Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Fraksi-Fraksi di DPRD Sepakat Pendapatan Daerah Tahun 2022 Rp 2,9 T, Pemkab Badung Diminta ‘Kejar’ Dana Pusat

Bali Tribune/ PARIPURNA - Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Wakil Ketua I DPRD Wayan Suyasa saat memimpin rapat paripurna DPRD yang dihadiri Bupati Giri Prasta, Jumat (6/8).

balitribune.co.id | Mangupura - Sidang paripurna mengenai penetapan Rancangan Kebijakan Umum APBD (RKUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (RPPAS) Kabupaten Badung tahun anggaran 2022, Jumat (6/8), dengan agenda pembacaan Pemandangan Umum (PU) dari Fraksi-fraksi yang ada di DPRD Badung. 
 
Ketiga Fraksi di DPRD Badung, yakni Fraksi PDIP, Fraksi Golkar dan Fraksi Badung Gede menyekapati Rancangan KUA dan PPAS untuk dituangkan dalam nota kesepakatan antara DPRD  Badung dengan Pemerintah Daerah. Namun dalam nota kesepakatan tersebut seluruh fraksi menyampaikan beberapa saran.
 
Hal itu terungkap dalam rapat paripurna DPRD Badung dengan agenda Pemandangan Umum (PU) fraksi-fraksi di DPRD Badung terhadap  Rancangan Kebijakan Umum APBD (RKUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (RPPAS) Badung tahun anggaran 2022, Jumat (6/8),
 
Ketiga fraksi menyebutkan bahwa Pendapatan Daerah pada tahun 2022 dirancang sebesar Rp 2,9 triliun dengan rincian Pendapatan Asli Daerah dirancang sebesar Rp 1,9 triliun, Pendapatan Transfer sebesar Rp 888 miliar, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 80 miliar. Pendapatan Daerah ini sudah turun sebesar 23,69 persen, sementara itu PAD turun sebesar 31,40 persen, Pendapatan transfer turun sebesar 1,89 persen dan untuk dana lain pendapatan daerah yang sah masih sama dengan besaran tahun 2021.
 
Fraksi PDIP dalam PU nya menyatakan dengan kondisi pendapatan yang menurun dan cenderung sulit pemerintah tetap komitmen mengalokasikan anggaran yang menyentuh hajat hidup masyarakat. Hal ini terbukti dengan dialokasikannya anggaran pendidikan sebesar 21,16 persen  dan alokasi anggaran kesehatan sebesar 10,13 persen dari total belanja daerah.
 
“Kami Fraksi PDI Perjuangan menyadari dengan kondisi ekonomi dunia yang belum membaik, dimana dunia saat ini masih dilanda krisis global dampak dari pandemi Covid-19,” ujar I Wayan Sugita Putra, selaku Perwakilan Fraksi PDI Perjuangan.
 
Sugita Putra meminta dalam penanganan Covid-19 kiranya pemerintah perlu mengambil langkah-langkah strategis, untuk mengantisipasi dan mempercepat penanganannya. Kemudian pihaknya meminta merasionalisasi anggaran belanja, khususnya belanja modal, barang dan jasa, mengingat kondisi pariwisata yang menjadi sumber utama PAD Badung belum maksimal.
 
“Kami di Fraksi PDI Perjuangan mendorong pemerintah untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat khususnya terkait mendapatkan dana transfer yang lebih besar, mengajukan penerbangan langsung kebali yang akan dapat merecovery pariwisata Badung. Kami juga menyarankan kepada pemerintah setelah BLT yang diberikan kepada masyarakat untuk memikirkan pula bantuan stimulus kepada UMKM agar roda perekonomian secara berlahan lahan bisa digerakan sehingga kedepannya stabilitas ekonomi dapat terjaga,” paparnya.
 
Fraksi Golkar menekankan, implementasi rancangan KUA/PPAS, yang terintegrasi kedalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Sehingga seluruh substansi dari rangkaian pembahasan dokumen dalam penyusunan APBD, mulai dari pelaksanaan Musrembang sampai dengan penetapan APBD akan terintegrasi dalam satu kesatuan.
 
