Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

FOPI Bali Bidik 2 Emas PON Papua

FOPI
Ketua Umum PP FOPI, Caca Isa Saleh berpose bersama pengurus FOPI Bali usai pelantikan di Ruang Rapat KONI Bali, Minggu (29/4).

BALI TRIBUNE - Pengprov Federasi Olahraga Petanque (FOPI) Bali menargetkan meraih 2 dari 10 medali emas yang diperebutkan di PON XX/2020 Papua dari nomor single putra dan double putri.

Ketua Umum FOPI Bali, Nyoman Yamadhiputra, Minggu (29/4) mengatakan, meski target dari dua nomor tersebut, tidak menutup kemungkinan dari nomor lainnya bisa mendulang medali.

“Ya, kami menyambut baik dipertandingkannya secara resmi cabang olahraga petanque pada PON XX/2020 Papua. Tentu ini merupakan perjuangan keras PP FOPI setelah pada PON XIX/2016 cabor tersebut hanya dieksebisikan,” ujar Yamadhiputra usai pelantikan Pengprov FOPI Bali periode 2017-2021, kemarin.

Pelantikan Pengprov FOPI Bali dilakukan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat FOPI, Caca Isa Saleh dihadiri jajaran pengprov FOPI dari 20 provinsi di Indonesia. FOPI Bali terdiri dari 11 orang pengurus harian, dilengkapi 7 bidang dan 2 lembaga, dengan Sekretaris Umum Gde Kagung Putra, dan Bendahara Umum Ni Kadek Apriyanti.

Menurut Yamadhiputra, dengan dipertandingkannya secara resmi cabor petanque, maka peluang kontingen Bali menambah perbendaharaan medali emas di PON Papua nanti sangat terbuka. Dan, lanjutnya, FOPI Bali siap berkontribusi dalam raihan medali emas kontingen Bali itu.

Terkai persaingan, pria yang juga Binpres KONI Bali ini mengakui daerah yang paling diwaspadai adalah Jawa Barat dan DKI Jakarta. “Memang, perkembangan olahraga petanque sudah merata, namun dua provinsi itu sangat kuat sehingga kami posisikan sebagai pesaing terberat Bali,” imbuh Yamadhiputra.

Dirinya optimis 2 medali emas mampu diraih atletnya dari nomor single putra dan double putri tersebut karena selama ini, petanque Bali unggul di dua nomor itu dibandingkan Jabar maupun DKI Jakarta.

Ketum PP FOPI, Caca Isa Saleh mengatakan, 10 nomor yang dipertandingkan di PON Papua nanti, yakni single putra-putri, double putra-putri, triple putra-putri, shooting putra-putri, double mix, dan triple mix.

Caca mengakui perkembangan petanque di Bali sangat pesat dan sering meraih prestasi cemerlang di tingkat nasional. “Di Bali saat ini sudah terbentuk kepengurusan di sembilan kabupaten dan kota se-Bali. Bali juga sebagai provinsi pertama yang mengembangkan olahraga ini,” imbuh Caca.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Wujudkan Budaya Tertib Lalin, Astra Motor Bali Soroti 6 Pemicu Utama Kecelakaan

balitribune.co.id  | Denpasar - Astra Motor Bali terus berkomitmen mendukung terciptanya budaya keselamatan berkendara di jalan raya sejalan dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2026. Melalui edukasi berkelanjutan, Astra Motor Bali mengajak masyarakat untuk semakin disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas berkendara.

Baca Selengkapnya icon click

Bendungan Sangsang Jebol, Puluhan Hekta Sawah dan Tambak Terancam

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk kesekian kalinya, Bendungan Sangsang di Desa Lebih, Gianyar, kembali jebol. Akibatnya, tidak ada aliran air di Sungai Pakerisan yang menjadi sumber air irigasi  puluhan hektare sawah dan tambak. Kondisi ini membuat resah para petani, larena terancam gagal tanam. Terlebih, tanaman padi di wilayah itu, rata-rata baru berumur sekitar satu pekan terancam mengalami kekeringan akibat terhentinya suplai air. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Uleman Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Pansus TRAP DPRD Bali 'Lucu', Perbekel Pancasari Tegaskan Desa Tak Punya Kewenangan Backing Bali Handara

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Desa (Perbekel) Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Wayan Komiarsa, mengaku kecewa terhadap proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, pada Rabu (4/2/2026) lalu. Ia menilai aspirasi dan data riil dari pihak desa terkait persoalan banjir di wilayahnya tidak diberikan ruang yang cukup untuk dipaparkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.