Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gagal, Tamba Minta Maaf Kepada Konstituen

Bali Tribune/ I Nengah Tamba
balitribune.co.id | Denpasar -  Sikap kesatria ditunjukkan Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali, I Nengah Tamba. Usai Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara nasional Pemilu 2019, Tamba langsung menyampaikan permintaan maaf kepada konstituen setelah dirinya gagal lolos kembali sebagai anggota DPRD Provinsi Bali. 
 
"Saya minta maaf kepada pemilih, kepada mereka yang telah memberikan suaranya untuk saya dan Partai Demokrat, tanggal 17 April lalu. Suara kita belum cukup untuk kembali lolos ke DPRD Bali," kata Tamba, di Denpasar, Rabu (22/5).
 
Menurut dia, pihaknya menerima hasil Pemilu Legislatif 2019 ini, karena itulah keinginan rakyat Jembrana. Tamba bahkan mengapresiasi secara khusus PDIP, yang tampil luar biasa pada Pemilu 2019 ini, tak terkecuali di Jembrana. 
 
"Kita mengapresiasi PDIP yang menang secara nasional, juga di Bali, termasuk di Jembrana. Inilah hasil Pemilu kali ini. Artinya, masyarakat lebih banyak memberikan kepercayaan kepada PDIP. Kita hormati itu," tegas Tamba. 
 
Selain itu, Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali ini juga mengapresiasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di semua tingkatan, yang telah bekerja maksimal dalam setiap tahapan Pemilu. Begitu juga TNI/ Polri yang menjalankan tugasnya dengan baik, mengamankan seluruh tahapan Pemilu Serentak 2019. 
 
Tidak lupa, Tamba menyampaikan ucapan selamat kepada kontestan lainnya yang terpilih sebagai anggota dewan untuk lima tahun ke depan. Ia berharap, mereka dapat mengemban amanah rakyat secara maksimal. 
 
"Saya mengucapkan selamat kepada teman-teman yang terpilih. Semoga dapat mengemban amanah rakyat lima tahun ke depan," pungkas Tamba, yang telah dua periode duduk sebagai anggota DPRD Provinsi Bali. 
 
Seperti diketahui, pada Pemilu Legislatif 2019, Partai Demokrat gagal mempertahankan kursinya dari Dapil Jembrana. Padahal di dua periode sebelumnya, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu langganan mengutus wakil ke Renon, dan Nengah Tamba selalu tampil sebagai peraih suara terbanyak. 
 
Pada Pemilu Legislatif 2009, Tamba sukses melenggang ke Renon dan dipercaya duduk sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Bali. Selanjutnya pada Pemilu Legislatif 2014, Tamba kembali lolos dan dipercaya sebagai Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali. 
 
Sayangnya, kondisi tersebut gagal dipertahankan pada Pemilu Legislatif 2019. Tamba, meskipun mampu meraih suara pribadi yang signifikan, namun akumulasi suara partai justru kalah dari Partai Gerindra, yang sukses merebut satu kursi DPRD Provinsi Bali Dapil Jembrana. uni
wartawan
San Edison
Category

Astra Motor Bali Hadirkan Super Deal Akhir Tahun “Astra Honda Vaganz"

balitribune.co.id | Denpasar – Guna memberikan manfaat lebih bagi masyarakat Bali, khususnya karyawan Grup Astra Bali, Astra Motor Bali menghadirkan program super deal akhir tahun bertajuk “Astra Honda Vaganza”. Program ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus komitmen Astra Motor Bali dalam mempermudah kepemilikan sepeda motor Honda menjelang penutupan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Empat Kapolres dan Dua Direktur Polda Bali Diganti

balitribune.co.id | Denpasar - Gerbong mutasi di tubuh Polri kembali bergerak. Sebanyak 905 perwira Polri dimutasi mulai dari pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) sampai Brigadir Jendral Polisi (Brigjen Pol). Mutasi sebanyak ini berdasarkan tiga Surat Telegram Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo bernomor; ST/2781A/XII/KEP./2025, ST/2781B/XII/KEP./2025, dan ST/2781C/XII/KEP./2025,  tanggal 15 Desember 2025. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jatiluwih: Ketika Pariwisata Bertumpu pada Sawah dan Kesejahteraan Petani

balitribune.co.id | Hamparan sawah terasering Jatiluwih, Tabanan, Bali, selama ini memikat mata dunia. Namun daya tarik kawasan ini bukan semata pada panorama hijau berundak yang fotogenik. Di baliknya, hidup sebuah sistem peradaban agraris berusia lebih dari seribu tahun: Subak. Sistem irigasi tradisional ini bukan hanya mengatur aliran air, tetapi juga mengikat hubungan sosial, nilai religius, serta keseimbangan ekologis masyarakat Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.