Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

FORKI Bali Kirim 32 Atlet ke Kejurnas

Bali Tribune/ Ardy Ganggas
balitribune.co.id | Denpasar - Pengprov Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Bali mengutus 32 karateka senior yang disiapkan menuju kejurnas bertajuk Rimbawan Indonesia Karate-do Championship 2019. Event ini digelar pada 27-29 Maret di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta.
 
"Jadi karateka itu ada yang membawa nama FORKI Bali dan perguruan juga. Mereka akan didampingi 5 pelatih yang diketuai Nyoman Sumayasa. Dan untuk mereka yang membawa nama perguruan berjumlah 6 karateka didampingi 1 pelatih," ucap Sekum Pengprov FORKI Bali, Ardy Ganggas, Selasa (26/3).
 
Event itu sendiri mempertandingkan total 15 kelas baik di kumite maupun kata. Dengan rincian, kumite 6 kelas putra dan 5 kelas putri. Kemudian di kata terbagi menjadi 4 kelas yakni kata perorangan putra, beregu putra, perorangan putri dan beregu putri.
 
Dikatakan Ardy Ganggas, kejurnas ini sangat penting mengikat PB FORKI lewat ajang ini akan menyeleksi karateka yang disiapkan menuju event internasional di tahun 2019 ini. Oleh karena itu, seluruh pengprov menyiapkan karateka terbaiknya, termasuk Bali.
 
Dan misi secara khusus, Pengprov FORKI Bali ingin memantau perkembangan karateka tersebut karena kejurnas ini salah satu parameter untuk menentukan tim definitif Pra-PON.
 
"Jadi kami harapkan, karateka Bali tersebut menunjukkan prestasinya. Karena persaingan akan ketat, baik persaingan internal menuju tim definitif itu dan persaingan dalam perebutan medali," ungkapnya.
 
Dan juga disebutkannya, dengan berprestasi di kejurnas ini, kemungkinan masuk ke dalam timnas karate Indonesia itu terbuka lebar. Lebih-lebih bisa meloloskan lebih dari satu karateka asal Bali ke timnas.
 
Diluar kejurnas, event ini juga dirangkai dengan akreditasi pelatih serta refreshing wasit/juri. Disebutkannya pelatih yang mendampingi tim tersebut akan diakreditasi oleh PB FORKI agar nantinya mendapat keabsahan menjadi seorang pendamping untuk sebuah tim dalam tiap event-event nasional ke depannya. Begitu juga soal wasit, Pengprov FORKI Bali merekomendasikan 3 orang yakni Sudana, Wahid dan Nyoman Soma.
wartawan
Djoko Purnomo
Category

Pemkot Bangun Rumah Singgah Konseling Kekerasan Anak dan Perempuan

balitribune.co.id I Denpasar - Tingginya angka kekerasan perempuan dan anak di Denpasar menjadi perhatian khusus Pemkot Denpasar. Untuk memberikan penanganan dan konseling, Pemkot Denpasar pun membangun Rumah Singgah Kula Abhi Praya di Jalan Gatot Subroto VI F yang dilaunching, Kamis, (4/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DLHK Munculkan Program “Yadnya Sampah”, Hasil Bank Sampah Diarahkan Bantu Biaya Upacara Adat

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) terus mengoptimalkan program bank sampah melalui inovasi “Yadnya Sampah”. Program ini memanfaatkan hasil penjualan sampah anorganik untuk mendukung pembiayaan kegiatan adat dan keagamaan di tingkat banjar.

Baca Selengkapnya icon click

Mulai 2027, Bupati Badung Wajibkan Setiap Desa Miliki Sekolah Sepak Bola

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung akan mewajibkan setiap desa dan kelurahan memiliki Sekolah Sepak Bola (SSB) sebagai upaya mencetak atlet berbakat sejak usia dini. Kebijakan tersebut mulai diterapkan pada tahun 2027 melalui surat edaran resmi yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menghadapi Kondisi Ekonomi yang Dinamis Masyarakat Diminta Cermat Mengelola Keuangan

balitribune.co.id | Denpasar - Kondisi ekonomi saat ini dirasakan masyarakat dari berbagai latar belakang dan daerah di Indonesia, mulai dari keluarga atau kalangan rumahtangga, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga generasi muda yang baru mulai mandiri secara finansial.

Baca Selengkapnya icon click

Kenaikan Harga Bahan Baku Menjadi Tantangan Utama Usaha Tenun Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tampaknya turut berperan membantu pelaku usaha kain tenun tradisional Bali tetap eksis ditengah gempuran produk global. Pasalnya, tidak sedikit perajin/pelaku usaha tenun tradisional Bali yang mendapat pesanan dari ibu-ibu PKK. Seperti yang diakui salah seorang pelaku usaha kain tenun tradisional Bali asal Klungkung, I Wayan Bagiarta. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.