bagi para pelaku usaha ultra mikro untuk mengenal dan mendapatkan ragam produk pembiayaan yang mudah dan terjangkau, hingga pemberdayaan peningkatan kapabilitas para pelaku usaha agar usahanya dapat tumbuh dan naik kelas.
 
Dikatakan Eka Pebriansyah, Festival Senyum Rakyat memberikan kesempatan bagi para pelaku usaha memperkenalkan produk-produk yang dijual kepada masyarakat luas. Para pengunjung yang hadir juga bisa mengikuti seminar tentang bagaimana mengembangkan bisnis secara digital atau daring melalui aplikasi, hingga menikmati hiburan rakyat dan doorprize.
 
“Festival ini memberikan banyak manfaat bagi masyarakat yang hadir. Selain dapat membantu menggerakan perekonomian para pelaku usaha, pengunjung juga mendapat ilmu baru untuk memberanikan diri menjadi seorang pengusaha yang berdaya saing, melalui produk-produk pembiayaan yang bisa diakses melalui outlet SenyuM,” tambah Eka.
 
Kota Denpasar merupakan kota kedua penyelenggaraan Festival Pasar Senyum Rakyat setelah Cirebon, Jawa Barat. Seperti diberitakan sebelumnya, sentra layanan ultra mikro (SenyuM) merupakan spirit bersama untuk menciptakan ekosistem yang mendukung para pelaku usaha mikro di Indonesia untuk dapat berkembang, berkelanjutan dan memiliki daya saing.
 
Selain melalui produk pembiayaan gadai dan non gadai, Pegadaian juga menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) berbasis Syariah di 4,086 outlet di seluruh Indonesia. Adapun plafon pinjaman mulai Rp 1 juta hingga Rp 10 juta, dengan biaya pengelolaan (mu’nah) sebesar 6 persen per tahun. 
 
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa pada kesempatan itu mengatakan, dengan diadakannya kegiatan ini serta dukungan dari tiga entitas Holding Ultra Mikro (UMI)  dapat mengobarkan semangat pemberdayaan UMKM. "Kami mengajak tiga Holding ini untuk menciptakan ekosistem di Kota Denpasar dalam mendukung pelaku usaha mikro yang ada, untuk dapat berkembang berkelanjutan dan memiliki daya saing," ujarnya. 
wartawan
YUE
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.