Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Fionnita Didaulat Jadi “Miss Mina 2019”, Dapat Makan Gratis 1 Tahun

Bali Tribune/Suasana Pemilihan Miss Mina 2019.

balitribune.co.id | Denpasar – Setelah melalui berbagai tahapan seleksi dan penilaian yang cukup ketat, akhirnya Putu Ayu Fionnita Maryana, mahasiswi Politeknik Negeri Bali, Semester-8 ini berhasil menyisihkan puluhan peserta lainnya, sekaligus didaulat sebagai “Miss Mina 2019”.

Fionnita, putri pertama dari tiga bersaudara pasangan I Wayan Sudartayana dan Ni Nyoman Warwati, merupakan finalis nomor urut 10 yang tampil memukau pada malam “Grand Final Miss Mina 2019” di Warung Mina Padangsambian, Denpasar, Minggu (31/3). Selain berhak mengenakan mahkota kejuaraan, Fionnita juga mengantongi dana pembinaan sebesar Rp2 juta serta dapat makan gratis selama setahun di Warung Mina.

Sebelum menjawab pertanyaan dewan juri dan memaparkan tentang pendapatnya seputar upaya penanggulangan sampah plastik, gadis kelahiran Denpasar, 7 Agustus 1997 itu menampilkan kepiawaiannya dalam fashion dance, yang ia persiapkan hanya dalam waktu 2 hari.

“Bersyukur dan senang banget, ketika nama Fionnita dipanggil dan terpilih sebagai “Miss Mina 2019”. Saat ambil nomor undian sempat "down", karena harus tampil sebagai finalis terakhir,” ujar Fionnita dengan nada bangga, saat dikonfirmasi “Bali Tribune” Senin (1/4).

Penyuka dunia modeling sejak di bangku TK itu, hingga saat ini aktif mengikuti ajang kontes bakat dan kecantikan, seperti pemilihan “Teruna Teruni Kota Denpasar”, “Jegeg Bagus Kabupaten Badung”, bahkan pemilik tinggi/berat badan 170 cm/53 kg itu pernah masuk dalam “Top Ten Putra Putri Kampus 2015”. Fionnita mengaku antusias mengikuti ajang “Miss Mina” ini setelah diberitahu dan mendapat support dari Mega Suari, guru fashion di Princess Agency, pertengahan Februari lalu.

Setelah berunding, dewan juri yang terdiri dari Gede Robi (Navicula), Ika Kusuma Dewi (Putri Femina 2015), Ketut Widi (Kita Art Community), dan Yanti Lollyta (Dewata Bridal), juga memutuskan juara runner up (Maria Ulfah), juara favorit (Ni Ketut Ceria Dewi), dan juara congeniality/persahabatan (Ni Luh Dian Rismayanti).

Kesepuluh finalis, sebelumnya mengikuti karantina selama empat hari, mulai Kamis (28/3) hingga Minggu (31/3), untuk mendapat pembekalan diri dari Cok Abi dan Ika Kusuma Dewi. Turut hadir, para musisi dan penyanyi Al Coust dan Marapu yang ikut memeriahkan acara yang dihadiri oleh ratusan tamu undangan dan keluarga juga supporter para finalis.

Owner Warung Mina Group, I Wayan Agus Setiawan mengaku bangga dan bersyukur, karena banyak mendapat dukungan dari berbagai pihak untuk menggelar event tahunan tersebut. “Ini merupakan penyelenggaraan yang kedua kalinya, diikuti 36 peserta dan tahun lalu ada 30 peserta. Kami ingin mendukung program pemerintah di bidang pariwisata, sekaligus mencari generasi muda yang punya talenta,” jelas Agus Setiawan, didampingi stafnya, Rian dan Tiwi, saat ditemui di sela acara tersebut.

Warung Mina kata Agus, mulai berdiri di Bali pada tahun 1994 dan hingga kini sudah berkembang menjadi belasan yang tersebar di Bali dan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Masing-masing Warung Mina Peguyangan, Renon, Legian, Ubud, Dalung, Seminyak, Kuta Benesari, Batubelig, Mina Pelasa Hotel & Resto Legian, Mina Tanjung Hotel & Resto Lombok, Padangsambian, dan Warung Mina Mas, yang baru dibuka dua minggu lalu.  

wartawan
Joko Mulyono
Category

Piodalan di Pura Samuantiga, Krama Istri Bergilir Kelola Sampah

balitribune.co.id I Gianyar - Tidak hanya dalam urusan kelengkapan upacara,  krama istri pengempon pura Samuantiga, Bedulu, Blahbatuh, juga berperan aktif dalam pengolaan sampah. Terlebih, peningkatan volume sampah upacara  dalam pelaksanaan  Piodalan di Pura Kahyangan ini sangat signifikan.  Inovasi  panitia melibatkan  krama istri dan juga siswa pun menjadikan kawasan Pura tetap bersih.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Kemenuh Keluhkan Pembakaran Sampah di Lahan Perusahaan

balitribune.co.id I Gianyar - Awalnya hanya dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan material bangunan. Namun, dalam beberapa hari terakhir, malah ada aktivitas pembakaran sampah anorganik. Warga Banjar Tegenungan, Kemenuh, Sukawati, pun terusik hingga akhirnya Kelian Banjar, Pecalang didampingi Banbinkantibmas datang ke lokasi dan menghentikan pembakaran itu, Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Badung Catat Ada 45,43 Hektare Kawasan Kumuh di Kuta

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mencatat masih adanya kawasan kumuh seluas 45,43 hektare di wilayahnya, termasuk di pusat pariwisata Kuta yang dikenal sebagai destinasi wisata internasional.

Data tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Badung Nomor 39/0421/HK/2025 tertanggal 7 November 2025 tentang penetapan lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Anggota DPRD Badung Hadiri Metatah Massal di Sobangan, Dukung Pelestarian Adat

balitribune.co.id | Mangupura - Anggota DPRD Badung, I Made Yudana, menghadiri prosesi Metatah Massal yang digelar di Pura Prajapati, Banjar Tengah dan Selat, Desa Adat Sobangan, Kecamatan Mengwi, Minggu (3/5/2026). Kehadiran wakil rakyat ini mewakili Ketua DPRD Badung dalam rangka mendukung pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.