Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Fokus Lolos PON

Bali Tribune/ AA Bagus Tri Candra Arka

balitribune.co.id | Denpasar - Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Bali sama sekali tidak mengharuskan para petarung yang bakal dikirim ke ajang Pra-PON di Bandung, Jawa Barat 21-26 November 2019 mendatang meraih medali. Karena target medali sebenarnya tak lain di PON XX/2020 Papua.
 
“Jadi kepada petarung yang akan kami kirim ke Pra-PON di Bandung nanti tidak harus meraih medali, target utama mereka adalah lolos PON Papua. Baru saat PON Papua nanti mereka kita beri target medali,” ucap Sekretaris Umum Kodrat Bali, AA. Ngurah Bagus Tri Candra Arka, Minggu (23/6).
 
Ditemui saat mendampingi Ketua Umum Kodrat Bali, IGN. Jaka Pratidnya atau Turah Joko, usai pembukaan Pelatda Pra-PON Bali, pria yang akrab disapa Gung Cok ini berharap karena tidak ada target medali, maka petarungnya agar fokus untuk menggapai tiket PON Papua saja.
 
Pelatda tarung derajat Pra-PON Bali dibuka Ketum KONI Bali Ketut Suwandi, yang dihadiri Sang Guru Muda Kang Badai Meganegara Dradjat, berlangsung selama seminggu, di Pusdik Tarung Derajat Banjar Kesambi Denpasar. Pelatda diikuti 15 petarung terdiri atas 9 petarung putra dan 5 petarung putri. Mereka di Pra-PON nanti bakal turun di nomor tarung dan seni gerak.
 
“Kami lebih konsentrasi membawa pulang tiket lolos ke PON Papua, dan di PON Papua itulah sasaran medali yang sebenarnya. Kami tetap komitmen untuk menjaga tradisi emas yang diraih tarung derajat Bali di setiap PON,” ucap Gung Cok diamini Turah Joko.
 
Selain itu, pada Pra-PON juga para petarung nantinya diminta untuk tampil lepas tanpa beban, dan bertarung dengan semangat tinggi demi masuk 4 besar dan lolos PON Papua. Pasalnya, aturan Pra-PON nanti memang petarung tembus 4 besar atau semifinal yang lolos ke PON Papua.
 
“Karena itulah di Pusdik yang dikawal oleh para pelatih tarung derajat seluruh daerah di Bali termasuk 6 pelatih inti Pra-PON ini bakal memanfaatkan waktu sisa sebelum Pra-PON ini,” tambah Gung Cok.
 
 Turah Joko menambahkan, jika masih ada satu petarung PON XIX/2016 Jawa Barat silam, yang kini masuk tim Pra-PON Bali. Petarung tersebut tak lain. Wayan Mariana peraih perunggu di PON Jabar, kelas 67-70 kg. “Tapi semua ini masih belum definitif karena masih menunggu hasil Porprov Bali di Tabanan nanti,” tukas Turah Joko.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Wawali Arya Wibawa Lepas Jalan Sehat Serangkaian HUT ke-26 SMK PGRI 4 Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, melepas kegiatan Jalan Sehat serangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 SMK PGRI 4 Denpasar, Minggu (10/5/2026) pagi.

Turut hadir saat itu, Anggota DPD RI, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, tokoh pengusaha Bali, Ajik Krisna dan tamu undangan lainnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kresna Budi Dukung Pengembangan Pelabuhan Celukan Bawang, Syaratkan Pakai APBN

balitribune.co.id I Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali IGK Kresna Budi menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pengembangan Pelabuhan Celukan Bawang, Gerokgak, Buleleng, Bali. Namun, ia menegaskan agar proyek infrastruktur tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), bukan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Satria Luncurkan Proyek Jalan Sampalan-Toyapakeh Senilai Rp50,6 Miliar

balitribune.co.id I Semarapura - Komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam menuntaskan persoalan infrastruktur jalan di Nusa Penida terus dikebut. Hal ini terlihat saat Bupati Klungkung I Made Satria bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Klungkung secara resmi meluncurkan (launching) dimulainya paket pekerjaan Peningkatan Jalan Sampalan-Toyapakeh, Kecamatan Nusa Penida, Senin (11/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terkait Virus Hanta, Dinas Kesehatan Buleleng Minta Warga Tidak Panik

balitribune.co.id I Singaraja - Kendati Kementerian Kesehatan RI memastikan dua kasus suspek terbaru di Jakarta dan Yogyakarta dinyatakan negatif virus hanta dan pasien telah sembuh, namun Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran hanta virus dengan menjaga kebersihan lingkungan serta menghindari kontak langsung dengan tikus maupun kotorannya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.