Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

FISIP UNUD Gelar Competition dan Talkshow Inspiratif

Bali Tribune / KEGIATAN - Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik FISIP Unud mengadakan kegiatan PAXION (Public Administration Expo and Competition), Minggu (15/10) di Ruang Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Kampus Sudirman Universitas Udayana.

balitribune.co.id | Denpasar - Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik FISIP Universitas Udayana mengadakan kegiatan PAXION (Public Administration Expo and Competition). Kegiatan PAXION tahun ini mengusung tema “Menciptakan Generasi Penerus yang Inovatif dan Kreatif dengan Ilmu Administrasi Publik”, yang dimana memiliki beberapa rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan. Diantaranya terdapat kegiatan Competition yang terdiri dari Perlombaan Opini, Perlombaan Poster dan Perlombaan Video Kreatif. Adapun peserta pada kegiatan Competition adalah seluruh siswa/i SMA/K Se-Bali.

Rangkaian selanjutnya, PAXION melaksanakan kegiatan Talk Show & Open House yang dilaksanakan pada Minggu, (15/10) secara offline yang bertempat di Ruang Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Kampus Sudirman Universitas Udayana. Kegiatan ini dimulai pada pukul 08.30 WITA yang diawali oleh Laporan dan Sambutan dari Ni Putu Yosinta Dewi selaku Ketua Panitia. Dilanjutkan dengan sambutan oleh Ida Bagus Made Wedhana Manuaba selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik Universitas Udayana. Serta dilanjutkan dengan sambutan oleh Koordinator Program Studi Administrasi Publik Bapak I Putu Dharmanu Yudartha, S.Sos., M.PA yang sekaligus meresmikan acara PAXION pada tahun ini. Kegiatan Talk Show & Open House PAXION tahun ini dikemas dalam sharing session yang bertujuan untuk memperkenalkan Program Studi Administrasi Publik kepada masyarakat khususnya kepada siswa/i SMA/K Se-Bali dan mengundang pembicara yang berkompeten.

Sesi pembicara pertama diberikan oleh Beta Nuke Devine Selaku Mahasiswa Aktif Administrasi Publik dengan topik pembahasan “Education and Assignment: To Survive Your College Life”. Sesi talk show ini dipandu oleh moderator Kadek Chyntia Oktaviani. Pada sesi ini membahas transisi dari siswa ke mahasiswa dengan berbagai keistimewaan yang dimiliki. Pembicara juga memberikan tips untuk manajemen waktu dan membahas strategi belajar bagi mahasiswa serta aktivitas pendukung yang bisa diikuti oleh mahasiswa. Kegiatan sharing session berjalan dengan baik, dimana peserta Talk Show & Open House aktif untuk memberikan pendapat yang dimiliki serta aktif untuk bertanya. Di akhir sesi dilakukan penyerahan sertifikat kepada pembicara serta melakukan sesi foto bersama.

Agenda selanjutnya, dilakukan pengumuman pemenang dan penyerahan sertifikat kepada peserta lomba serta sesi dokumentasi bersama semua pemenang dalam setiap lomba. Setelah itu, diadakan sesi istirahat sekaligus acara hiburan. Dilanjutkan dengan sesi kedua dipaparkan materi dengan topik pembahasan “College Life Balance: Say Yes or No to Organization?” yang diberikan oleh I Dw Gd Taksusepta Reksa Armajaya, S. AP selaku Alumni Administrasi Publik. Pada sesi sharing session kali ini membahas bagaimana pengalaman beliau selama menjadi mahasiswa Prodi Administrasi Publik Universitas Udayana. Pembicara memaparkan materi terkait kegiatan yang dilakukannya seperti magang dan organisasi. Serta dijelaskan cara memanajemen waktu, mengatur tugas-tugas kuliah dan organisasi serta cara mengatur anggota organisasi. Acara diakhiri dengan melakukan penyerahan sertifikat kepada pembicara serta moderator dan melakukan sesi foto bersama sebagai dokumentasi. 

Sumber: https://www.unud.ac.id

wartawan
ARW
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.