Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Forum Pengawas Sekolah Mengadu ke DPRD Badung, Merasa TPP Tidak ‘Berkeadilan’

Bali Tribune/ PENGAWAS – Ketua DPRD Badung Putu Parwata saat menerima Forum Pengawas Sekolah di ruang kerjanya, Selasa (24/8/2021).

balitribune.co.id | Mangupura  - Forum Pengawas Sekolah, Selasa (24/8/2021) mengadukan masalah Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang diterimanya ke DPRD Badung.
 
Rombongan yang dipimpin Koordinator Pengawas Sekolah Ketut Gede Birawa Anuraga dan Ketua Asosiasi Pengawas Seluruh Indonesia (APSI) Badung Rasini bersama sejumlah anggota tersebut diterima langsung Ketua DPRD Badung Putu Parwata di ruang kerjanya.
 
Birawa Anuraga menjelaskan, sesuai dengan analisis jabatan (Anjab) 11, pengawas sekolah masuk jabatan fungsional tertentu dengan TPP untuk pengawas sejumlah sekitar Rp 11 juta lebih bersih setelah dipotong pajak. 
 
“Tambahan ini sudah sempat cair sekitar Maret 2021, namun setelah seminggu ada konfirmasi dari pihak Disdikpora bahwa pemberian itu salah atau tidak sesuai. Karena itu, pengawas SMP disuruh mengembalikan,” katanya.
 
Ditambahkan, pengawas di kecamatan pun, sudah menandatangani sejumlah nominal di atas. Sudah disetorkan, kemudian ditolak. Selanjutnya membuat amprah baru yang nominalnya disamakan dengan Anjab guru karena dasarnya katanya pengawas sudah mendapatkan tunjangan penghasilan guru (TPG). 
 
“Sampai saat ini kami menerima sesuai dengan Anjab guru yang nominalnya sekitar Rp 2 jutaan, padahal berdasarkan Permenpan RB No 21, kami adalah jabatan fungsional dengan kelas 11 sesuai pangkat golongan,” katanya.
 
Dia berharap kepada Ketua DPRD agar menyelaraskan pemberian TPP sesuai dengan Anjab pengawas. “Itu harapan kami,” ujarnya.
 
Usai menerima kalangan pengawas, Ketua DPRD Badung Putu Parwata menyatakan DPRD merupakan rumah rakyat. Siapa saja boleh datang ke sini, siapa saja boleh menyampaikan aspirasi. “Kalau tadi yang datang adalah asosiasi dari pengawas sekolah, baik itu TK/SD maupun SMP,” katanya.
 
Ada beberapa hal yang mereka sampaikan berupa “rasa ketidakadilan” yang mereka rasakan. Dari semula anjab mereka mendapatkan lebih, tapi sekarang sangat turun. “Ini yang menjadi pertanyaan,” katanya.
 
Apa yang menjadi perbedaan pikiran, kata Parwata, ini akan diselaraskan kembali dengan aturan-aturan yang mengaturnya. Seperti yang dikatakan, Pemeritahan Kabupaten Badung ini sangat transparan dan terbuka. Jadi bisa menerima diskusi.
 
Harapan para pengawas itu, menurut Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung tersebut, harus juga diakomodir. Mengenai kelompok pengawas sudah diatur. Ada kelompok guru, kelompok kepala sekolah dan ada kelompok pengawas dengan fungsional tertentu. 
 
“Semua sudah diatur oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.
 
Mengenai adanya Permenpan RB 21/2010 tentang fungsional tertentu. Ini semua sudah diatur, kemudian juga dengan tugas pokok dan fungsi guru, tugas pokok dan fungsi pengawas semua sudah jelas. 
 
“Karena ini sifatnya top up tunjangan penghasilan ini harus memperhatikan pertimbangan tertentu, kami akan mempertimbangkan,” ujar politisi asal Dalung, Kuta Utara tersebut.
 
Dasar pertimbangannya, kata Parwata, pertama kemampuan keuangan daerah, kedua asas keadilan bagi pegawai yang lainnya juga, dan ketiga aturan yang mengatur tentang hal itu. 
 
“Ini kita akan lakukan diskusi dengan Pak Sekda sebagai TAPD, kemudian Inspektorat dan BPKAD sebagai pengelola keuangan. Kami di Dewan secara politis penganggaran, pengawasan, tentunya akan mendorong,” ungkapnya.
 
Jika memang wajar dan sesuai dengan ketentuan, kemudian kemampuan keuangan daerah ada, serta aturannya ada, menurut Parwata, Dewan pasti berpihak kepada masyarakat termasuk kepada pegawai atau ASN di Kabupaten Badung ini.
wartawan
ANA
Category

Dinilai Kurang Ideal, Seniman Kritik Panggung Utama Festival Semarapura VIII

balitribune.co.id I Semarapura - Pembukaan Festival Semarapura ke-8 akan dihelat Selasa (28/4/2026). Namun, persiapan pelaksanaan festival terbesar di Klungkung ini masih menyisakan sejumlah persoalan. Salah satunya yakni terkait panggung utama yang dinilai kurang ideal. 

Baca Selengkapnya icon click

Operasional TPST Tahura 1 Denpasar Dikebut, Ditarget Olah Sampah 200 - 300 Ton Per Hari

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar terus menggenjot optimalisasi operasional mesin pengolah sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang ada di Kota Denpasar. Kali ini, optimalisasi terus dilakukan dengan menyasar TPST Tahura 1 yang saat ini ditarget mampu mengolah sampah Kota Denpasar dengan kapasitas sebanyak 200 ton per hari. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Curi Perhiasan Emas Senilai Ratusan Juta, Residivis Asal Desa Peninjoan Diciduk Polisi

balitribune.co.id I Bangli - Tim Opsnal Polsek Tembuku berhasil mengungkap kasus pencurian emas senilai ratusan juta milik I Putu Eka Andita Wiguna (36) asal Banjar Kalanganyar Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku. 

Tim Opsnal Polsek Tembuku yang dipimpin IPDA I Nengah Kariawan  berhasil mengamankan pelaku berinisial IWS asal Banjar Penarukan, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku.

Baca Selengkapnya icon click

Edukasi Berkendara Aman Astra Motor Bali Sapa Pelajar Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam menanamkan budaya keselamatan berkendara melalui kegiatan edukasi safety riding yang menyasar kalangan pelajar. Kegiatan ini dilaksanakan di SMAN 1 Gianyar pada Jumat (24/4/2026) dengan melibatkan 65 siswa sebagai peserta aktif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cara Perempuan Astra Bali Maknai Hari Bumi, Pilah Sampah dari Sumbernya

balitribune.co.id | Denpasar - Perempuan Astra bersama Grup Astra Bali menggelar kegiatan workshop bertajuk ‘Peran Perempuan Astra Penjaga Harmoni Bumi’. melalui workshop dan diskusi bertema “ Pilah & Olah Sampah”,  Sabtu (25/4/2026) di Astra Motor Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.