Selaku perwakilan Fraksi Golkar AA Ngr Ketut Agus Nadi Putra menyampaikan,  kapasitas fiskal yang salah satu indikatornya PAD yang dari tahun 2020 sampai sekarang mengalami kontraksi yang sangat dalam bahkan diasumsikan mencapai 31,40 persen di tahun 2022. Sedangkan saat ini kebutuhan fiskal mengalami peningkatan maka dapat dijadikan momentum untuk memanfaatkan celah fiskal ini untuk mendapatkan alokasi dana pusat. 
 
“Kami juga mendorong Pemerintah lebih konsisten dan memaksimalkan penagihan piutang pajak daerah kepada wajib pajak yang telah melakukan perjanjian angsuran, yang sesungguhnya piutang itu terjadi sebelum pandemi Covid-19,” kata Nadi Putra.
 
Sementara itu, Fraksi Badung Gede menyampaikan, PAD yang dirancang pada KUA-PPAS di tahun anggaran 2022 adalah cukup logis. Karena masih cukup berat dalam membangun ekonomi daerah yang selama ini masih bergantung pada sektor jasa pariwisata. 
 
“Kami berharap pendapatan transfer dari Pemerintah Pusat agar terus dapat ditingkatkan, kemudian dalam situasi sulit ini pembangunan yang kita rancang tetap pembangunan yang pro rakyat,” kata I Made Wijaya, Selaku Ketua Fraksi Badung Gede.  
wartawan
ANA
Category

LG Terapkan Tiga Langkah Strategis Perkuat Bisnis Monitor di Surabaya dan Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Memasuki tahun 2026, PT LG Electronics Indonesia (LG) mengumumkan tiga langkah strategis untuk memperkuat posisinya di pasar monitor, salah satunya di wilayah Jawa Timur dan Bali. Strategi ini mencakup perluasan lini produk inovatif, peningkatan edukasi produk, serta penguatan kemitraan dengan mitra bisnis di area tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pembiayaan Pembangunan Infrastruktur Dibantu Melalui Transfer Antar Daerah

balitribune.co.id | Negara - Ditengah keterbatasan anggaran yang kini tengah dihadapi daerah, pembangunan infrastruktur tetap diupayakan untuk menjadi prioritas. Berbagai pola pembiayaan dilakukan untuk pembangunan infrastruktur publik di Jembrana. Salah satunya dengan bantuan melalui transfer antar daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Putra Bali Hadirkan Inovasi Mesin Pengolah Sampah Organik Tanpa Emisi

balitribune.co.id I Mangupura - Anak Agung Ngurah Panji Astika membuat gebrakan cara mengolah sampah sisa makanan dengan menghadirkan mesin somya untuk solusi sampah organik. Mesin somya dikenalkan ditengah darurat penanganan sampah di Bali, alat ini bekerja dengan kemudahan penanganan sampah tanpa emisi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Momentum Idul Adha, Gairah Pasar Sapi Bali Terganjal Kuota

balitribune.co.id I Singaraja - Menjelang Hari Raya Idul Adha, permintaan hewan kurban, khususnya sapi Bali di Kabupaten Buleleng, mengalami lonjakan signifikan. Kondisi ini membuat para pedagang dan peternak mulai kewalahan menghadapi tingginya minat pasar yang belum sebanding dengan kuota pengiriman ke luar daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Alat Berat Beroperasi Lagi, TPA Mandung Prioritaskan Sampah Perkotaan

balitribune.co.id I Tabanan - Aktivitas di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kerambitan, kembali normal pada Kamis (23/4/2026) pagi setelah pasokan bahan bakar jenis Pertadex tiba.

Pihak pengelola saat ini sedang memprioritaskan sampah yang diangkut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan. Keputusan itu dilakukan untuk mengurai penumpukan sampah di wilayah perkotaan yang telah terjadi selama tiga hari.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.